Child Grooming, Kejahatan Seksual Mengincar Anak

CHILD grooming menjadi obrolan ramai di media sosial setelah buku terbaru Aurelie Moeremans berjudul Broken Strings: Fragments of a Stolen Youth viral.

Buku yang ditulis Aurelie merupakan pengalaman pribadi menjadi korban grooming saat remaja.

Apa itu child grooming? Child grooming adalah upaya sistematis yang dilakukan pelaku untuk mendekati, membangun kepercayaan, dan memanipulasi anak dengan tujuan melakukan pelecehan atau eksploitasi seksual.

Praktik ini kerap terjadi secara bertahap dan terselubung, sehingga sering kali tidak disadari oleh korban maupun orang di sekitarnya.

Pelaku grooming biasanya memanfaatkan posisi sebagai orang yang lebih dewasa, berkuasa, atau dipercaya. Mereka dapat berasal dari lingkungan terdekat korban, seperti keluarga, sekolah, komunitas, maupun dari dunia digital melalui media sosial dan gim daring.

BACA JUGA  Aurelie Moeremans dan Tyler Bigenho Menikah

Modus yang Sering Digunakan

Pelaku menjalankan aksinya melalui beberapa tahap, antara lain:

  • Membangun kedekatan emosional, dengan bersikap ramah, perhatian, dan memberikan pujian berlebihan.
  • Mendapatkan kepercayaan, misalnya dengan memberi hadiah, uang, atau menjadi tempat curhat.
  • Menormalkan perilaku tidak pantas, seperti membahas topik seksual, meminta foto pribadi, atau melakukan sentuhan dengan dalih bercanda.
  • Mengendalikan korban, melalui ancaman, manipulasi rasa bersalah, atau tekanan psikologis.

Marak Terjadi di Ruang Digital

Di era digital, child grooming semakin marak terjadi di platform media sosial, aplikasi pesan instan, hingga gim online. Pelaku kerap menyamar menggunakan identitas palsu untuk menjalin komunikasi intens dengan anak, tanpa sepengetahuan orang tua.

BACA JUGA  Aurelie Moeremans dan Tyler Bigenho Menikah

Dampak Serius bagi Korban

Dampak psikologis jangka panjang bagi anak, seperti trauma, depresi, rasa takut, serta gangguan kepercayaan diri dan hubungan sosial. Karena itu, kejahatan ini dipandang sebagai pelanggaran serius terhadap hak anak.

Ancaman Hukum bagi Pelaku

Di Indonesia, child grooming termasuk dalam kejahatan seksual terhadap anak dan dapat dijerat dengan Undang-Undang Perlindungan Anak serta Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Pelaku terancam hukuman pidana berat.

Peran Orang Tua dan Lingkungan

Pencegahan  membutuhkan peran aktif orang tua, pendidik, dan masyarakat. Pengawasan penggunaan gawai, edukasi literasi digital, serta komunikasi terbuka dengan anak menjadi kunci untuk melindungi anak dari kejahatan ini. (*/S-01)

BACA JUGA  Aurelie Moeremans dan Tyler Bigenho Menikah

Siswantini Suryandari

Related Posts

Guru Besar ITB Masuk Bursa Balon Rektor UPN Veteran Yogyakarta

UNIVERSITAS Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta mengumumkan lima nama yang masuk dalam daftar bakal calon rektor mereka untuk periode 2026–2030. Penetapan tersebut merupakan hasil dari tahap penjaringan bakal calon rektor, termasuk…

Korban Gempa Jepang Terus Bertambah

KORBAN jiwa dalam bencana gempa di Jepang terus bertambah. Hal itu karena belum semua gedung atau rumah-rumah yang roboh dibersihkan. Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi, Rabu, menyampaikan korban meninggal dunia…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Bekuk PSMS, Persebaya Rebut Tiket ke Semifinal

  • July 29, 2026
Bekuk PSMS, Persebaya Rebut Tiket ke Semifinal

Persija Bermain Imbang dengan Port FC, STY Puas

  • July 29, 2026
Persija Bermain Imbang dengan Port FC, STY Puas

Guru Besar ITB Masuk Bursa Balon Rektor UPN Veteran Yogyakarta

  • July 29, 2026
Guru Besar ITB Masuk Bursa Balon Rektor UPN Veteran Yogyakarta

Kontroversi Warnai Penunjukan Mancini Sebagai Pelatih Italia

  • July 29, 2026
Kontroversi Warnai Penunjukan Mancini Sebagai Pelatih Italia

Resmi Jadi Arsitek Prancis, Zidane Diharap Kembalikan Kejayaan Les Bleus

  • July 29, 2026
Resmi Jadi Arsitek Prancis, Zidane Diharap Kembalikan Kejayaan Les Bleus

OTT Bupati Pemalang Disebut Terkait Korupsi Proyek dan Jual Beli Jabatan

  • July 29, 2026
OTT Bupati Pemalang Disebut  Terkait Korupsi Proyek dan Jual Beli Jabatan