Sekolah Lapang Iklim, Upaya BMKG Jaga Ketahanan Pangan

BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menegaskan pentingnya langkah mitigasi menghadapi ancaman perubahan iklim yang kian nyata. Salah satunya melalui program Sekolah Lapang Iklim (SLI) yang membekali petani dengan pengetahuan dan pendampingan agar lebih siap beradaptasi.

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengungkapkan, tahun 2024 tercatat sebagai tahun terpanas dengan suhu rata-rata global mencapai 1,55 °C di atas era pra-industri. Anomali ini melampaui ambang 1,5 °C yang ditetapkan dalam Perjanjian Paris 2015.

“Di Indonesia, 2024 juga menjadi tahun terpanas sejak pengamatan 1981, dengan suhu rata-rata 27,5 °C dan anomali 0,8 °C. Fakta ini alarm keras bagi seluruh umat manusia,” ujar Dwikorita saat membuka SLI Tematik di Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Senin (22/9/2025).

BACA JUGA  Gubernur Kalsel Raih Penghargaan PROKLIM 2024 dari KLHK

Dwikorita menegaskan, perubahan iklim berdampak pada meningkatnya frekuensi bencana, krisis air, hingga ancaman krisis pangan global pada 2050 bila tak ada upaya mitigasi serius. Sektor pertanian, kata dia, menjadi salah satu yang paling rentan.

Sekolah Lapang Iklim bantu petani belajar prediksi iklim

Melalui SLI, BMKG mengajarkan petani membaca prediksi iklim, menyesuaikan pola tanam, memilih varietas yang sesuai musim, hingga teknik pemanenan air hujan. “Karena perubahan iklim, titi mongso tidak lagi relevan. Petani perlu strategi baru agar risiko gagal panen bisa ditekan,” jelasnya.

Di Gunungkidul, SLI Tematik diikuti 60 peserta dari kelompok tani, kelompok wanita tani, penyuluh, hingga petani milenial. Program ini melibatkan kolaborasi BMKG, pemerintah daerah, hingga Bank Indonesia (BI).

BACA JUGA  BMKG Deteksi 72 Titik Panas Karhutla di Riau

Wakil Bupati Gunungkidul, Joko Parwoto, menyebut SLI penting bagi daerahnya. “Pertanian adalah tulang punggung ekonomi Gunungkidul sekaligus sektor paling rentan. Dengan SLI, petani bisa lebih siap menghadapi kekeringan maupun hujan ekstrem,” katanya.

Kepala Perwakilan BI DIY, Sri Darmadi Sudibyo, menambahkan pemahaman petani terhadap iklim akan berdampak pada pasokan pangan dan kestabilan harga. “Ini penting untuk menjaga inflasi tetap terkendali,” ujarnya.

Dwikorita menegaskan, SLI juga menjadi kontribusi BMKG terhadap program prioritas nasional ASTA CITA Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam mewujudkan swasembada pangan, energi, dan air.

“Sekolah Lapang Iklim adalah jembatan antara data iklim dan strategi pertanian. Ini aksi nyata untuk mendukung ketahanan pangan nasional di tengah tantangan perubahan iklim,” tegasnya. (*/S-01)

BACA JUGA  BMKG Yogyakarta Peringatkan Potensi Hujan Lebat pada 24-26 Desember

Siswantini Suryandari

Related Posts

Pameran MTQ Nasional di Jateng Catat Transaksi sekitar Rp500 Juta per Hari

GELARAN Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI tahun 2026 di Kota Semarang,  Jawa Tengah  tak sekadar menjadi ajang kompetisi, tetapi juga mesin penggerak ekonomi. Melalui Pameran Serambi Nusantara yang diikuti…

Pemkot Bandung Lakukan Pengawasan Khusus pada Tiga SPPG

AKIBAT masih maraknya kasus keracunan makanan dalam pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG), Pemerintah Kota Bandung memperketat pengawasan terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) guna memastikan keamanan pangan. Wali Kota Bandung…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Dari Noken Papua hingga Batik Jawa Hiasi Etelase Nusantara di Panggung MTQ Nasional 2026

  • September 14, 2026
Dari Noken Papua hingga Batik Jawa Hiasi Etelase Nusantara di Panggung MTQ Nasional 2026

Pameran MTQ Nasional di Jateng Catat Transaksi sekitar Rp500 Juta per Hari

  • September 14, 2026
Pameran MTQ Nasional di Jateng Catat Transaksi sekitar Rp500 Juta per Hari

Pemkot Bandung Lakukan Pengawasan Khusus pada Tiga SPPG

  • September 14, 2026
Pemkot Bandung Lakukan Pengawasan Khusus pada Tiga SPPG

Polri dan Jurnalis Gelar Doa Bersama untuk Korban Kapal Virgo dan 5 Wartawan Hilang

  • September 14, 2026
Polri dan Jurnalis Gelar Doa Bersama untuk Korban Kapal Virgo dan 5 Wartawan Hilang

Presiden Resmi Melantik Suahasil Nazara Jadi Menkeu Gantikan Purbaya

  • September 14, 2026
Presiden Resmi Melantik Suahasil Nazara Jadi Menkeu Gantikan Purbaya

Buaya Berukuran Besar di Tepi Sungai Sidoarjo Kagetkan Rombongan Guru

  • September 14, 2026
Buaya Berukuran Besar di Tepi Sungai Sidoarjo Kagetkan Rombongan Guru