
ARSITEK Republik Demokratik Kongo Sebastien Desabre tidak bisa menutupi kegembiaraannnya seusai tim besutannya menahan imbang Portugal 1-1 pada laga pembuka Grup K Piala Dunia 2026 di Houston Stadium, Amerika Serikat, Kamis.
Desabre menilai para pemainnya menunjukkan komitmen dan pengorbanan luar biasa dalam menghadapi salah satu favorit juara itu.
“Kami menjalankan rencana permainan seperti yang kami inginkan, mencetak gol dari situasi bola mati, dan sejujurnya saya bangga kepada para pemain,” kata Desabre selepas laga
Dalam laga itu, Kongo tertinggal lebih dulu lewat gol Joao Neves pada menit ke-6. Namun, The Leopards bangkit untuk menyamakan kedudukan melalui tandukan Yoane Wissa menjelang akhir babak pertama.
“Mereka mewakili Kongo dengan cara yang sangat positif dan seluruh negara pantas merasakan kebanggaan ini,” ujar Desabre.
Belajar banyak
Kontras, juru taktik Portugal, Roberto Martinez mengaku kehilangan fokus setelah unggul cepat. Kondisi itu berhasil dimanfaatkan Kongo dan selanjutnya situasi menjadi sulit untuk mereka.
“Kami memulai pertandingan dengan sangat baik. Mencetak gol seharusnya menjadi momen yang bagus bagi kami, tetapi tidak terjadi demikian,” ujar Martinez.
“Meski begitu saya tetap puas dengan sikap tim. Kami bisa belajar dan berkembang banyak dari laga ini,” lanjut arsitek asal Spanyol itu.
Senada, gelandang Portugal, Joao Neves juga berharap timnya bisa bangkit dalam dua laga tersisa di fase grup.
“Saya sedikit kecewa dan sedih pada hasil itu. Tapi saya pikir kami sudahmelakukan pekerjaan yang baik. Ada hal-hal yang harus diperbaiki seperti biasa,” ujar Neves
Kami akan meningkatkan (permainan), kami akan melihat permainan tadi dan menganalisanya dengan lebih detail,” imbuh pemain PSG itu. (*/FIFA/M-01)







