569 PMI Korban Trafficking dari Myanmar Dapat Pendampingan

SEBANYAK 569 Pekerja Migran Indonesia (PMI) korban trafficking (perdagangan orang) dari Myanmar mendapat pendampingan dari Kemensos.

Adapun 569 PMI korban trafficking ini telah tiba di Tanah Air dalam dua gelombang pada pekan ini.

Kementerian Sosial mendukung pemulangan dan rehabilitasi, para korban dengan memberikan pendampingan psikososial.

Direktur Rehabilitasi Sosial Korban Bencana dan Kedaruratan Kemensos, Rachmat Koesnadi menjelaskan para korban awalnya dijanjikan pekerjaan sebagai customer service di Thailand.

Namun mereka justru dibawa ke wilayah perbatasan Myanmar yang dikuasai kelompok bersenjata.

Merek dipaksa bekerja dalam praktik penipuan daring (online scamming) di bawah ancaman kekerasan fisik maupun psikologis.

Setelah operasi pembebasan kerja sama dengan pemerintah Thailand, Myanmar dan Tiongkok, mereka akhirnya dipulangkan ke Indonesia.

BACA JUGA  Kementerian Sosial Kirim Bantuan untuk Warga Terdampak Banjir

Setibanya di Bandara Soekarno-Hatta, para korban langsung dijemput oleh perwakilan berbagai kementerian dan lembaga, termasuk Kemensos.

Mereka kemudian diarahkan ke Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, untuk menjalani rehabilitasi sementara guna mendukung pemulihan.

“Layanan (rehabilitasi sosial) yang optimal dari Kemensos. Misalnya dari sisi asesmennya,” Rachmat Koesnadi dalam keterangan tertulis, Sabtu (22/3).

“Pada hari ini karena sudah hari ketiga kurang lebih 400-an orang sudah siap untuk kembali,” lanjutnya.

Asesmen ini bertujuan untuk mengetahui kondisi fisik, psikologis, dan sosial para korban. Banyak di antara mereka mengalami kekerasan yang dialami selama di Myanmar.

Kemensos menyediakan terapi psikososial, termasuk sesi konseling dan layanan terapi bagi mereka yang membutuhkan.

BACA JUGA  Kemensos dan BGN Kolaborasi Program Makan Bergizi Gratis

Bagi korban dengan trauma berat, Kemensos bekerja sama dengan rumah sakit memberikan perawatan lebih lanjut, termasuk pemeriksaan oleh psikiater dan tenaga medis.

Setelah mendapatkan layanan di Asrama Haji, para korban akan dipulangkan ke daerah masing-masing. Mereka dijemput oleh pemerintah daerah atau pulang secara mandiri.

Bagi PMI yang belum bisa kembali ke keluarganya, Kemensos memfasilitasi perlindungan sementara di Rumah Perlindungan Trauma Center (RPTC) Bambu Apus.

569 PMI korban trafficking dari sejumlah daerah

Sebagian besar korban PMI berasal dari Sumatra Utara, Jawa Barat, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, dan Sulawesi Utara.

Untuk memastikan keberlanjutan pemulihan mereka di daerah masing-masing, Kemensos mengerahkan sentra-sentra rehabilitasi sosial. Tujuannya untuk melakukan asesmen lanjutan dan memberikan bantuan sesuai kebutuhan.

BACA JUGA  Pilar Sosial Targetkan Ada "Wisuda" PKH Tiap Tahun

Para PMI yang telah menjadi korban perdagangan orang dapat kembali mandiri dan tidak lagi mencari pekerjaan di luar negeri dengan risiko yang sama. Skema bantuan modal usaha yang diberikan pun disesuaikan dengan hasil asesmen.

“Apakah mereka diberi latihan vokasional atau langsung kewirausahaan warungan, bertani, atau ternak,” tambah Rachmat Koesnadi.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa perdagangan orang masih menjadi ancaman serius bagi pekerja migran Indonesia. (*/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

UN Women Sebut Dampak Gempa untuk Perempuan di Myanmar

UN Women dan UNFPA (Kelompok Kerja Gender dalam Kemanusiaan) menyoroti tantangan yang dihadapi perempuan dan anak perempuan di Myanmar terdampak gempa. Bahkan sebelum gempa terjadi, lebih dari sepertiga penduduk Myanmar,…

Tarif Timbal Balik Presiden Trump Dan Dampaknya

PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump umumkan tarif timbal balik. Banyak mitra dagang utama AS akan terkena dampak besar dari tarif yang disebut Trump sebagai “tarif timbal balik”. Trump telah mengumumkan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Polres Wonosobo Gencar Cegah Balon Udara Liar

  • April 4, 2025
Polres Wonosobo Gencar Cegah Balon Udara Liar

Hari ke-4 Lebaran, Lalu Lintas di Destinasi Wisata Jabar Masih Padat

  • April 4, 2025
Hari ke-4 Lebaran,  Lalu Lintas  di Destinasi Wisata Jabar Masih Padat

Pemprov Jabar Siapkan Rp2,4 Triliun untuk  Penangganan Jalan dan Jembatan 

  • April 4, 2025
Pemprov Jabar Siapkan Rp2,4 Triliun untuk  Penangganan Jalan dan Jembatan 

Warga Desak Pemkab Samosir Perbaiki Akses Jalan

  • April 4, 2025
Warga Desak Pemkab Samosir Perbaiki Akses Jalan