BRIN Uji Terbang Empat Pesawat Tanpa Awak di Bogor

BADAN Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melalui Pusat Riset Teknologi Penerbangan melakukan uji terbang empat pesawat tanpa awak sebagai bagian dari pengembangan teknologi penerbangan nasional. Uji terbang dilaksanakan di Lanud Rumpin, Kabupaten Bogor, pada 17–19 Desember 2025.

Kegiatan ini bertujuan untuk menguji performa terbang serta keandalan sistem pada masing-masing wahana. Salah satu pesawat yang diuji adalah LSU-02 VTOL, pesawat tanpa awak yang mampu lepas landas dan mendarat secara vertikal tanpa memerlukan landasan panjang.

Dalam pengujian tersebut, LSU-02 VTOL terbang pada ketinggian sekitar 300 kaki dengan kecepatan 53 knot selama kurang lebih delapan menit.

“Hasil uji terbang menunjukkan performa terbang dan sistem VTOL pesawat berfungsi sesuai harapan. Pesawat ini dirancang untuk mendukung misi pengawasan wilayah dan pemetaan area,” ujar Peneliti Ahli Muda Pusat Riset Teknologi Penerbangan BRIN, Danartomo Kusumoaji, Rabu (24/12).

BACA JUGA  Pemkot Semarang Kembangkan Padi Genjah Hasil Inovasi BRIN
empat pesawat tanpa awak menjalani uji terbang
Pesawat yang diuji adalah LSU-02 VTOL, pesawat tanpa awak yang mampu lepas landas dan mendarat secara vertikal tanpa memerlukan landasan panjang. (dok BRIN)

Alap-Alap dioptimalisasi

Pesawat tanpa awak lainnya, Alap-Alap, diuji dengan fokus optimalisasi sistem autopilot. Pesawat ini terbang pada ketinggian 800 kaki dengan kecepatan 50 knot selama 30 menit. Hasil pengujian menunjukkan sistem autopilot berfungsi dengan baik.

Sementara itu, pesawat Kresna menjalani uji terbang untuk mengevaluasi sistem telemetri, yakni pengiriman data penerbangan secara real time ke stasiun kendali di darat. Dalam pengujian tersebut, Kresna terbang selama 10 menit pada ketinggian 300 kaki dengan kecepatan sekitar 50 knot.

Empat pesawat tanpa awak hasil riset BRIN

BRIN juga menguji pesawat Skywalker untuk mengidentifikasi karakteristik aerodinamika, seperti kestabilan dan respons saat terbang. Data hasil pengujian ini akan menjadi dasar penyempurnaan desain dan peningkatan performa pesawat ke depan.

BACA JUGA  BRIN Siap Update Data Lokasi Megathrust

Danartomo menjelaskan, pesawat tanpa awak LSU-02 VTOL dan Alap-Alap merupakan hasil pengembangan murni para periset BRIN, mulai dari desain hingga teknologi Flight Control Computer (FCC).

Sementara itu, pesawat Skywalker dan Kresna menggunakan desain pesawat yang telah ada, namun pengembangan riset dan pengujiannya tetap dilakukan oleh periset Pusat Riset Teknologi Penerbangan BRIN.

“Untuk Kresna, desainnya mencontoh pesawat Cessna yang sudah terbukti baik, sehingga cocok digunakan untuk menguji FCC. Sedangkan Skywalker digunakan untuk mengidentifikasi parameter aerodinamika dengan platform pesawat yang sudah ada,” jelasnya.

Uji terbang tahapan penting

Ia menegaskan, uji terbang ini menjadi tahapan penting dalam pengembangan pesawat tanpa awak nasional. Hasil pengujian diharapkan dapat memperkuat pengembangan teknologi drone dalam negeri untuk mendukung berbagai kebutuhan, seperti pemetaan dan pengawasan wilayah.

BACA JUGA  Pemerintah Dorong Konsorsium Riset Genomik Nasional

“Melalui uji terbang ini, kami dapat mengevaluasi performa pesawat sekaligus memastikan seluruh sistem bekerja secara aman dan stabil,” pungkas Danartomo. (*/S-01)

 

Siswantini Suryandari

Related Posts

2.561.629 Pemudik Sudah Tiba di Jakarta pada H+6 Lebaran

SEBANYAK 2.561.629 pemudik diperkirakan sudah tiba di Jakarta pada H+6 Lebaran. Hal tersebut dikatakan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo saat meninjau arus balik di Bakauheni, Lampung, Sabtu. “Menurut data volume…

Mantan Menhan Juwono Sudarsono Meninggal Dunia

MANTAN Menteri Pertahanan pada masa Presiden Ke-4 RI Abdurrahman Wahid  dan Presiden Ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono alias SBY,  Juwono Sudarsono dikabarkan meninggal dunia. Kabar duka tersebut disampaikan Kepala Biro…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Polda DIY Raih Peringkat I Nasional dalam Rekayasa Lalu Lintas

  • March 29, 2026
Polda DIY Raih Peringkat I Nasional dalam Rekayasa Lalu Lintas

Pertamina Jaga Pasokan BBM dan LPG Sampai Arus Balik

  • March 29, 2026
Pertamina Jaga Pasokan BBM dan LPG Sampai Arus Balik

Pemkot Bandung Ikut Pemerintah Pusat Soal Kebijakan WFH

  • March 29, 2026
Pemkot Bandung Ikut  Pemerintah Pusat Soal Kebijakan WFH

Kalog Berkomitmen Perkuat Distribusi Energi Nasional

  • March 29, 2026
Kalog Berkomitmen Perkuat Distribusi Energi Nasional

Yogyakarta Gelar Tiga Pameran Industri Sekaligus

  • March 29, 2026
Yogyakarta Gelar Tiga Pameran Industri Sekaligus

Dzuriyat KH Wahab Chasbullah Bahas Materi Muktamar NU

  • March 29, 2026
Dzuriyat KH Wahab Chasbullah Bahas Materi Muktamar NU