Kemenkraf Susun Strategi Akselerasi Jakarta di Kancah Global

KEMENTERIAN Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Kemenkraf/Bekraf) tengah menyusun strategi akselerasi Jakarta ke kancah global.

Kemenkraf kolaborasi dengan Badan Perencana Pembangunan Daerah Khusus Jakarta (Bappeda DKJ) serta Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Daerah Khusus Jakarta (Disparekraf DKJ).

Pembahasan itu berlangsung dalam audiensi antara Kemenekraf dengan Bappeda DKJ dan Disparekraf DKJ di Gedung Sapta Pesona, Senin (13/1).

Menekraf/Kabekraf Teuku Riefky Harsya ditemani Wamenekraf Irene Umar menyambut langsung Kepala Bappeda DKJ Atika Nur Rahmania dan Kadisparekraf DKJ Andhika Permata.

“Dengan kondisi Provinsi Daerah Khusus Jakarta sebagai daerah prioritas utama pengembangan ekonomi kreatif di Indonesia, maka kolaborasi bisa terjalin,”  kata Menekraf Riefky.

Menurutnya tidak hanya sebatas pengembangan infrastruktur dan revitalisasi ruang publik saja.

BACA JUGA  158 Pelari Asing Ikut Bank Jateng Borobudur Marathon 2025

Pengembangan event dan festival tahunan harus rutin digelar untuk menampilkan karya kreatif lokal asli Jakarta.

Wamenekraf Irene menyetujui pembuatan calendar of event yang bisa disinergikan menuju Jakarta 500 tahun. Harapannya, 17 subsektor ekonomi kreatif bisa diselaraskan dalam konsep tematik.

“Sebenarnya Jakarta itu punya art. Kita bisa bawa komunitas dalam art event. Kegiatan ini bisa dilakukan secara berkala dan dinamis untuk mendukung aktivasi pelaku ekraf,” kata Wamenekraf Irene.

Promosi, pemasaran, dan perizinan dalam fasilitasi produk kreatif dari Jakarta juga harus disinergikan, ” kata Wamenekraf Irene.

Kepala Bappeda DKJ Atika mengungkapkan  peran penting dalam integrasi ekonomi yang mapan harus terkoneksi secara global.

BACA JUGA  Wonderful Indonesia Wellness 2025 Perkuat Wisata Wellness

Konsep cultural experience disebutnya bisa menjadi potensi yang unggul untuk dikembangkan menuju akselerasi Jakarta sebagai hub pariwisata, ekonomi kreatif, dan budaya.

“Kolaborasi dalam membangkitkan identitas Kota Jakarta menuju 500 Tahun Jakarta tentu butuh validasi dan standarisasi kualitas untuk pengembangan karakter dan kualitas karya ekonomi kreatif,” kata Atika.

“Kita akan memantik kreativitas warga Jakarta supaya lebih bergairah dan mencintai kotanya,” lanjutnya.

Kadisparekraf  Andhika Permata melihat pentingnya momentum demi memoles citra Jakarta tersebut.

Dia mengatakan kegiatan pengembangan kluster akan berjalan dalam pengembangan aspek ekonomi, budaya, kultural, politik, dan hal-hal kreatif lain. (AGT/S-01)

BACA JUGA  Kejari Samosir Pastikan Kawal Pembangunan Destinasi Wisata Super Prioritas

Siswantini Suryandari

Related Posts

Donasi untuk Keluarga James Van Der Beek Capai 2 Juta Dolar

KAMPANYE penggalangan dana melalui GoFundMe untuk keluarga aktor James Van Der Beek telah mengumpulkan dana sebesar 2 juta dolar AS, menyusul wafatnya sang aktor pada usia 48 tahun. Van Der…

Kemensos Gandeng BPS Cek 11 Juta PBI-JKN Nonaktif

KEMENTERIAN Sosial Republik Indonesia (Kemensos) menggandeng Badan Pusat Statistik (BPS) untuk melakukan ground check terhadap 11 juta Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dinonaktifkan. Langkah ini merupakan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Donasi untuk Keluarga James Van Der Beek Capai 2 Juta Dolar

  • February 13, 2026
Donasi untuk Keluarga James Van Der Beek Capai 2 Juta Dolar

Kemensos Gandeng BPS Cek 11 Juta PBI-JKN Nonaktif

  • February 13, 2026
Kemensos Gandeng BPS Cek 11 Juta PBI-JKN Nonaktif

Mensos Kerahkan Pendamping PKH Cek 11 Juta PBI-JK Nonaktif

  • February 13, 2026
Mensos Kerahkan Pendamping PKH Cek 11 Juta PBI-JK Nonaktif

Kemenag Perkuat Kolaborasi Nasional Zakat dan Wakaf 2026

  • February 13, 2026
Kemenag Perkuat Kolaborasi Nasional Zakat dan Wakaf 2026

Pemilik 24 Satwa Dilindungi Ditahan di Manado

  • February 13, 2026
Pemilik 24 Satwa Dilindungi Ditahan di Manado

Desi Safitri Raih IPK 3,95, Jadi Lulusan Terbaik S1 UNY

  • February 13, 2026
Desi Safitri Raih IPK 3,95, Jadi Lulusan Terbaik S1 UNY