Undip Miliki Laboratorium Sawah untuk Riset Ketahanan Pangan

UNIVERSITAS Diponegoro  meresmikan Laboratorium Sawah di kawasan kampus Tembalang Semarang.

Inisiatif Fakultas Peternakan dan Pertanian (FPP) ini menjadi wujud nyata komitmen UNDIP dalam mendukung ketahanan pangan dan ekonomi hijau berkelanjutan.

Peresmian ditandai dengan doa bersama, pemotongan tumpeng, serta penanaman padi perdana oleh Rektor UNDIP Prof. Suharnomo  bersama jajaran senat, wakil rektor, dekan, dan pimpinan fakultas.

“Indonesia adalah negeri agraris. Sawah di kampus ini bukan sekadar simbol, tetapi sarana belajar dan riset bagi mahasiswa. Semoga menjadi kebanggaan baru UNDIP dan inspirasi bagi fakultas lain,” ujar Rektor, Jumat (3/10).

Dekan FPP Prof. Sugiharto menambahkan bahwa sawah kampus merupakan cita-cita lama yang akhirnya terwujud sejak diinisiasi tahun 2012.

BACA JUGA  Mahasiswa UNDIP Harus Jadi Manusia Bermanfaat

“Alhamdulillah hari ini kita bisa melakukan penanaman perdana. Sawah ini akan mendukung pembelajaran, penelitian, dan praktik pertanian modern berbasis riset unggulan,” katanya.

Laboratorium sawah UNDIP diintegrasikan dengan penelitian agroekotek, bibit unggul, serta teknologi digital ramah lingkungan.

Inisiatif ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) nomor 2: Zero Hunger, sekaligus mendukung program Diktisaintek Berdampak yang menekankan riset untuk manfaat nyata bagi masyarakat.

Dengan adanya laboratorium sawah, UNDIP semakin menegaskan peran perguruan tinggi dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus membangun ekonomi hijau berkelanjutan. (Htm/S-01)

BACA JUGA  Media Sosial Jadi Ruang Kekuasaan Ciptakan Kapitalisme

Siswantini Suryandari

Related Posts

Normalisasi Melanggengkan Kekerasan di Lingkungan Kampus

HINGGA saat ini masih banyak terjadi kekerasan di lingkungan kampus, baik yang dilaporkan maupun tidak dilaporkan. Untuk mewujudkan lingkungan akademik yang aman dan inklusif tidak hanya membutuhkan kebijakan, tetapi juga…

Pameran MTQ Nasional di Jateng Catat Transaksi sekitar Rp500 Juta per Hari

GELARAN Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI tahun 2026 di Kota Semarang,  Jawa Tengah  tak sekadar menjadi ajang kompetisi, tetapi juga mesin penggerak ekonomi. Melalui Pameran Serambi Nusantara yang diikuti…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Menkeu Suahasil Berkomitmen Jaga APBN dan Stabilitas Perekonomian

  • September 15, 2026
Menkeu Suahasil Berkomitmen Jaga APBN dan Stabilitas Perekonomian

TNI AL Siap Kawal Kapal Induk Garibaldi saat Masuk ALKI I

  • September 15, 2026
TNI AL Siap Kawal Kapal Induk Garibaldi saat Masuk ALKI I

Tangkap Tangan Dirjen ATR/BPN, KPK Sita Uang Ratusan Miliar

  • September 15, 2026
Tangkap Tangan Dirjen ATR/BPN, KPK Sita Uang Ratusan Miliar

Normalisasi Melanggengkan Kekerasan di Lingkungan Kampus

  • September 15, 2026
Normalisasi Melanggengkan Kekerasan di Lingkungan Kampus

Dari Noken Papua hingga Batik Jawa Hiasi Etelase Nusantara di Panggung MTQ Nasional 2026

  • September 14, 2026
Dari Noken Papua hingga Batik Jawa Hiasi Etelase Nusantara di Panggung MTQ Nasional 2026

Pameran MTQ Nasional di Jateng Catat Transaksi sekitar Rp500 Juta per Hari

  • September 14, 2026
Pameran MTQ Nasional di Jateng Catat Transaksi sekitar Rp500 Juta per Hari