
SETELAH lama berjuang melawan penyakitnya, istri Kapolri ke-5 Jenderal (Purn) Hoegeng Iman Santoso, Meriyati Hoegeng atau Eyang Meri, meninggal dunia pada usia 100 tahun pada Selasa (3/2).
Perempuan yang biasa disapa Eyang Meri itu meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif di RS Bhayangkara Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur. Eyang Meri tutup usia pada pukul 13.25 WIB. Jenazah almarhumah disemayamkan di Pesona Khayangan, Depok.
Sederet pejabat nampak melayat ke rumah duka. Terakhir tampak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo datang melayat ke rumah duka.
Sebelumnya, Mendagri Tito Karnavian dan Wamendagri Wiyagus juga datang melayat ke rumah duka.
Eyang Meri lahir pada 23 Juni 1925. Ia adalah putri pasangan Soemakno Martokoesoemo dan Jeanne Reyneke van Stuwe. Meriyati dan Hoegeng menikah pada 31 Oktober 1946 di Yogyakarta.
Mereka dikaruniai tiga orang anak, yakni Renny Soerjanti Hoegeng, Aditya Soetanto Hoegeng, dan Sri Pamujining Rahayu. (*/N-03)







