
PENYERANGAN sepihak Amerika Serikat terhadap Venezuela dan penangkapan Presiden Nicolas Maduro memicu keprihatinan dunia internasional. Sekjen PBB Antonio Guterres mengaku khawatir dengan situasi tersebut.
Juru Bicara Sekjen PBB Guterres, Stephane Dujarric, mengatakan Guterres prihatin dengan aksi militer AS di Venezuela. Dia mengatakan Guterres meminta semua pihak menghormati hukum internasional.
“Terlepas dari situasi di Venezuela, perkembangan ini merupakan preseden yang berbahaya. Sekretaris Jenderal terus menekankan pentingnya penghormatan penuh, oleh semua pihak, terhadap hukum internasional, termasuk Piagam PBB,” ujarnya.
Kecaman keras
Kecaman keras juga datang dari China. Mereka pun mendesak Amerika Serikat mematuhi hukum internasional dan menghentikan pelanggaran terhadap kedaulatan serta keamanan negara lain.
“China mengecam keras penggunaan kekuatan secara terang-terangan oleh Amerika Serikat terhadap negara berdaulat serta tindakan terhadap presidennya,” tegas juru bicara China.
Ia menambahkan bahwa tindakan hegemonik Amerika Serikat itu secara serius melanggar hukum internasional, mencederai kedaulatan Venezuela, serta mengancam perdamaian dan keamanan di kawasan Amerika Latin.
Reaksi dunia
Selain China, sejumlah pemimpin dunia juga bereaksi keras terhadap langkah Trump. Presiden Brasil Luiz Inacio Lula Da Silva terang-terangan mengecam serangan tersebut.
“Pemboman di wilayah Venezuela dan penangkapan presidennya telah melampaui batas yang tidak dapat diterima. Tindakan ini merupakan penghinaan serius terhadap kedaulatan Venezuela dan merupakan preseden yang sangat berbahaya bagi seluruh komunitas internasional,” kata Lula, Minggu (4/1/2026).
Kanselir Jerman Friedrich Merz menyebut pentingnya peninjauan dari kerangka hukum internasional dalam melihat aksi intervensi AS terhadap pemerintahan Venezuela. Dia mengingatkan ketidakstabilan politik di Venezuela harus dihindari.
“Penilaian hukum terhadap intervensi AS itu kompleks dan membutuhkan pertimbangan yang cermat. Hukum internasional tetap menjadi kerangka kerja yang memandu. Pada tahap ini, ketidakstabilan politik di Venezuela harus dihindari. Tujuannya adalah transisi yang tertib menuju pemerintahan terpilih,” ujar Merz.
Kritik dari dalam negeri
Selain dari luar negeri, kecaman terhadap Trump juga datang dari Wali Kota New York Zohran Mamdani. Ia menyebut apa yang dilakukan AS merupakan pelanggaran hukum federal dan internasional.
“Menyerang negara berdaulat secara sepihak adalah tindakan perang dan pelanggaran hukum federal dan internasional,” katanya. (*/N-01)








