
KONFLIK bersenjata antara Thailand dengan Kamboja makin sengit. Setelah Thailand mengklaim Kamboja menembakkan sejumlah roket ke wilayahnya, Bangkok lalu membalas dengan meluncurkan jet tempur ke wilayah konflik.
Bukan itu saja, Thailand juga meluncurkan sejumlah jet tempurnya dan menargetkan situs-situs militer Kamboja di perbatasan.
Komando militer regional ke-2 Thailand menyatakan dalam unggahan di Facebook bahwa jet tempur F-16 telah dikerahkan dalam operasi ini. Militer juga mengeklaim telah menghancurkan dua markas militer regional Kamboja.
Juru bicara militer Thailand Richa Suksuwanont menyatakan serangan udara ini diluncurkan hanya untuk menargetkan situs-situs militer.
Titik terendah
Sebaliknya Kementerian Pertahanan Kamboja menuduh bahwa justru pasukan Thailand yang pertama kali menembak, dan tentara Kamboja hanya membalas dalam rangka membela diri.
Thailand memutuskan untuk menarik pulang duta besarnya dari Kamboja. Bangkok juga akan mengusir duta besar Kamboja.
Hubungan bilateral antara kedua negara kini berada pada titik terendah dalam lebih dari satu dekade.
Rapat PBB
Ketegangan antara kedua negara tetangga RI yang kebetulan juga anggota ASEAN tersebut tentu saja mengkhawatirkan. Sebab hal itu akan berdampak pada stabilitas kawasan.
Dewan Keamanan PBB sendiri menurut rencana akan menggelar pertemuan tertutup pada Jumat pukul 19:00 GMT atau Sabtu pukul 02:00 WIB menyusul eskalasi ketegangan antara Thailand dan Kamboja. Hal itu diungkapkan Perwakilan Pakistan. (*/N-01)







