Pemerintah Perkuat Peran Marbot dan Tata Kelola Masjid

PEMERINTAH terus memperkuat peran marbot serta meningkatkan tata kelola masjid di Indonesia. Komitmen ini ditegaskan dalam Temu Nasional Marbot Masjid Indonesia yang digelar di Jakarta, Selasa (25/11).

Deputi Bidang Koordinasi Penguatan Karakter dan Jati Diri Bangsa Kemenko PMK, Warsito, menyebut masjid memiliki peran penting dalam pembentukan karakter masyarakat.

Ia menegaskan bahwa Kemenko PMK bertugas mengoordinasikan kementerian teknis dan pemerintah daerah agar program prioritas nasional di bidang penguatan karakter berjalan efektif, termasuk terkait tata kelola kemasjidan.

“Masjid adalah sekolah karakter harian, ruang yang seharusnya paling membahagiakan dan inklusif bagi masyarakat,” ujarnya.

Warsito menekankan bahwa Kemenko PMK tidak mengatur substansi agama, melainkan memastikan praktik baik yang telah lama berjalan tidak tergeser oleh tantangan zaman. Hal itu termasuk dalam penguatan moderasi beragama melalui Perpres 58/2023.

“Moderasi beragama bukan doktrin baru. Pemerintah hanya menuliskan dan menjaga praktik baik yang sudah ada,” tegasnya.

BACA JUGA  Nasaruddin Umar: Pesantren Milik Semua Anak Bangsa

Legalitas dn transparansi dana

Ia mengungkap sejumlah persoalan masjid yang kerap muncul di lapangan, mulai dari transparansi dana, status tanah, legalitas pengurus, hingga lembaga pendidikan yang tumbuh dari dana masjid namun kemudian beroperasi independen. Karena itu, menurutnya, dialog dengan marbot penting agar kebijakan pemerintah tidak menimbulkan salah persepsi.

Warsito membuka peluang lahirnya regulasi baru baik Permenag, Perpres, maupun aturan level Dirjen—tergantung kebutuhan. Pemerintah, katanya, tengah menjajaki perlunya standar minimal tata kelola masjid.

“Kami tak ingin dianggap mengatur substansi ibadah, tetapi tata kelola diperlukan agar masjid makin profesional dan akuntabel,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya layanan inklusif di masjid, mulai dari akses bagi perempuan, anak, dan penyandang disabilitas hingga masyarakat umum yang membutuhkan tempat singgah.

BACA JUGA  Transfer Anggaran Haji Tertunda, Ini Penjelasan Kemenag

Warsito turut mendorong penguatan akreditasi masjid bila disepakati sebagai institusi pendidikan sosial, serta peningkatan kapasitas SDM, diversifikasi pendanaan, dan strategi pemberdayaan jemaah.

“Bayangkan jika tidak ada masjid. Pemerintah akan kesulitan menjangkau 87-90 persen penduduk muslim Indonesia. Marbot adalah aktor utama menjalankan fungsi kemaslahatan itu,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Kasubdit Kemasjidan Kemenag, Nurul Badruttamam, menyampaikan bahwa Menteri Agama Nasaruddin Umar mendukung penuh peningkatan peran marbot. Pada 2026, Kemenag menyiapkan lebih banyak program pembinaan dan pemberdayaan bagi pengelola masjid.

Peran marbot diperkuat

Salah satu program yang diperkuat adalah kerja sama dengan Kementerian Perhubungan melalui Program Nakaru, yang mempersiapkan masjid di jalur utama perjalanan sebagai tempat istirahat pemudik. Masjid dengan lahan parkir luas akan dibantu penyediaan fasilitas seperti kopi, kasur, dan toilet.

BACA JUGA  Kuota Haji Indonesia 2025 Sebanyak 221 Ribu Orang

Pada 2026, Kemenag juga menjalankan program “Revisi Masjid”, yakni kunjungan ke masjid-masjid yang pengurusnya belum solid atau masih membutuhkan perbaikan, terutama di wilayah 3T seperti Papua dan NTT.

Kolaborasi dengan BAZNAS turut diperluas melalui program bantuan lunak untuk jemaah. Setiap masjid terpilih dapat memperoleh alokasi hingga Rp150 juta, dengan bantuan individu hingga Rp3 juta per jemaah. Program ini sudah berjalan hingga angkatan keempat dan ditargetkan merata di seluruh provinsi pada 2026.

Kemenag juga bekerja sama dengan Pertamina untuk meningkatkan standar fasilitas musala SPBU agar setara dengan kualitas toilet dan layanan lainnya. (*/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Putra Presiden Pertama RI, Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia

KABAR duka menghampiri bangsa Indonesia dan PDI Perjuangan. Putra dari Presiden pertama RI, Soekarno yang juga adik dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri serta pendiri dari Sanggar Seni Mahardhika, Guruh…

Wapres Minta Kebutuhan Pengungsi Banjir Bandang Solok Dipenuhi

WAKIL Presiden Gibran Rakabuming mengatakan bahwa pemerintah pusat bersama pemerintah daerah terus berkoordinasi untuk menangani kondisi para pengungsi korban banjir bandang di Kabupaten Solok, Sumatera Barat. Hal itu diungkapkan Wapres…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Putra Presiden Pertama RI, Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia

  • September 26, 2026
Putra Presiden Pertama RI, Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia

Bekuk Singapura di Laga Perdana, Timnas Indonesia Tuntaskan Dendam

  • September 25, 2026
Bekuk Singapura di Laga Perdana, Timnas Indonesia Tuntaskan Dendam

Diduga ada Penyimpangan, Menteri Imipas Cek Lapas Cibinong

  • September 25, 2026
Diduga ada Penyimpangan, Menteri Imipas Cek Lapas Cibinong

Wapres Minta Kebutuhan Pengungsi Banjir Bandang Solok Dipenuhi

  • September 25, 2026
Wapres Minta Kebutuhan Pengungsi Banjir Bandang Solok  Dipenuhi

Temui Sultan, Dirjen Imigrasi Paparkan Upaya Cegah TPPO dari Hulu

  • September 25, 2026
Temui Sultan, Dirjen Imigrasi Paparkan Upaya Cegah TPPO dari Hulu

Komdigi Pastikan Isu Pemadaman Internet Tiga Hari Hoaks

  • September 25, 2026
Komdigi Pastikan Isu Pemadaman Internet Tiga Hari Hoaks