48 Napi Berbahaya di Lapas Jatim Dipindah ke Nusakambangan

SEBANYAK 48 narapidana kategori high risk dari tujuh lembaga pemasyarakatan di Jawa Timur dipindahkan ke Lapas High Risk Karanganyar, Nusakambangan, Jawa Tengah pada Kamis (14/11) dini hari WIB. Pemindahan tersebut dilakukan untuk menjaga kondusifitas di dalam lapas.

Diungkapkan Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Jatim, Heri Azhari, pelaksanaan pemindahan 48 orang napi itu dilakukan tengah malam. Rombongan transit terlebih dulu di Lapas Pemuda kelas II A Madiun Jalan Yos Sudarso Kota Madiun hingga menjelang pukul 03.00 WIB.

“Mayoritas merupakan narapidana kasus narkoba ada 43 orang. Pemindahan ini dalam upaya keamanan dari resiko gangguan stabilitas dalam lapas,” kata Heri yang memimpin langsung pemberangkatan.

BACA JUGA  18.244 Narapidana Jabar Dapat Remisi Khusus Idulfitri

Selain napi kasus narkoba, kata dia, terdapat tiga orang napi kasus pencurian dan perampokan. Adapun napi dengan kasus pembunuhan dan perlindungan anak masing-masing satu orang.

“Semuanya berasal dari tujuh lapas besar di Jatim dan merupakan bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban di dalam lapas,” kata Heri.

Lebih terkontrol

Sementara itu, Kakanwil Kemenkumham Jatim Heni Yuwono mengatakan, para napi yang dipindahkan memiliki rekam jejak yang berpotensi mengganggu stabilitas di lapas asal. Sehingga mereka harus dipindahkan ke lapas yang pengamanannya maksimum.

Jika dikelompokkan berdasarkan lapas asal, Lapas Pemuda Madiun menyumbang paling banyak yakni 18 napi. Lalu Lapas Kelas I Madiun (14 orang). Adapun Lapas I Surabaya dan Lapas Pamekasan masing-masing enam napi.

BACA JUGA  Kemenkumham Jatim Siap Fasilitasi Kejagung Periksa Ronald Tannur

Dua orang napi dipindahkan dari Lapas Sidoarjo dan Lapas Narkotika Pamekasan. Sedangkan Lapas I Malang menyumbang satu napi yang ikut dalam rombongan.

“Dengan dipindahkan ke Nusakambangan, diharapkan pengawasan terhadap mereka lebih terkontrol,” kata Heni.

Heni menambahkan, para napi ini akan menempati kamar one man one cell. Artinya dalam satu kamar hanya diisi satu napi. Pengamanannya super ketat.

Tidak membaik

Pemindahan puluhan napi ke Lapas Super Maximum Security itu, kata Heni, sudah berdasarkan penilaian selama mereka menjalani masa penahanan. Saat berada di dalam lapas, kelakuan mereka dinilai tidak bertambah baik, sehingga mereka dipindahkan.

“Mereka sebelumnya sudah dilakukan asesmen penilaian terhadap warga binaan. Jadi mereka selama pembinaan menurut pengamatan kami tidak mengikuti program kerja yang sudah kami laksanakan,” kata Heni.

BACA JUGA  Sambut HUT ke-79 RI, Pj Gubernur Jateng Beri Remisi 7.953 Napi

“Sehingga kami memindahkan ke lapas yang levelnya lebih tinggi yaitu super maximum security. Kalau yang di kewilayahan yaitu levelnya medium security,” pungkas Heni. (OTW/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

GMKI Desak Kapolres Kebut Penyelidikan Kebakaran Pasar Dwikora

GERAKAN  Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Pematangsiantar-Simalungun mendesak Kapolres Pematangsiantar untuk mempercepat  proses penyelidikan kebakaran pasar tradisional Pasar Dwikora Parluasan. Kebakaran yang terjadi pada 18 Juni 2026 sekitar pukul 03.05 WIB…

Presiden Usulkan Calon Tunggal untuk Gubernur BI

MENTERI Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto sudah mengusulkan satu nama untuk calon Gubernur Bank Indonesia (BI). Usulan itu sudah disampaikan melalui Surat Presiden ke pimpinan DPR…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Ketika Ilmu Pengetahuan Melintasi Sekat Iman dan Keyakinan

  • August 12, 2026
Ketika Ilmu Pengetahuan Melintasi Sekat Iman dan Keyakinan

Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan UII Ganti Nama Jadi FTDI

  • August 12, 2026
Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan UII Ganti Nama Jadi FTDI

GMKI Desak Kapolres Kebut Penyelidikan Kebakaran Pasar Dwikora

  • August 12, 2026
GMKI Desak Kapolres Kebut Penyelidikan Kebakaran Pasar Dwikora

Polda Jateng Beri Penghargaan kepada 49 Insan Berprestasi

  • August 11, 2026
Polda Jateng Beri Penghargaan kepada 49 Insan Berprestasi

Antisipasi Karhutla, Polda Sulsel Gelar Apel Pasukan

  • August 11, 2026
Antisipasi Karhutla, Polda Sulsel Gelar Apel Pasukan

Dieng Culture Festival 2026 Siap Beri Pengalaman Berbeda

  • August 11, 2026
Dieng Culture Festival 2026 Siap Beri Pengalaman Berbeda