Gawat! 252 Kasus Stunting Ditemukan di 7 Kecamatan di Pangandaran

PEMERINTAH Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat terus berupaya menekan angka stunting melalui beberapa program guna memastikan kesejahteraan bagi generasi masa depan. Untuk itu Pemkab bekerja sama dengan beberapa lembaga, terutama mereka yang bisa menyediakan edukasi tentang pola makan seimbang serta memberikan akses soal gizi yang diperlukan.

Kepala Dinas Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak (DKBP3A) Kabupaten Pangandaran, Heri Gustari mengatakan, untuk menekan angka tengkes di daerahnya ada beberapa program pemerintah telah dilaksanakan. Namun, di wilayahnya tercatat ada 1.622 keluarga berisiko dan menjadi perhatian serius mengingat dampak jangka panjangnya mengenai pertumbuhan anak.

“Angka stunting di Kabupaten Pangandaran tercatat ada 252 kasus tersebar di Kecamatan Cigugur, Cijulang, Cimerak, Kalipucang, Parigi, Padaherang dan Mangunjaya tersebar di 16 Desa. Akan tetapi, berbagai program maupun kebijakan telah diterapkan guna memastikan kesejahteraan generasi masa depan,” katanya, Selasa (23/4/2024).

BACA JUGA  BNPB Tetapkan Jabar Wilayah Rawan Bencana Hidrometeorologi

Ia mengatakan, kasus stunting yang terjadi di 7 kecamatan termasuk ada 1.622 keluarga berisiko dan itu menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Pasalnya dalam jangka panjang hal itu akan berpengaruh pada tumbuh kembang anak. Pemkab Pangandaran pun berkomitmen untuk memberikan perlindungan, perawatan terbaik bagi keluarga rentan terkena stunting.

“Meningkatnya angka stunting yang terjadi di wilayahnya yakni salah satu langkah berupaya melakukan penguatan program gizi pada ibu hamil (bumil) dan anak balita. Akan tetapi, dari petugas kesehatan, kader Posyandu maupun yang lain memberikan edukasi tentang pola makan yang seimbang dan akses lebih mudah terhadap sumber gizi yang diperlukan,” tandasnya. (GG/N-02)

BACA JUGA  Rayakan HUT Pemkot Solo, Gibran Sarapan Bareng dengan Baduta Risiko Stunting

Dimitry Ramadan

Related Posts

Peringati HUT ke-81 RI, Ketua Garda Prabowo Madiun Jalan Kaki 620 KM ke Istana Negara

DALAM rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus Hari Jadi Kabupaten Madiun ke-458, Dewan Koordinasi Cabang (DKC) Garda Prabowo Kabupaten Madiun menggelar aksi jalan kaki bertajuk…

Nv. BIMA; Antara Menjaga Warisan Budaya dan Menembus Pasar Dunia

DI tengah derasnya persaingan industri manufaktur, PT Perusahaan Logam BIMA membuktikan eksistensinya sebagai salah satu industri legendaris di Kota Bandung. Berdiri sejak 1950, perusahaan yang dikenal sebagai produsen peralatan dapur…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Mbappe Terdepan dalam Perburuan Golden Boot

  • July 19, 2026
Mbappe Terdepan dalam Perburuan Golden Boot

Hujan Gol Warnai Kemenangan Inggris atas Prancis

  • July 19, 2026
Hujan Gol Warnai Kemenangan Inggris atas Prancis

Gasak Vietnam, Indonesia Ditunggu Kamboja di Final SEA V Cup

  • July 18, 2026
Gasak Vietnam, Indonesia Ditunggu Kamboja di Final SEA V Cup

Indonesia Finis di Peringkat ke-9 AVC U-18

  • July 18, 2026
Indonesia Finis di Peringkat ke-9 AVC U-18

Persib Resmi Perpanjang Kontrak Kakang Rudianto Hingga 2029

  • July 18, 2026
Persib Resmi Perpanjang Kontrak Kakang Rudianto Hingga 2029

Peringati HUT ke-81 RI, Ketua Garda Prabowo Madiun Jalan Kaki 620 KM ke Istana Negara

  • July 18, 2026
Peringati HUT ke-81 RI, Ketua Garda Prabowo Madiun Jalan Kaki 620 KM ke Istana Negara