KAI Wisata Perkenalkan Layanan Porter Digital

KAI Wisata sebagai anak perusahaan KAI (Persero) memberikan pengalaman mewah dan menarik untuk penumpang setia kereta wisata dengan layanan Porter Digital.

PT Kereta Api Pariwisata (KAI Wisata) menghadirkan solusi untuk masyarakat yang repot membawa barang bawaan di stasiun menuju kereta maupun sebaliknya dengan aplikasi e-Porter.

Saat ini aplikasi e-Porter terus mengembangkan sayap ke aplikasi Access by KAI yang sudah ada pada menu e-Porter saat ini masih sebatas pemesanan Porter Instan.

Hendy Helmy selaku Direktur Utama KAI Wisata mengatakan KAI Wisata hadirkan solusi praktis untuk masyarakat yang mudik naik kereta api dengan membawa barang-barang.

Barang-barang bawaan cukup ditangani oleh porter dipesan melalui Porter digital lewat aplikasi e-Porter atau Access by KAI.

BACA JUGA  Tri Perkuat dan Perluas Jaringan di DIY dan Jateng

“Kami memahami masyarakat dengan kebutuhan saat ini repot membawa barang bawaan saat mudik di stasiun dan Porter digital ini siap membawa barang bawaan Anda tanpa repot, ” kata Hendy.

Saat ini aplikasi e-Porter hanya dapat diunduh melalui Playstore khusus pengguna Android dan aplikasi ini dapat melakukan pemesanan terjadwal dari dalam kereta.

Porter Digital lebih efisien

Saat ini sedang dalam pengembangan pemesanan terjadwal dari dalam mobil menuju stasiun. Nantinya  Porter bisa langsung datang ke kendaraan yang ditumpangi oleh penumpang kereta api untuk membawakan barang bawaan.

Tidak hanya pemesanan terjadwal melalui aplikasi e-Porter. Saat ini e-Porter sudah bisa digunakan melalui aplikasi Access by KAI untuk pemesanan Instan dengan cara mencari titik kumpul Porter.

BACA JUGA  KAI Wisata Resmikan Luxury Lounge Lantai 2 Stasiun Yogyakarta

Kemudian pilih menu e-Porter dan klik langsung scan kode QR Barcode yang ada di porter. Setelah itu penumpang bisa santai tenang aman nyaman tanpa memikirkan barang bawaan yang berat.

“Harga Porter digital ini flat cukup membayar Rp38.000 barang bawaan anda sudah sampai dalam kereta maupun sebaliknya dengan aman dan maksimal. Porter membawa barang sebesar 50kg per/orang” tutup Hendy.

Tidak hanya mudah dan praktis beralih dari Porter manual ke digital namun juga sangat efisien. Penumpang cukup membayar Rp38.000 dengan kapasitas barang bawaan maksimal 50 kg. (Htm/S-01)

BACA JUGA  Tim Hi-Flex Runner-up Huawei Developer Competition Asia Pacific

Siswantini Suryandari

Related Posts

Bandara Juanda Sabet Penghargaan WISCA 2026

BANDARA Internasional Juanda di Kabupaten Sidoarjo mencatatkan prestasi perdana di bidang Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dengan meraih penghargaan World Safety Organization Indonesia Safety Culture (WISCA) 2026. Bandara di bawah…

Pemprov Jabar Komit Perkuat Pembangunan Ekonomi Berbasis Ekologi

GUBERNUR Jawa Barat Dedi Mulyadi mengungkapkan pentingnya kolaborasi Pemprov dengan Bank Indonesia (BI) guna memperkuat pembangunan yang berkeadilan dan berkelanjutan. Hal tersebut diungkapkan Dedi seusai menghadiri pengukuhan Kepala Perwakilan Bank…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Awal Gemilang Bhayangkara di AVC Men’s Volleyball Champions League

  • May 13, 2026
Awal Gemilang Bhayangkara di AVC Men’s Volleyball Champions League

Ibu dan Dua Anak Terkubur Longsor di Tanah Sepenggal, Seorang Meninggal

  • May 13, 2026
Ibu dan Dua Anak Terkubur Longsor di Tanah Sepenggal, Seorang Meninggal

Bandara Juanda Sabet Penghargaan WISCA 2026

  • May 13, 2026
Bandara Juanda Sabet Penghargaan WISCA 2026

Perkuat Identitas Budaya, PSNB Ajak Pemkab Sidoarjo Lestarikan Seni Nusantara

  • May 13, 2026
Perkuat Identitas Budaya, PSNB Ajak Pemkab Sidoarjo Lestarikan Seni Nusantara

Menjelajahi Bangkai Kapal Perang Dunia II di Perairan Tulamben Bali

  • May 13, 2026
Menjelajahi Bangkai Kapal Perang Dunia II di Perairan Tulamben Bali

Mengenali Apa Itu Hantavirus

  • May 13, 2026
Mengenali Apa Itu Hantavirus