Pergeseran Sistem Layanan ke Digital Pengaruhi Penanganan HIV/Aids

HIV/AIDS menjadi salah satu masalah kesehatan yang signifikan dan berdampak ke berbagai aspek kehidupan. Tujuan pembangunan berkelanjutan bidang kesehatan (SDGs 3) yang disepakati PBB, menjadi pedoman global dalam mewujudkan Three Zeroes HIV/AIDS 2030.

Akselerasi suluh, temukan dan obati serta pertahankan (STOP) memastikan capaian 90 persen terhadap ketiganya.

Akselerasi STOP mengadopsi strategi fast track 90-90-90. Itu memastikan pencapaian 90% orang mengetahui status HIV/AIDS melalui tes atau deteksi dini, 90% ODHA mengetahui status HIV/AIDS menerima terapi ARV dan 90% ODHA dalam terapi ARV berhasil menekan jumlah virusnya.

UNAIDS pada tahun 2022 mencatat 39 juta kasus prevalensi ODHA di dunia. Sedang prevalensi ODHA di Indonesia pada tahun 2023 sebanyak 570 ribu kasus. Untuk Solo prevalensi ODHA hingga Juli 2024 terdapat 6.188 kasus.

BACA JUGA  Songsong Indonesia Usia Emas, Masyarakat Harus Bugar dan Bahagia

Pergeseran dari sistem konvensional ke digital memicu terjadinya perubahan pola dalam pelayanan kesehatan. Pelayanan komprehensif berkesinambungan berbasis humanisme digital hadir sebagai alternatif yang komprehensif dan inklusif.

Tiga gelombang

Ada 3 gelombang digital humanities, meliputi gelombang pertama (1940-2001), lalu komputasi humaniora yang menjadi gelombang kedua (2002-2009) serta humaniora digital.

Hal ini membawa kita pada kekaguman akan keagungan teknologi yang diadaptasikan dalam berbagai bentuk salah satunya pelayanan kesehatan digital, kemudahan akses informasi bagi pasien, kemudahan komunikasi dengan rumah sakit, klinik, dokter dan administrator pelayanan kesehatan, fitur pengingat jadwal kontrol kesehatan dan waktu minum obat secara digital.

Khusus gelombang ketiga (2009-sekarang) yang menjadi bagian Critical Digital Humanities mengintegrasikan konsep humanisme digital, yang dapat memberikan akses informasi dan layanan kesehatan yang inklusif dan merata bagi ODHA, kelompok berisiko tertular HIV/AIDS, dan masyarakat umum.

BACA JUGA  UIN Sunan Kalijaga Kukuhkan Tujuh Guru Besar Baru

Lebih memudahkan

Yang jelas, pemanfaatan media digital untik pencegahan dan penanggulangan HIV dan AIDS lebih memudahkan. Baik itu melalui website Sistem Informasi HIV/AIDS (SIHA) dari Kementerian Kesehatan RI, lalu khusus Jakarta melalui yayasankasihglobalindo.org dan ypi.or.id, testjog.org untuk DIY; balipeduli.org dan gayadewata.com untuk Bali; sayaberani.org untuk Pulau Kalimantan dll.

Sementara untuk penanganan di Kota Solo melaluo Layanan Extra Hours Puskesmas dipromosikan melalui Instagram. Ada @puskesmaskratonan mempromosikan informasi program Voluntary Counselling Test (VCT), tes HIV, serta pelayanan Perawatan dan Dukungan Pengobatan (PDP).

Tantangan implementasi

Pada bagian lain, prodesor AIDS UNS ini menyebutkan, masih ada tantangan implementasi kesehatan digital diantaranya kesenjangan akses teknologi dan infrastruktur kesehatan, terutama di wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T).

BACA JUGA  MWA UNS Tetapkan 5 Balon Rektor UNS Periode 2024-2029

Isu keamanan data dan privasi yang dapat menimbulkan risiko signifikan, variasi jumlah aplikasi kesehatan yang terlalu banyak, serta kurang optimalnya integrasi sistem kesehatan konvensional dan layanan digital. (WID/N-01)

 

(Prof.Dr Argyo Demartoto, Guru Besar Sosiologi Kesehatan UNS). 

Dimitry Ramadan

Related Posts

Dinkes Temukan 30 Anak Positif Campak di Tasikmalaya

DINAS Kesehatan kota Tasikmalaya menemukan 30 orang positif campak berdasarkan pemeriksaan laboratorium Labkesda Provinsi Jabar. Kasus penyakit tersebut, ditemukan awal Januari hingga Maret dan kini semua pasien sudah sembuh setelah…

Dua Korban Terseret Arus di Cianjur Ditemukan Meninggal

OPERASI pencarian dan pertolongan terhadap dua orang korban yang terseret arus di selokan bawah Hotel Delaga Biru, Kelurahan Cipendawa, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur, resmi ditutup setelah seluruh korban berhasil ditemukan.…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Impor Sapi, Domba dan Unta dari Australia Dorong Swasembada Pangan

  • March 30, 2026
Impor Sapi, Domba dan Unta dari Australia Dorong Swasembada Pangan

Penalti Marin Petkov Pupus Impian Indonesia Juarai FIFA Series

  • March 30, 2026
Penalti Marin Petkov Pupus Impian Indonesia Juarai FIFA Series

Satu Personel RI di UNIFIL Gugur, Menlu Sampaikan Duka

  • March 30, 2026
Satu Personel RI di UNIFIL Gugur, Menlu Sampaikan Duka

Dinkes Temukan 30 Anak Positif Campak di Tasikmalaya

  • March 30, 2026
Dinkes Temukan 30 Anak Positif Campak di Tasikmalaya

Harga Kebutuhan Barang Pokok di Jabar Mulai Turun

  • March 30, 2026
Harga Kebutuhan Barang Pokok di Jabar Mulai Turun

Dua Korban Terseret Arus di Cianjur Ditemukan Meninggal

  • March 30, 2026
Dua Korban Terseret Arus di Cianjur Ditemukan Meninggal