Rektor UII: Kita Hidup di Dunia yang tidak lagi Hargai Kepastian Tunggal

REKTOR Universitas Islam Indonesia (UII) Prof. Fathul Wahid menegaskan masalah hari ini tidak bisa diselesaikan hanya oleh satu disiplin ilmu.

“Krisis iklim, ketimpangan ekonomi, etika kecerdasan buatan, semuanya menuntut kolaborasi lintasbidang, lintasbahasa, lintas-cara berpikir. Karena itu, pendidikan sejati bukanlah soal mencetak ahli sempit, tetapi menumbuhkan manusia yang mampu berpikir luas, berjejaring lintas disiplin, dan menghargai keragaman pengetahuan,” katanya di depan ratusan wisudawan Ahli Madya, Sarjana dan Pascasarjana di kampus Jalan Kaliurang Km 14.5 Sleman.

Rektor lebih lanjut mengemukakan, saat ini kita hidup dalam dunia yang tidak menghargai kepastian tunggal.

Pindahkan pengetahuan

Implikasinya, kata dia, dunia kerja modern menuntut knowledge transfer — kemampuan memindahkan pengetahuan dari satu konteks ke konteks lain.

BACA JUGA  15 Persen Lulusan Instiper sudah Bekerja Sebelum Wisuda

“Mereka yang hanya bisa belajar dari pengalaman lama akan tertinggal. Tetapi mereka yang bisa belajar tanpa pengalaman langsung — yang bisa berimajinasi, mensintesis, dan menghubungkan — merekalah pemimpin masa depan,” katanya.

Karena itu kata Rektor para wisudawan jangan takut jika belum menemukan tujuan hidup hari ini. Tidak perlu khawatir jikabarah karier nanti berubah.

Kadang katanya perlu berkenalan dulu dengan berbagai pengalaman sebelum tahu mana yang benar-benar cocok untuk kita. “Ambillah waktu untuk menjelajah, karena menjelajah bukan membuang waktu. Ia adalah cara terbaik untuk menemukan makna, jalur yang paling pas menurut kita,” jelasnya.

Jangan takut gagal

Yang tak kalah penting, pesan Rektor jangan takut untuk gagal, bahkan untuk berhenti. Kadang berhenti justru langkah paling berani — karena ia memberi ruang untuk hal yang lebih sesuai. “Dunia ini terlalu luas untuk dijalani dengan pikiran yang sempit,” jelasnya.

BACA JUGA  Rektor UIN Sunan Kalijaga Ajak Wisudawan Rajin Membaca Buku Klasik

Wisuda kali ini diikuti 1.419 lulusan dari berbagai jenjang mengikuti prosesi wisuda 9 dari program ahli madya, 58 dari program sarjana terapan, 1.221 dari program sarjana, 119 dari program magister, dan 12 dari program doktor.

Sampai hari ini, Universitas Islam Indonesia (UII) yang kita cintai telah melahirkan lebih dari 134.981 lulusan — mereka yang kini menebar manfaat di berbagai penjuru negeri, bahkan hingga ke mancanegara. (AGT/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Marak Penipuan, Waka BGN Jelaskan Tata Cara Hadirkan Lokasi SPPG

WAKIL Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Irjen (Purn) Sony Sonjaya menjelaskan tata cara atau mekanisme yang benar untuk bisa menghadirkan lokasi satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) atau dapur MBG (makan…

Banjir Rob Rendam Empat Desa Pesisir di Sedati Sidoarjo, Tambak Warga Lumpuh

FENOMENA ​banjir rob kembali merendam sejumlah kawasan pesisir di Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo. Luapan air laut akibat pasang setinggi mulai naik sejak Sabtu (16/5) dan melumpuhkan aktivitas warga di empat…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Pemprov Jabar Pastikan Ketersediaan Hewan Kurban Cukup

  • May 20, 2026
Pemprov Jabar Pastikan Ketersediaan Hewan Kurban Cukup

SPMB SMA SMK di Sekolah Maung 2026 Siap Digelar

  • May 20, 2026
SPMB SMA SMK di Sekolah Maung 2026 Siap Digelar

Bobotoh Diminta Jaga Suasana Kondusif dan tidak Nyalakan Flare

  • May 20, 2026
Bobotoh Diminta Jaga Suasana Kondusif dan tidak Nyalakan Flare

Lulusan UIN Sunan Kalijaga Diminta tidak Takut Perubahan

  • May 20, 2026
Lulusan UIN Sunan Kalijaga Diminta tidak Takut Perubahan

Garebeg Besar Kraton Yogyakarta Dipastikan tanpa Iring-iringan Prajurit

  • May 20, 2026
Garebeg Besar Kraton Yogyakarta Dipastikan tanpa Iring-iringan Prajurit

Marak Penipuan, Waka BGN Jelaskan Tata Cara Hadirkan Lokasi SPPG

  • May 20, 2026
Marak Penipuan, Waka BGN Jelaskan Tata Cara Hadirkan Lokasi  SPPG