Menko Pangan Minta Ekspor CPO Langsung ke Negara Pembeli tidak Pakai Perantara

  • Ekonomi
  • November 4, 2026
  • 0 Comments

MENTERI Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan minta ekspor crude palm oil (CPO) atau minyak sawit mentah dilakukan secara langsung ke negara pembeli, tanpa harus melalui negara perantara. Tujuannya agar indonesiq memperoleh nilai jual yang lebih tinggi.

Zulkifli menilai selama ini pola perdagangan sejumlah komoditas strategis Indonesia, seperti kelapa sawit, nikel, dan timah, masih belum memberikan keuntungan optimal. Hal itu lantaran  sebagian ekspor Indonesia dilakukan melalui negara tetangga.

“Kita ingin menjadi negara maju, berdaulat. Saya kadang kesal juga. Indonesia produksi CPO terbesar, nikel, timah terbesar, tapi ekspornya lewat negara tetangga,” kata Zulkifli  dikutip antaranews di Batam, Rabu.

Ia mencontohkan perdagangan CPO yang menurutnya memiliki selisih harga cukup besar antara harga jual Indonesia kepada negara tetangga dan harga di pasar tujuan.

BACA JUGA  Bantuan Pangan untuk Warga Terdampak Banjir Pekalongan

“Harga CPO Rp27.000, kita jual ke tetangga Rp15.000. Berarti kita rugi Rp13.000. Bertahun-tahun. Kita tidak mau lagi masa bodoh terus. Kita ingin ekspor langsung,” tegasnya.

Rantai distribusi

Menurut Zulkifli, persoalan tersebut bukan sekadar menyangkut perdagangan, tetapi juga kemampuan Indonesia mengendalikan rantai distribusi dan memperoleh nilai tambah dari kekayaan alam sendiri.

Ia juga menyinggung sejumlah persoalan yang dinilai memperlihatkan posisi Indonesia kerap dirugikan, mulai dari isu kebakaran hutan dan lahan (karhutla), antrean BBM di Bali, hingga tekanan terhadap pasar keuangan Indonesia oleh Morgan Stanley Capital International (MSCI).

“Kalau ada apa-apa, kita Indonesia, yang rugi,” katanya. (*/M-01)

BACA JUGA  Peremajaan 513 Ribu Hektare Sawit Hadapi Kendala

Related Posts

Dorong Logistik Berkelanjutan, Angkutan Kontainer Bidik Pertumbuhan 8,5%

PENGEMBANGAN layanan logistik ramah lingkungan atau green freight service menjadi strategi baru untuk memperkuat pertumbuhan bisnis angkutan kereta api kontainer. Selain meningkatkan daya saing bisnis, inisiatif ini diarahkan untuk mendorong…

Diversifikasi Bisnis, Kalog Kembangkan Pergudangan di Bandung dan Purwokerto

KAI Logistik (Kalog) melakukan diversifikasi bisnis melalui pengembangan dua pergudangan di Bandung dan Purwokerto yang ditargetkan rampung pada akhir 2026. Hal itu merupakan langkah perusahaan dalam memperluas portofolio bisnis sekaligus…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Menko Pangan Minta Ekspor CPO Langsung ke Negara Pembeli tidak Pakai Perantara

  • November 4, 2026
Menko Pangan Minta Ekspor CPO Langsung ke Negara Pembeli tidak Pakai Perantara

Pecat Listyo, Presiden Prabowo Tunjuk Ariyo Windutomo Sebagai Plt KSP

  • November 4, 2026
Pecat Listyo, Presiden Prabowo Tunjuk Ariyo Windutomo Sebagai Plt KSP

BPBD Bandung Petakan Wilayah Rawan Bencana Masuki Musim Penghujan

  • November 4, 2026
BPBD Bandung Petakan Wilayah Rawan Bencana Masuki Musim Penghujan

Klub-klub Raksasa Eropa Berjaya, Indonesia Ikut Bergema

  • November 4, 2026
Klub-klub Raksasa Eropa Berjaya, Indonesia Ikut Bergema

Diduga Terobos Lampu Merah, Dua Warga Godean Meninggal Dunia

  • November 4, 2026
Diduga Terobos Lampu Merah, Dua Warga Godean Meninggal Dunia

PSMS Tahan Persija, Arema Gulung Rans Nusantara

  • November 4, 2026
PSMS Tahan Persija, Arema Gulung Rans Nusantara