Ketajaman Pisau Kurangi Stres Ayam Saat Disembelih

TIM peneliti Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada (UGM) menemukan bahwa kualitas daging dipengaruhi oleh banyak faktor, mulai dari metode penyembelihan, ketajaman pisau, hingga keterampilan juru sembelih.

Prof. Dr. drh. Pudji Astuti, M.P., menegaskan pentingnya peran juru sembelih halal (juleha) tersertifikasi dalam menjaga kualitas daging sekaligus kesejahteraan hewan. “Proses sertifikasi memastikan juleha mematuhi standar keterampilan penyembelihan yang diakui BNSP,” ujarnya, Selasa (30/9).

Penelitian dilakukan oleh Prof. Pudji Astuti bersama Dr. drh. Claude Mona Airin, M.P., dan Prof. Dr. drh. Sarmin, M.P., dengan melibatkan juleha tersertifikasi maupun yang belum tersertifikasi. Riset ini menyoroti pengaruh ketajaman pisau terhadap kualitas daging ayam.

Pemotongan dilakukan serentak pada Minggu (28/9) di Rumah Potong Ayam “Syar’i” Anas Broiler, Ngaglik, Sleman, yang sudah bersertifikasi halal. Sebanyak 40 ayam digunakan, dengan pembagian: 10 ayam dipotong juleha tersertifikasi menggunakan pisau tajam, 10 ayam dipotong juleha tersertifikasi dengan pisau tumpul, serta 20 ayam lainnya dipotong oleh juleha belum tersertifikasi dengan kondisi pisau berbeda.

BACA JUGA  Guru Besar UGM Soroti Matinya Dua Ekor Gajah TN Way Kambas

Hasil awal menunjukkan ayam yang dipotong dengan pisau tajam oleh juleha tersertifikasi memiliki kualitas lebih baik, ditinjau dari kadar hormon stres (kortikosteron), enzim Superoxide Dismutase (SOD), tingkat keempukan, hingga susut daging.

Prof. Pudji menyayangkan masih adanya rumah potong ayam yang menggunakan juleha belum tersertifikasi. “Jika metode pemotongan tidak tepat, ayam bisa mengalami stres berlebih, yang akhirnya memengaruhi kualitas daging,” jelasnya.

Sementara itu, Prof. Sarmin menambahkan, sertifikasi juleha menjadi jaminan bahwa pemotongan dilakukan sesuai standar syariah sekaligus memperhatikan aspek animal welfare. Ia menekankan, masyarakat perlu lebih peduli tidak hanya pada harga daging, tetapi juga pada proses penyembelihannya.

“Riset ini kami lakukan untuk mendukung pemenuhan gizi masyarakat dengan menghadirkan daging ayam berkualitas melalui proses penyembelihan yang benar,” tandasnya. (AGT/S-01)

BACA JUGA  UGM Masuk Ranking 206 Dunia Versi QS WUR 2027

Siswantini Suryandari

Related Posts

Sambut HUT Lalu Lintas ke-71, Polda DIY Gelar Gerakan Pasar Murah

DALAM rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 Tahun 2026, Polda DIY menggelar Gerakan Pasar Murah di halaman Mapolda DIY pada Selasa. Kegiatan dimulai pukul 08.00 WIB…

BPKH Ajak Generasi Muda UIN Sunan Kalijaga Persiapkan Haji Sejak Dini

KEDEPUTIAN Bidang Penghimpunn Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) bekerjasama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Yayasan Harika untuk Kemanusiaan dan Program Studi Ilmu Komunikasi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, mengajak…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Sambut HUT Lalu Lintas ke-71, Polda DIY Gelar Gerakan Pasar Murah

  • September 29, 2026
Sambut HUT Lalu Lintas ke-71, Polda DIY Gelar Gerakan Pasar Murah

BPKH Ajak Generasi Muda UIN Sunan Kalijaga Persiapkan Haji Sejak Dini

  • September 29, 2026
BPKH Ajak Generasi Muda UIN Sunan Kalijaga Persiapkan Haji Sejak Dini

Program Lestari PT BGR Minamas Raih Silver CSR & PDB Award

  • September 29, 2026
Program Lestari PT BGR Minamas Raih Silver CSR & PDB Award

Peringati Hari Batik Nasional, para Siswa Belajar Membatik

  • September 29, 2026
Peringati Hari Batik Nasional, para Siswa Belajar Membatik

Rektor UIN Sunan Kalijaga Dorong Integrasi-Interkoneksi Keilmuan

  • September 29, 2026
Rektor UIN Sunan Kalijaga Dorong Integrasi-Interkoneksi Keilmuan

Polsek Depok Timur Tangkap Remaja yang Bawa Senjata Tajam

  • September 29, 2026
Polsek Depok Timur Tangkap Remaja yang Bawa Senjata Tajam