Taklukan Persija, Persib Juara Paruh Musim Super League

PERSIB Bandung akhirnya berhasil mengunci gelar juara paruh musim Super League. Kesuksesan Persib itu didapat setelah menaklukkan Persija 1-0 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (11/1).

Satu-satunya golkemenangan Persib dicetak Beckham Putra  pada menit kelima. Tambahan tiga poin membuat Persib mengoleksi 38 poin, unggul satu angka atas Borneo FC. Sedangkan Persija bercokol di posisi ketiga dengan 35 poin.

Menanggapi hasil tersebut, Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengajak seluruh bobotoh untuk merayakan kemenangan dengan tertib dan penuh tanggung jawab.

Ia mengingatkan agar euforia kemenangan tidak diiringi dengan tindakan yang dapat mengganggu ketertiban umum.

Nonton bareng

Bobotoh rayakan kemenangan Persib atas Persija.(foto: Diskominfo kota Bandung)

“Silakan rayakan kemenangan Persib dengan penuh kegembiraan, tetapi tetap jaga ketertiban,” tuturnya.

Euforia kemenangan Persib pun terasa di berbagai sudut Kota Bandung. sebanyak 30 kecamatan dan 151 kelurahan menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) yang berlangsung meriah namun kondusif, sebagai bentuk dukungan kepada tim kebanggaan Kota Bandung tersebut.

Meski demikian, Farhan kembali mengimbau, agar tidak ada konvoi atau pawai kendaraan di jalanan, baik saat maupun setelah Persib meraih kemenangan. Perayaan yang berlebihan di ruang publik berpotensi mengganggu kelancaran lalu lintas dan keselamatan pengguna jalan lainnya.

BACA JUGA  Umuh Sebut Pemain yang Bawa Persib Juara Mestinya Dipertahankan 

“Prestasi Persib adalah kebanggaan kita semua. Mari kita jaga Kota Bandung tetap aman dan nyaman sebagai rumah bagi seluruh warganya,” imbuhnya.

Menjaga kondusivitas

Bobotoh rayakan kemenangan Persib atas Persija.(foto: Diskominfo kota Bandung)

Sementara itu euforia laga klasik Persib  kontra Persija terasa menggema hingga ke tingkat kewilayahan. Apalagi Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memfasilitasi antusiasme bobotoh dengan menggelar nonton bareng (nobar) serentak di 30 kecamatan.

Langkah ini bukan sekadar agenda hiburan, melainkan strategi menjaga kota tetap kondusif di tengah tingginya animo pertandingan sarat gengsi tersebut.

Di Kecamatan Cibeunying Kidul, suasana persiapan nobar sudah terasa sejak sehari sebelumnya. Meski informasi nobar terbilang mendadak, jajaran kewilayahan bergerak cepat.

Persiapan mendadak

Operator komputer kecamatan, Kiki, menyebut persiapan dilakukan sejak malam hari.

“Persiapannya memang singkat, baru disiapkan semalam karena informasinya juga mendadak dari media sosial. Tapi alhamdulillah sekarang sudah siap, tinggal menunggu warga datang,” ujarnya.

BACA JUGA  Persebaya Resmi Pecat Pelatih Kepala Eduardo Perez

Antusiasme warga terlihat jelas dari media sosial. Banyak warga bertanya soal jam pelaksanaan hingga waktu berkumpul. Bahkan, panitia mengimbau warga sudah hadir sejak pukul 14.30 WIB agar kegiatan berjalan tertib dan terlihat oleh masyarakat sekitar.

Namun di balik semangat itu, Kiki menegaskan pesan penting, nobar adalah solusi aman bagi bobotoh yang tidak mendapatkan tiket.

“Untuk warga yang tidak punya tiket, jangan memaksakan ke stadion. Lebih baik nobar di wilayah masing-masing saja, lebih aman dan kondusif,” tegasnya.

Berantas calo

Sebagai bobotoh, Kiki tak menampik ada rasa ingin menonton langsung ke stadion. Ia pun menyuarakan harapan klasik bobotoh Bandung, tiket yang lebih mudah diakses dan bebas calo.

“Kalau bisa ke depan tiketnya lebih dipermudah, akses ke stadion juga diperbaiki. Soal calo ini sudah gila, ada yang sampai Rp2,5 juta per tiket,” keluhnya.

Sementara itu, atmosfer serupa terasa di Kelurahan Braga. Operator komputer kelurahan, Andri, mengaki sudah menyiapkan sosialisasi nobar sejak sehari sebelumnya melalui poster, pamflet, media sosial, hingga grup WhatsApp warga dan para ketua RW.

BACA JUGA  Pemain Persib Diminta Fokus dan tidak Remehkan Persijap

“Sejak kemarin kita sudah sebar informasi. Alhamdulillah persiapan lancar dan warga siap mendukung Persib,” ujarnya.

Program Pemkot

Respons warga pun sangat positif. Bahkan, sebagian RW memilih menggelar nobar secara mandiri di lingkungannya masing-masing. “Di RW 6 Jalan Kejaksaan juga ada nobar. Jadi warga bisa nonton dekat rumah, tidak harus ke stadion,” imbuhnya

Menilai kebijakan nobar serentak di 30 kecamatan, Andri menyebut program Pemkot Bandung sangat tepat, mengingat laga Persib melawan Persija selalu menyedot emosi dan perhatian publik.

“Ini pertandingan krusial, laga klasik. Nobar ini jadi wadah menyalurkan animo bobotoh dengan cara yang lebih aman dan tertib,” ujarnya. (zahra/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Menlu Sugiono Sambut Kembalinya 9 WNI yang Ditahan Israel

SEBANYAK warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban penahanan Israel kembali ke Tanah Air pada Minggu sore. Mereka kembali melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) Tangerang, Banten. Kesembilan WNI yang bergabung…

PLN Pastikan Kelistrikan di Sumatera Sudah Pulih

PT PLN (Persero) menegaskan bahwa sistem kelistrikan di Sumatera yang sempat padam total atau blackout pada Jumat (22/5), kini telah kembali normal. Menurut pihak PLN hingga Minggu pukul 06.00 WIB,…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Menlu Sugiono Sambut Kembalinya 9 WNI yang Ditahan Israel

  • May 24, 2026
Menlu Sugiono Sambut Kembalinya 9 WNI yang Ditahan Israel

PLN Pastikan Kelistrikan di Sumatera Sudah Pulih

  • May 24, 2026
PLN Pastikan Kelistrikan di Sumatera Sudah Pulih

Pemerintah Seriusi Pembangunan Kereta Api di Kalimantan

  • May 24, 2026
Pemerintah Seriusi Pembangunan Kereta Api di Kalimantan

Lautan Massa Birukan Kota Bandung dalam Konvoi Persib

  • May 24, 2026
Lautan Massa Birukan Kota Bandung dalam Konvoi Persib

Pesta Juara Persib Sisakan Puluhan Ton Sampah

  • May 24, 2026
Pesta Juara Persib Sisakan Puluhan Ton Sampah

Masinis Diminta Sering Bunyikan Klakson saat Konvoi Persib

  • May 24, 2026
Masinis Diminta Sering Bunyikan Klakson saat Konvoi Persib