Sekitar 170 Ribu Jemaah Haji Indonesia telah Terima Kartu Nusuk

HINGGA hari ini Senin (26/5), tercatat lebih 170 ribu jemaah haji Indonesia yang tiba di Arab Saudi sudah menerima Kartu Nusuk.

Jumlah penerima kartu nusuk lebih 170 ribu jemaah haji Indonesia belum seluruhnya. Maka PPIH Arab Saudi mendorong percepatan distribusi kartu nusuk.

“Catatan Kementerian Haji Saudi, hari ini ada 180.092 jemaah haji Indonesia yang sudah tiba di Tanah Suci, gabungan dari haji khusus dan reguler,” kata  Konsul Haji pada KJRI Jeddah Nasrullah Jasam di Makkah, Minggu (25/5).

Dari jumlah itu, sebanyak 170.018 jemaah Indonesia sudah menerima Kartu Nusuk. Kartu tersebut diterbitkan oleh Syarikah penyedia layanan jemaah haji.

Tahun ini, PPIH menjalin kerja sama dengan delapan syarikah, yaitu: Rifadah, Rawaf Mina, Mashariq Dzahabiyah atau Sana Mashariq.

BACA JUGA  Imigrasi Arab Saudi Tolak 117 WNI Masuk ke Madinah

Kemudian Rifad, Mashariq Mutamayyizah atau Rakeen Mashariq, Dluyuful Bait, Rehlat wa Manafea, dan MCDC.

“Secara prosentase, sebanyak 94% jemaah haji Indonesia yang tiba di Tanah Suci sudah menerima Kartu Nusuk,” sambungnya.

PPIH Arab Saudi terus berupaya mendorong Syarikah untuk melakukan percepatan dalam pendistribusian kartu Nusuk. Sejumlah langkah disiapkan, yaitu:

1. Membuat operation room akselerasi distribusi kartu Nusuk.
2. Menunjuk penanggung jawab proses akselerasi distribusi kartu Nusuk pada level sektor dan daker.
3. Menyiapkan pelaporan digital berbasis kloter.

Operasional penyelenggaraan ibadah haji kini terpusat di Makkah Al-Mukarramah.

Jemaah haji yang berada di Madinah sudah diberangkatkan menuju Kota Makkah untuk bersiap mengikuti puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.

BACA JUGA  Jemaah Harus Patuhi Aturan Barang Bawaan Dalam Penerbangan

Sementara proses kedatangan jemaah haji Indonesia ke Jeddah menuju Makkah masih akan berlangsung hingga 31 Mei 2025. (*/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Pemerintah Kirim 50 ribu Paket Sembako untuk Korban Gempa NTT

UNTUK membantu meringankan beban para korban gempa bumi bermagnitudo 7,7 di wilayah Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8) pagi, pemerintah mengirimkan Bantuan Presiden (Banpres) berupa 50.000 paket…

Korban Meninggal Dunia akibat Gempa M 7,7 di NTT Terus Bertambah

BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) masih terus mengevakuasi dan melakukan pendataan para korban gempa bumi magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8) pagi.…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Mahasiswa UGM Kembangkan Pembayaran Digital Lewat Sidik Jari

  • August 15, 2026
Mahasiswa UGM Kembangkan Pembayaran Digital Lewat Sidik Jari

Pemerintah Kirim 50 ribu Paket Sembako untuk Korban Gempa NTT

  • August 15, 2026
Pemerintah Kirim 50 ribu Paket Sembako untuk Korban Gempa NTT

Korban Meninggal Dunia akibat Gempa M 7,7 di NTT Terus Bertambah

  • August 15, 2026
Korban Meninggal Dunia akibat Gempa M 7,7 di NTT Terus Bertambah

Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Gangguan Kegiatan Keagamaan di GMS Bantul

  • August 15, 2026
Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Gangguan Kegiatan Keagamaan di GMS Bantul

Gunung Merapi Alami 1.205 Gempa dan 98 Awan Panas Guguran

  • August 15, 2026
Gunung Merapi Alami 1.205 Gempa dan 98 Awan Panas Guguran

Bupati Ponorogo Nonaktif Sugiri Sancoko Divonis 6,5 Tahun Penjara

  • August 15, 2026
Bupati Ponorogo Nonaktif Sugiri Sancoko Divonis 6,5 Tahun Penjara