Pemilihan Presiden Korea Selatan Dijadwalkan 3 Juni

PEMILIHAN Presiden Korea Selatan dijadwalkan berlangsung pada 3 Juni 2025. Pilpres ini merupakan pemilihan mendadak yang diselenggarakan setelah pemakzulan dan pencopotan Presiden Yoon Suk Yeol oleh Mahkamah Konstitusi pada 4 April 2025. Sesuai dengan konstitusi Korea Selatan, pilpres harus diadakan dalam waktu 60 hari setelah jabatan presiden kosong secara permanen.

Latar Belakang

Pemilihan Presiden Korea Selatan dipercepat dari jadwal semula pada Maret 2027 karena krisis politik yang dipicu oleh deklarasi darurat militer oleh Presiden Yoon pada Desember 2024. Tindakan tersebut menyebabkan pemakzulannya oleh parlemen dan akhirnya pencopotan oleh Mahkamah Konstitusi.

Kandidat Utama

  1. Lee Jae-myung – Mantan pemimpin Partai Demokrat dan anggota parlemen. Ia menjadi kandidat unggulan dari kubu liberal, meskipun tengah menghadapi proses hukum terkait dugaan pelanggaran hukum pemilu.
  2. Kim Moon-soo – Mantan Menteri Tenaga Kerja dan kandidat resmi dari Partai Kekuatan Rakyat (PPP). Ia dikenal sebagai tokoh konservatif yang menekankan reformasi pensiun dan penguatan aliansi militer dengan AS.
  3. Han Duck-soo – Mantan Perdana Menteri dan Presiden Sementara yang mengundurkan diri untuk mencalonkan diri sebagai kandidat independen. Han mengusulkan reformasi konstitusi dan berjanji akan mengundurkan diri di tahun ketiga masa jabatannya jika amandemen disahkan.
BACA JUGA  Serial GBRB Siap Hadir Di Musim Baru Dengan 4 Pemain Tetap

Proses Pemilu

Kampanye resmi dimulai pada 12 Mei dan berakhir pada 2 Juni 2025. Tidak seperti pemilu reguler yang memberikan masa transisi dua bulan, presiden terpilih pada 3 Juni akan langsung dilantik keesokan harinya.

Situasi Politik

Pemilu ini berlangsung di tengah ketidakstabilan politik yang signifikan. Selain pemakzulan presiden sebelumnya, beberapa pejabat tinggi lainnya juga mengundurkan diri atau menghadapi ancaman pemakzulan, termasuk Menteri Keuangan dan Perdana Menteri. (*/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Trump Diklaim Siap Cairkan Aset Iran Senilai US$24 miliar

PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump disebut-sebut telah menyetujui pencairan aset Iran senilai US$24 miliar (sekitar Rp428,64 triliun) yang selama ini dibekukan. Pernyataan itu disampaikan penasihat senior Pemimpin Tertinggi Iran Ali…

Menlu Iran Optimistis Segera Capai Kesepakatan dengan AS

MENTERI Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mereka kini berada pada tahap paling dekat untuk mencapai kesepakatan dengan Amerika Serikat. Meski begitu dia meminta media untuk tidak berspekulasi mengenai isi kesepakatan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Trump Diklaim Siap Cairkan Aset Iran Senilai US$24 miliar

  • June 13, 2026
Trump Diklaim Siap Cairkan Aset Iran Senilai US$24 miliar

Gilas Paraguay 4-1 di Laga Pertama, AS Puncaki Klasemen

  • June 13, 2026
Gilas Paraguay 4-1 di Laga Pertama, AS Puncaki Klasemen

Perpanjangan Usia Pensiun Polisi Bisa Timbulkan Penyalahgunaan Kewenangan

  • June 13, 2026
Perpanjangan Usia Pensiun Polisi Bisa Timbulkan Penyalahgunaan Kewenangan

BPBD Sidoarjo Pastikan Tanggul Lapindo Aman, Asal tidak Hujan Deras

  • June 13, 2026
BPBD Sidoarjo Pastikan Tanggul Lapindo Aman, Asal tidak Hujan Deras

PPLS Didesak Antisipasi Ancaman ‘Land Subsidence’ di Tanggul Lapindo

  • June 13, 2026
PPLS Didesak Antisipasi Ancaman ‘Land Subsidence’ di Tanggul Lapindo

Kecelakaan Beruntun di Bypass Krian, Seorang Pemotor Meninggal

  • June 13, 2026
Kecelakaan Beruntun di Bypass Krian, Seorang Pemotor Meninggal