KAI Commuter Izinkan Penumpang Berbuka Puasa di Kereta

KAI Commuter mengizinkan penumpang yang menjalankan ibadah puasa untuk berbuka di dalam rangkaian Commuter Line selama Ramadan. Namun, pengguna diimbau tetap menjaga kenyamanan bersama.

VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, mengatakan sejumlah jadwal perjalanan Commuter Line bertepatan dengan waktu berbuka puasa.

“Untuk berbuka puasa di dalam Commuter Line, pengguna diimbau berbuka dengan makanan dan minuman ringan secara tidak berlebihan, serta menghindari makanan atau minuman yang berbau menyengat demi kenyamanan bersama,” ujar Karina di Yogyakarta, Kamis (19/2).

Ia menambahkan, petugas di dalam kereta maupun di area stasiun akan menginformasikan waktu berbuka puasa kepada para penumpang.

Selain itu, KAI Commuter juga menyediakan fasilitas water station atau dispenser air minum gratis yang dapat dimanfaatkan seluruh pengguna dengan membawa botol minum atau tumbler pribadi.

BACA JUGA  Rayakan Ramadan, BUMN Beri Santunan untuk Anak Yatim di Tasikmalaya

Selama Ramadan, layanan operasional Commuter Line di wilayah Yogyakarta-Solo tetap berjalan normal. Commuter Line Yogyakarta-Palur mengoperasikan 27 perjalanan per hari, sementara Commuter Line Prameks melayani 10 perjalanan setiap hari.

Untuk wilayah lain, seperti Jabodetabek, KAI Commuter mengoperasikan 1.065 perjalanan setiap hari mulai pukul 04.00 hingga 24.00 WIB. Sementara itu, Commuter Line Basoetta melayani 70 perjalanan per hari dan Commuter Line Merak sebanyak 14 perjalanan.

Karina juga mengingatkan para pengguna untuk disiplin menjaga kebersihan, termasuk tidak membuang sampah sembarangan, terutama sisa kemasan makanan dan minuman saat berbuka puasa di dalam kereta.

Penumpang diimbau membawa kembali sampahnya dan membuangnya di tempat sampah yang tersedia di stasiun tujuan. KAI Commuter juga terus mengajak seluruh pengguna untuk mematuhi aturan yang berlaku serta saling menghormati demi kenyamanan bersama selama Ramadan. (AGT/S-01)

BACA JUGA  Ribuan Warga Semarang Ramaikan Dugderan

Siswantini Suryandari

Related Posts

704 Anggota BPKal Sleman Terima BPJS Ketenagakerjaan

SELURUH anggota Badan Permusyawaratan Kalurahan (BPKal) se-Kabupaten Sleman resmi diikutsertakan dalam program BPJS Ketenagakerjaan. Sebanyak 704 anggota BPKal menerima kartu kepesertaan yang diserahkan oleh Bupati Sleman, Harda Kiswaya, di lingkungan…

#BeraniGundul 2026, Aksi Solidaritas untuk Anak Pejuang Kanker

MEMPERINGATI Bulan Peduli Kanker sekaligus Hari Kanker Anak Internasional (International Childhood Cancer Day) 2026 bertema “Childhood Cancer Demonstrating Impact”, Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia (YKAKI) Cabang Yogyakarta menggelar aksi solidaritas…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Unpad Tunggu Hasil Visum untuk Pastikan Pria yang Gantung diri

  • February 19, 2026
Unpad Tunggu Hasil Visum untuk Pastikan Pria yang Gantung diri

Rumput Laut Tropis Bisa Turunkan Emisi Metana Ternak

  • February 19, 2026
Rumput Laut Tropis Bisa Turunkan Emisi Metana Ternak

Prof. Tri Untari: Coronavirus Anjing tidak Bersifat Zoonosis

  • February 19, 2026
Prof. Tri Untari: Coronavirus Anjing tidak Bersifat Zoonosis

Soroti CSR dan DBH PT SOL, DPRD Taput Bentuk Pansus

  • February 19, 2026
Soroti CSR dan DBH PT SOL, DPRD Taput Bentuk Pansus

704 Anggota BPKal Sleman Terima BPJS Ketenagakerjaan

  • February 19, 2026
704 Anggota BPKal Sleman Terima BPJS Ketenagakerjaan

#BeraniGundul 2026, Aksi Solidaritas untuk Anak Pejuang Kanker

  • February 19, 2026
#BeraniGundul 2026, Aksi Solidaritas untuk Anak Pejuang Kanker