Universitas Pandanaran Dorong UMKM Olahan Pisang Naik Kelas

UNIVERSITAS Pandanaran (Unpand) melaksanakan program pemberdayaan masyarakat melalui hibah pengabdian bersama UMKM Permata Hebat di Kelurahan Bulusan, Kecamatan Tembalang, Rabu (17/9). Program ini mendapat dukungan dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Ditjen Riset dan Pengembangan, Kemendikbudristek Tahun Anggaran 2025.

Ketua Tim Pengabdian, Agustien Zulaidah, menjelaskan kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas manajerial, pemasaran, serta kualitas produksi UMKM yang mengolah berbagai produk berbahan buah dan batang pisang.

“Pelatihan dan pendampingan kami rancang untuk menjawab kebutuhan UMKM, mulai dari pengelolaan keuangan, strategi pemasaran, hingga inovasi produk,” ujarnya.

Beberapa pelatihan yang diberikan antara lain Pembuatan Laporan Keuangan Sederhana, Digital Marketing, Pembuatan Konten Promosi, hingga Desain Produk. Harapannya, pelaku UMKM mampu melakukan pencatatan keuangan yang transparan, memperluas jangkauan pasar melalui platform digital, serta membangun branding produk yang lebih profesional.

BACA JUGA  Gandeng 52 Pendidikan Tinggi, Pemkab Sleman Perluas Program Beasiswa

Universitas Pandanaran perkenalkan teknologi tepat guna

Selain pelatihan, tim pengabdian juga menghadirkan teknologi tepat guna berupa alat pemotong pisang, spinner untuk mengurangi kadar minyak, serta food dehydrator sebagai inovasi penggorengan tanpa minyak. Teknologi ini diharapkan mampu menghasilkan keripik pisang dan keripik batang pisang yang lebih renyah, sehat, dan bebas kolesterol.

Dengan adanya dukungan ini, UMKM Permata Hebat diharapkan dapat meningkatkan produktivitas, memperbaiki pencatatan keuangan, memperluas pemasaran digital, dan menghasilkan produk yang lebih sehat dengan kemasan menarik.

“Program ini menjadi bukti nyata sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat dalam membangun kemandirian UMKM lokal. Harapannya Permata Hebat bisa terus berkembang dan menjadi contoh pemberdayaan berbasis teknologi dan inovasi,” tandas Agustien. (Htm/S-01)

BACA JUGA  Roro Wilis Tawarkan Pendekatan Kontekstual Pelajaran Sejarah

Siswantini Suryandari

Related Posts

2.561.629 Pemudik Sudah Tiba di Jakarta pada H+6 Lebaran

SEBANYAK 2.561.629 pemudik diperkirakan sudah tiba di Jakarta pada H+6 Lebaran. Hal tersebut dikatakan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo saat meninjau arus balik di Bakauheni, Lampung, Sabtu. “Menurut data volume…

Mantan Menhan Juwono Sudarsono Meninggal Dunia

MANTAN Menteri Pertahanan pada masa Presiden Ke-4 RI Abdurrahman Wahid  dan Presiden Ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono alias SBY,  Juwono Sudarsono dikabarkan meninggal dunia. Kabar duka tersebut disampaikan Kepala Biro…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Pakar UGM Desak Pemda Buka Ruang Dialog Soal Nasib PPPK

  • March 30, 2026
Pakar UGM Desak Pemda Buka Ruang Dialog Soal Nasib PPPK

Menkes Gandeng China Cegah Tuberkulosis

  • March 29, 2026
Menkes Gandeng China Cegah Tuberkulosis

Polda DIY Raih Peringkat I Nasional dalam Rekayasa Lalu Lintas

  • March 29, 2026
Polda DIY Raih Peringkat I Nasional dalam Rekayasa Lalu Lintas

Pertamina Jaga Pasokan BBM dan LPG Sampai Arus Balik

  • March 29, 2026
Pertamina Jaga Pasokan BBM dan LPG Sampai Arus Balik

Pemkot Bandung Ikut Pemerintah Pusat Soal Kebijakan WFH

  • March 29, 2026
Pemkot Bandung Ikut  Pemerintah Pusat Soal Kebijakan WFH

Kalog Berkomitmen Perkuat Distribusi Energi Nasional

  • March 29, 2026
Kalog Berkomitmen Perkuat Distribusi Energi Nasional