Sukses Singkirkan Afrika Selatan, Kanada Makin Pede Hadapi Lawan di 16 Besar

KANADA memastikan diri ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Afrika Selatan 1-0 pada babak 32 besar di stadion Los Angeles, Amerika Serikat, Senin.

Stephen Eustaquio menjadi pahlawan Kanada dalam hidup mati itu lewat golnya pada injury time.

Selanjutnya mereka menunggu pemenang duel Belanda kontra Maroko di babak 32 besar. Eustaquio optimistis tim asuhan Jesse Marsch itu mampu melanjutkan kejutan dan menyebut laga berikutnya akan menjadi pertandingan yang sangat menarik.

“Saya pikir kami telah melakukan pekerjaan yang luar biasa dan pertandingan pekan depan akan menjadi laga yang hebat,” tuturnya.

Berikan neraka buat lawan

Para pemain Kanada berselebrasi. (Dok.Ig)

“Kami akan membuat Maroko ataupun Belanda melihat permainan kami. Bila mereka lolos, mereka akan menghadapi pertandingan paling berat yang akan mereka hadapi di Piala Dunia ini,” lanjut  Eustaquio.

BACA JUGA  Belanda Juara Grup F, Jepang dan Swedia Ikut Lolos ke 32 Besar

Menurut dia, kemenangan itu untuk seluruh rakyat Kanada yang terus mendukung mereka. Pemain berusia 29 tahun itu juga menggambarkan gol yang dicetaknya sebagai hasil kontribusi seluruh tim.

“Itu gol yang luar biasa. Saat saya menembak, rasanya semua orang ikut menendang bola bersama saya,” ucap Eustaquio.

Sepanjang pertandingan, Kanada tampil lebih dominan dan langsung mengambil inisiatif menyerang sejak menit awal. Di sisi lain, Afrika Selatan memilih bermain lebih sabar dengan mengandalkan serangan balik cepat.

Kalah tenaga dan kecepatan

Solidnya lini belakang Bafana Bafana membuat Kanada kesulitan menciptakan peluang bersih, sehingga skor tanpa gol bertahan hingga turun minum. Baru di babak kedua, Afrika Selatan mulai berani keluar menyerang.

Pelatih timnas Afrika Selatan, Hugo Broos, mengakui timnya kalah bersaing secara tenaga dan kecepatan dari Kanada. Menurut Broos, perbedaan tenaga dan tempo permainan menjadi faktor utama yang menghentikan langkah Bafana Bafana di turnamen.

BACA JUGA  Kanada Dukung Proposal Gencatan Senjata Senjata di Gaza

“Saya pikir kami harus jujur bahwa hari ini kami kalah karena tim kami kekurangan tenaga dan kecepatan. Bila dibandingkan dengan lawan, kami kalah dalam banyak duel dan kecepatan tim kami, bukan hanya kecepatan berlari, tetapi juga kecepatan dalam mengeksekusi permainan, tidak berada di level yang sama,” kata Broos.

“Anda bisa melihat seberapa cepat Kanada bermain, termasuk saat membangun serangan. Sementara kami terkadang membutuhkan waktu terlalu lama untuk mengambil keputusan,” imbuhnya.

Broos kembali menyoroti kualitas kompetisi domestik Afrika Selatan yang menurutnya belum mampu mempersiapkan pemain menghadapi tuntutan sepak bola modern.

“Hal-hal seperti ini harus kami perbaiki. Saya sudah sering mengatakan di Afrika Selatan, tetapi tidak ada yang percaya kepada saya. Sepak bola modern bukan hanya soal teknik, melainkan juga tenaga dan kecepatan,” tegasnya.

BACA JUGA  Qatar Digunduli Kanada, Swiss Gilas Bosnia

Susunan Pemain

Afrika Selatan: Ronwen Williams; Aubrey Modiba, Mbekezeli Mbokazi, Ime Okon, Khuliso Mudau; Yaya Sithole, Teboho Mokoena; Oswin Appollis, Relebohile Mofokeng (Thalente Mbatha 45′), Thapelo Maseko (Tshepang Moremi 86′); Evidence Makgopa (Iqraam Rayners 86′)

Kanada: Maxime Crepeau; Richie Laryea, Derek Cornelius, Moise Bombito (Luc de Fougerolles 59′), Alistair Johnston; Liam Millar (Jacob Shaffelburg 70′), Stephen Eustaquio, Nathan Saliba (Niko Sigur 59′), Tajon Buchanan (Alphonse David 75′); Tani Oluwaseyi (Promise David 70′), Jonathan David. (*/M-01)

Related Posts

Buat Sejarah, Timnas Voli Indonesia Jadi Juara AVC Cup 2026

SEJARAH diukir tim nasional voli putra Indonesia. Untuk kali pertama skuat Merah-Putih menjuarai turnamen AVC Men’s Cup. Hebatnya, kesuksesan Farhan Halim dan kawan-kawan di bergengsi tersebut itu didapat setelah mengalahkan…

Jumlah Korban Meninggal akibat Gempa Venezuela 1.430 orang

PEMERINTAH Venezuela mengungkapkan bahwa jumlah korban tewas akibat gempa dahsyat di negara tersebut terus bertambah. Mereka mencatat saat ini jumlah korban meninggal dunia dalam musibah itu mencapai 1.430 orang, sedangkan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Sukses Singkirkan Afrika Selatan, Kanada Makin Pede Hadapi Lawan di 16 Besar

  • June 29, 2026
Sukses Singkirkan Afrika Selatan, Kanada Makin Pede Hadapi Lawan di 16 Besar

Sambut Tahun Baru Islam, LMI Ajak Anak Yatim Belajar Kelola Sampah

  • June 29, 2026
Sambut Tahun Baru Islam, LMI Ajak Anak Yatim Belajar Kelola Sampah

Buat Sejarah, Timnas Voli Indonesia Jadi Juara AVC Cup 2026

  • June 28, 2026
Buat Sejarah, Timnas Voli Indonesia Jadi Juara AVC Cup 2026

Jumlah Korban Meninggal akibat Gempa Venezuela 1.430 orang

  • June 28, 2026
Jumlah Korban Meninggal akibat Gempa Venezuela 1.430 orang

UII Lantik 88 Lulusan Perdana Program Profesi Insinyur

  • June 28, 2026
UII Lantik 88 Lulusan Perdana Program Profesi Insinyur

Rektor UGM Dianugerahi Gelar Doktor Honoris Causa dari University of Dundee

  • June 28, 2026
Rektor UGM Dianugerahi Gelar Doktor Honoris Causa dari University of Dundee