FK UNS Kritik Intervensi Menkes dalam Pendidikan Kedokteran

INTERVENSI Menkes mendapat kritikan dan penolakan dari sejumlah  Guru Besar Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta.

Alasannya dinilai terlalu jauh mencampuri ranah pendidikan kedokteran, khususnya dalam pengelolaan pendidikan dokter spesialis.

“Kebijakan Menkes ini merupakan bentuk intervensi serius yang mengganggu sistem pendidikan yang telah lama dibangun dan dijalankan oleh dunia akademik,” tegas Prof. Dr. Reviono, Dekan FK UNS, dalam pernyataan sikap di Auditorium FK UNS, Selasa (20/5).

Reviono bersama delapan guru besar FK UNS menyampaikan kritik melalui seruan bertajuk “Suara Sang Semar: Seruan Nurani Guru Besar FK UNS”.

Intervensi Menkes kebijakan memprihatinkan

Ia menegaskan bahwa pernyataan ini bukan sekadar reaksi terhadap isu viral, melainkan bentuk keprihatinan akademis terhadap kebijakan yang dinilai tidak sesuai dengan tata kelola pendidikan tinggi.

BACA JUGA  UIN Walisongo Semarang Buka Fakultas Kedokteran

Reviono menyoroti rencana Menkes mendirikan Program Studi Pendidikan Dokter Spesialis berbasis rumah sakit (hospital-based) di Rumah Sakit Pendidikan (RSP) yang selama ini digunakan oleh FK.

Padahal, sistem pendidikan dokter spesialis saat ini memang sudah berbasis rumah sakit, dengan 90% pembelajaran dilakukan di RSP, namun tetap dalam pengawasan universitas.

“Seleksi, kurikulum, dan pengawasan masih menjadi tanggung jawab universitas. Pendidikan dokter spesialis memang berlangsung di rumah sakit, namun tidak bisa dipisahkan dari sistem akademik,” jelasnya.

Ia mempertanyakan mengapa program baru hospital-based tidak dikembangkan di rumah sakit lain yang belum menjadi RSP FK, dan justru mengambil tempat di fasilitas yang sudah digunakan universitas.

Menurutnya, hal itu berpotensi menimbulkan dualisme sistem pendidikan dan perlakuan berbeda terhadap mahasiswa.

BACA JUGA  UGM Kirim Emergency Medical Team ke Wilayah Bencana Aceh

Guru Besar FK UNS menyampaikan enam poin seruan:

  1. Komitmen terhadap mutu pendidikan kedokteran
    FK UNS menegaskan komitmennya menyelenggarakan pendidikan dokter, spesialis, sub-spesialis, dan tenaga kesehatan lain yang kompeten dan beretika demi pelayanan terbaik bagi masyarakat.
  2. Mutu sebagai dasar transformasi kesehatan
    Pendidikan kedokteran bermutu sangat penting bagi suksesnya transformasi layanan kesehatan yang dicanangkan Kemenkes.
  3. Pentingnya academic health systems
    Pendidikan kedokteran harus dilaksanakan dalam kerangka academic health systems yang menyatukan fungsi pendidikan dan pelayanan kesehatan.
  4. Hospital-based tidak mengganggu university-based
    Pendidikan hospital-based tidak boleh mengganggu sistem university-based yang telah berjalan. Program ini sebaiknya tidak dilaksanakan di RSP utama yang sudah dikelola FK.
  5. Perlu kerja sama yang setara dan saling percaya
    Kolaborasi dalam pendidikan kedokteran harus dijalankan dengan prinsip kemitraan yang saling percaya, seimbang, dan komunikatif.
  6. Seruan dialog terbuka antar kementerian dan institusi
    FK UNS menyerukan agar Kemenkes membuka ruang dialog dengan Kemendikbudristek, universitas penyelenggara pendidikan kedokteran, organisasi profesi, dan pihak terkait lainnya untuk mencari solusi melalui musyawarah dan sesuai regulasi yang berlaku.
BACA JUGA  UNS Rekomendasikan Konsep Pendidikan Sekolah Rakyat

“Kami berharap semua pihak bisa duduk bersama untuk mencari solusi terbaik demi masa depan pendidikan kedokteran di Indonesia,” pungkas Prof. Reviono, disambut dukungan penuh para guru besar FK UNS. (WID/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

BKN Apresiasi Daerah yang Taat Hukum, Pemprov Sulbar Disarankan Segera Ikuti Rekomendasi

Badan Kepegawaian Negara (BKN) mengapresiasi seluruh instansi pemerintah daerah yang telah menunjukkan komitmen dalam mematuhi ketentuan peraturan perundang-undangan. Serta menindaklanjuti rekomendasi hasil pengawasan dan pengendalian manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN).…

Awal Musim Penghujan di DIY Diprediksi pada Dasarian III November

KEPALA Stsiun Klimatologi Yogyakarta Mamenun, mengungkapkan awal musim hujan 2026/2027 diprediksi terjadi pada dasarian III November 2026 sebanyak 2 ZOM (25%), dasarian Desember I 2026 sebanyak 3 ZOM (37.5%), dan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Rombongan Persib U-18 Diserang di Rest Area Batang, Ofisial Jadi Korban

  • October 12, 2026
Rombongan Persib U-18 Diserang di Rest Area Batang, Ofisial Jadi Korban

Perundungan di Asrama Tel-U Berujung Sanksi Akademik dan Administratif

  • October 12, 2026
Perundungan di Asrama Tel-U Berujung Sanksi Akademik dan Administratif

BKN Apresiasi Daerah yang Taat Hukum, Pemprov Sulbar Disarankan Segera Ikuti Rekomendasi

  • October 12, 2026
BKN Apresiasi Daerah yang Taat Hukum, Pemprov Sulbar Disarankan Segera Ikuti Rekomendasi

Bezzecchi Pimpin Dominasi Aprilia di Sirkuit Mandalika

  • October 12, 2026
Bezzecchi  Pimpin Dominasi Aprilia di Sirkuit Mandalika

Gunduli Singapura, Indonesia Segel Tiket ke Piala Asia Putri U-17

  • October 12, 2026
Gunduli Singapura, Indonesia Segel Tiket ke Piala Asia Putri U-17

Borneo Terjungkal di Tangan Java United, PSS Gasak PSM

  • October 12, 2026
Borneo Terjungkal di Tangan Java United, PSS Gasak PSM