Dukung Kemandirian Pangan, Peneliti Kembangkan Padi Gamagora

UNTUK mendukung produktivitas padi sekaligus kemampuan adaptasi terhadap berbagai kondisi lingkungan, diperlukan varietas unggul. Untuk itulah para peneliti terus mengembangkan padi varietas unggul, salah satunya padi Gamagora.

Menurut peneliti varietas padi Gamagora, Prof. Dr. Ir. Taryono, M.Sc., varietas ini memang dirancang untuk bisa beradaptasi dengan berbagai konfisi lingkungan.

Menurutnya, lahan yang dimiliki oleh pondok pesantren tersebut memiliki modal kuat berupa ketersediaan lahan pertanian yang luas. Selain menjadi sarana pembelajaran bagi santri, lahan ini sangat potensial untuk produksi pangan skala besar.

“Melihat kondisi tanamannya, potensi hasil panen ini diprediksi mencapai di atas 8 ton per hektar. Pencapaian di atas rata-rata ini menjadi sebuah bukti bahwa pengembangan varietas tersebut mampu memperkuat kemandirian pangan,” jelasnya.

BACA JUGA  17 Peneliti UGM Masuk Daftar Top 2% Ilmuwan Berpengaruh Dunia

Manfaat ekonomi

Panen padi Gamagora. (Dok/Ist)

Taryono menjelaskan bahwa kemandirian pangan bukanlah sekadar menjadi petani subsistem yang hanya menanam untuk kebutuhan sendiri. Lebih dari itu, kemandirian pangan merupakan kemampuan suatu lembaga atau masyarakat untuk menghasilkan produk pangan secara mandiri, sehingga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitarnya.

“Prinsip dasar kemandirian pangan itu basisnya dari bawah, bisa di level rumah tangga, kelompok, hingga desa. Jika pesantren sudah mandiri pangan dan kebutuhan tercukupi, mereka mampu menggerakan roda ekonomi sendiri,” ujarnya.

Melalui pendekatan berbasis edukasi dan kolaborasi ini, pengembangan budidaya padi Gamagora di Desa Bangkiling Raya menunjukkan bahwa upaya kemandirian pangan dapat diwujudkan secara konkret di tingkat komunitas.

BACA JUGA  KKN UGM Tanam Padi Gamagora di Enggano

Capaian produksi

Program tersebut diharapkan dapat menghasilkan capaian produksi yang positif dan mampu membangun kapasitas sumber daya manusia melalui keterlibatan aktif dalam setiap tahapan budidaya.

Seremoni panen padi Gamagora kali ini dihadiri Direktur Operasional PT Adaro Indonesia Wahyu Sulistyo, Kepala Teknik Tambang Deny Widihatmoko, Eksternal Relation Division Head Rinaldo Kurniawan, Kepala Deputi Division Head HSE Didik Triwibowo, Ketua Yayasan Amanah Bangun Negeri (YABN), Zuraida Murdia Hamdie dan Sekretaris YABN, Diah Restu Lestari. (Agt/N-01)

BACA JUGA  7 Dosen UGM Masuk Ilmuwan Berpengaruh Dunia

Dimitry Ramadan

Related Posts

Kewajiban Sertifikasi Halal UMKM Resmi Ditunda

PEMERINTAH akhirnya memutuskan untuk menunda kewajiban sertifikasi halal bagi pelaku UMKM berlangsung hingga 2028 mendatang. Keputusan itu diambil setelah merespon aspirasi dari para pelaku usaha dan target sertifikasi yang belum…

ICE 2026: Bahasa sebagai Pintu Masuk Kebudayaan

LEMBAGA Bahasa Internasional Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya, Universitas Indonesia (LIB FIB UI) menggelar acara International Culture Expo (ICE) 2026. Kegiatan yang diadakan di Kampus FIB, Depok, Jawa Barat, pada Sabtu…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

MU Dipermak Bournemouth di Old Trafford, Liverpool Menang di Anfield

  • October 26, 2026
MU Dipermak Bournemouth di Old Trafford, Liverpool Menang di Anfield

Kewajiban Sertifikasi Halal UMKM Resmi Ditunda

  • October 25, 2026
Kewajiban Sertifikasi Halal UMKM Resmi Ditunda

Indonesia Borong Tiga Gelar dari Turnamen Indonesia Masters

  • October 25, 2026
Indonesia Borong Tiga Gelar dari Turnamen Indonesia Masters

Singo Edan Ngamuk, Persib Redam Garudayaksa

  • October 25, 2026
Singo Edan Ngamuk, Persib Redam Garudayaksa

KAI Logistik Rampungkan Pengiriman 8 Unit KRL dari Banyuwangi ke Kalimas

  • October 25, 2026
KAI Logistik Rampungkan Pengiriman 8 Unit KRL dari Banyuwangi ke Kalimas

Peringati Hari Osteoporosis, Perwatusi Ajak Warga Rutin Bergerak

  • October 25, 2026
Peringati Hari Osteoporosis, Perwatusi Ajak Warga Rutin Bergerak