Dampak Diabetes di Semua Tahap Kehidupan

KASUS diabetes di Indonesia terus menunjukkan tren peningkatan sejalan dengan lonjakan global. WHO mencatat secara global ada 422 juta orang dewasa hidup dengan diabetes pada 2014, naik hampir empat kali lipat dibanding 1980. Peningkatan tercepat terjadi di negara berpendapatan rendah dan menengah, termasuk Indonesia.

Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) dan data Kemenkes juga menunjukkan prevalensi diabetes di Indonesia meningkat dalam beberapa tahun terakhir, dipicu pola makan tidak sehat, kurang aktivitas fisik, serta tingginya angka kelebihan berat badan dan obesitas.

Diabetes menjadi salah satu penyebab utama kebutaan, gagal ginjal, penyakit jantung, stroke, hingga amputasi. WHO menegaskan bahwa perubahan gaya hidup seperti konsumsi makanan sehat, aktivitas fisik rutin, dan berhenti merokok dapat mencegah atau menunda diabetes tipe 2. Pemeriksaan berkala dan pengobatan teratur penting untuk menghindari komplikasi.

BACA JUGA  Serius! Hanya 1 dari 5 Penderita Hipertensi yang Terkendali

Indonesia turut memperingati Hari Diabetes Sedunia setiap 14 November, yang ditetapkan Majelis Umum PBB melalui Resolusi 61/225. Momentum ini digunakan untuk meningkatkan kesadaran publik dan mendorong pemerintah memperkuat kebijakan pencegahan serta layanan penanganan diabetes.

Dampak Diabetes di Semua Tahap Kehidupan

WHO menyoroti bahwa diabetes dapat menyerang masyarakat di setiap fase kehidupan masa kanak-kanak, usia produktif, hingga lanjut usia. Di Indonesia, jumlah penderita diabetes usia muda juga terus bertambah, seiring perubahan gaya hidup dan pola konsumsi yang semakin tidak sehat.

Tema peringatan tahun ini, Diabetes di Semua Tahap Kehidupan,” menekankan pentingnya layanan kesehatan yang terpadu, lingkungan yang mendukung, serta edukasi kesehatan yang berkelanjutan. WHO menyerukan agar setiap negara, termasuk Indonesia, meningkatkan deteksi dini, memperluas akses pengobatan, serta memperkuat edukasi untuk mencegah komplikasi jangka panjang.

BACA JUGA  WHO: Indonesia Resmi Akhiri KLB Polio Tipe 2

Jenis-Jenis Diabetes

  • Diabetes tipe 1: pankreas tidak memproduksi insulin.
  • Diabetes tipe 2: tubuh tidak menggunakan insulin secara efektif, biasanya terkait kelebihan berat badan dan kurang aktivitas fisik—jenis yang paling banyak terjadi di Indonesia.
  • Diabetes gestasional: diabetes yang muncul pertama kali saat kehamilan. (WHO/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

111 Orang Dilaporkan Tewas dalam Gempa di Kolombia

BENCANA gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,4  mengguncang Kolombia bagian barat pada Senin waktu setempat. Akibatnya sebanyak 111 orang tewas  dalam bencana tersebut. Menurut Kolombia, Presiden Abelardo De la Espriella, pihaknya…

Jumlah Korban Meninggal saat Gempa di Jepang Jadi 38 Orang

GEMPA bumi bermagnitudo 7,1 yang melanda Jepang, pekan lalu, masih menyisakan duka. Ribuan warga disebut masih bertahan di tempat-tempat pengungsian. Sementara itu, jumlah korban tewas meningkat menjadi 38 orang. Menurut…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Bupati Garut Konsultasi ke Kementan Soal Irigasi dan Pertanian

  • August 19, 2026
Bupati Garut  Konsultasi ke Kementan Soal Irigasi dan Pertanian

DKPP Jabar Salurkan Bibit Sapi Potong ke Tiga Kabupaten

  • August 19, 2026
DKPP Jabar Salurkan Bibit Sapi Potong ke Tiga Kabupaten

Tim Fapet UGM Juara 1 Best Presentation dan Best Creative Video

  • August 19, 2026
Tim Fapet UGM Juara 1 Best Presentation dan Best Creative Video

Tiga Calon Rektor UPN Veteran Yogyakarta Lolos Tahap Penyaringan

  • August 19, 2026
Tiga Calon Rektor UPN Veteran Yogyakarta Lolos Tahap Penyaringan

Wisuda Sarjana dan Sarjana Terapan UGM dengan Jumlah Terbanyak

  • August 19, 2026
Wisuda Sarjana dan Sarjana Terapan UGM dengan Jumlah Terbanyak

Aksi Pencurian Motor Konsumen Minimarket di Sidoarjo Terekam CCTV

  • August 19, 2026
Aksi Pencurian Motor Konsumen Minimarket di Sidoarjo Terekam CCTV