
SELAMA libur panjang Tahun Baru Imlek 2026 pada 14-17 Februari, sejumlah destinasi wisata unggulan yang dikelola InJourney Destination Management mencatat lonjakan kunjungan.
Di kawasan Candi Prambanan tercatat sebanyak 26.904 pengunjung. Sementara Ratu Boko dikunjungi 1.919 wisatawan dan Candi Borobudur sebanyak 15.644 pengunjung.
Selama periode libur tersebut, pengelola menghadirkan perpaduan harmonis antara kemegahan warisan sejarah dan kekayaan tradisi Tionghoa. Semangat Tahun Kuda Api dirayakan melalui berbagai agenda istimewa di Borobudur dan Prambanan.
Direktur Utama InJourney, Maya Watono, mengatakan atraksi barongsai menjadi salah satu daya tarik utama. Di Prambanan, pertunjukan ditampilkan oleh Paguyuban Barongsai Naga Winongo, sementara di Borobudur oleh Paguyuban Panbers Jogja.
“Atraksi ini tidak hanya sebagai hiburan, tetapi juga bentuk penghormatan dan pengenalan tradisi yang hidup di tengah masyarakat Indonesia,” ujar Maya dalam keterangan tertulis, Kamis (19/2).
Libur Imlek, wisata edukatif favorit wisatawan
Selain kawasan candi, Taman Mini Indonesia Indah (TMII) yang juga berada di bawah manajemen InJourney menghadirkan wisata ramah anak yang edukatif dan menyenangkan. Selama libur Imlek, TMII dipadati pengunjung yang menikmati pertunjukan barongsai, wushu dance, serta seni Bian Lian yang memperkaya nuansa oriental perayaan.
Destinasi ikonik Jakarta, Sarinah, turut menyajikan program khusus Imlek dengan atmosfer sarat simbol budaya. Sebagai cultural experience center, Sarinah menghadirkan ruang perayaan melalui rangkaian program seni budaya bertajuk Gema Prespera Nusantara yang menampilkan beragam ekspresi gerak dan bunyi.
Penumpang pesawat naik 10 persen
Di sektor aviasi, perayaan Imlek juga terasa di 37 bandara yang dikelola InJourney Airports melalui dekorasi tematik dan pertunjukan barongsai. Aktivasi ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam meningkatkan pengalaman pelanggan pada momentum besar nasional.
Pada periode 14-16 Februari 2026, pergerakan penumpang secara kumulatif di 37 bandara InJourney Airports mencapai 1,85 juta penumpang atau meningkat 10 persen dibandingkan rata-rata trafik normal Februari sebesar 1,67 juta penumpang. Sementara pergerakan pesawat naik sekitar 7 persen menjadi sekitar 13.000 penerbangan.
“Kami berkomitmen menghadirkan pengalaman perjalanan yang nyaman dan berkesan bagi setiap wisatawan, termasuk saat momentum libur nasional seperti perayaan Tahun Baru Imlek,” kata Maya.
Ia menambahkan, kenaikan trafik penerbangan dan kunjungan wisatawan di berbagai aset InJourney dapat dikelola optimal melalui kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam ekosistem aviasi dan pariwisata, sehingga setiap program yang dihadirkan mampu memperkaya makna perjalanan wisatawan. (AGT/S-01)







