927 Ratusan Ha Lahan Gambut di Muarojambi Terbakar

KOMUNITAS Konservasi Indonesia (KKI) Warsi melaporkan, hampir seribu hektare lahan gambut di Kecamatan Kumpeh, Kabupaten Muarojambi Provinsi Jambi terbakar.

Kebakaran lahan gambut merupakan hasil tangkapan satelit yang dihimpun Tim GIS (Geografic Information Systems) KKI Warsi sepanjang tiga hari terakhir.

Menurut Manager Komunikasi KKI Warsi Sukmareni,  kebakaran lahan gambut tersebut mencakup tiga wilayah desa yang dominan berlahan gambut.

Ketiga desa dimaksud, yakni Desa Rantau Panjang, Rondang dan Desa Londerang, Kecamatan Kumpeh.

Dari analisis citra Satelit Sentinel 2, yang dilakukan tim GIS Warsi, kebakaran ini terpantau telah menghanguskan areal seluas 927 hektare.

Kebakaran sebagian besar terpantau di lahan gambut dengan kedalaman satu meter hingga dua meter lebih.

BACA JUGA  160 Personel Manggala Agni Padamkan Karhutla di Riau

Koordinator Divisi GIS KKI Warsi  Askarinta Adi mengatakan pemantauan kebakaran gambut dilihat dari dua satelit yaity NAOO dan Sentinel 2.

“Dan 27 Agustus, terpantau memang ada kobaran api yang melanda wilayah itu,” jelasnya.

Menurutnya kebakaran lahan itu ketika ditumpangsusunkan dengan peta perizinan terindikasi berada di areal perusahaan perkebunan kelapa sawit.

Indikasi tersebut  dideteksi dari pemantauan sejumlah citra satelit  yang melintasi Jambi yaitu yaitu  NAOO 20, NOAA 21, Terra Aqua dan SNVV.

“Tangkapan Sentinel Dua yang mengindikasikan kebakaran, kita deliniasi (buat garis batas) sehingga luas kebakaran yang terjadi dapat diketahui,” kata Askarinta.

Ia  menjelaskan jika dilihat dari tangkapan citra ini, kebakaran di wilayah ini masih berkemungkinan meluas.

BACA JUGA  Menhut-Kapolri Ungkap Keberhasilan Tekan Karhutla 2025

Karena apinya masih terus bergeser ke arah utara, memasuki perbatasan Muarojambi dan Tanjung Jabung Timur, ke arah Desa Catur Rahayu.

Jika arah angin ke selatan, kemungkinan api akan cepat tertanggulangi, karena berbatasan langsung dengan Sungai Batanghari.

“Kita berharap Satgas Karhutla dan para pihak yang tengah berupaya memadamkan api ini mampu mengendalikan api dan mengembalikan langit biru kita,” harapnya.

Kebakaran hutan dan lahan Jambi telah muncul sejak Juli lalu. Analisis yang dilakukan selama hampir dua bulan ini, telah mengindikasikan karhutla di Jambi telah menghanguskan lebih dari 1.759 hektare. (Sal/S-01)

BACA JUGA  90 Perusahaan Pembakar Hutan dan Lahan Dapat Surat Peringatan KLHK

Siswantini Suryandari

Related Posts

Polresta Sleman Selidiki Kasus Pembuangan Bayi

SESOSOK bayi perempuan ditemukan di beranda sebuah rumah di Dusun Somosari, Ngrangsang RT 07/RW 04 Selomartani, Kalasan, Sleman, pada Minggu pagi. Berdasarkan keterangan saksi, In (61), perempuan, warga Selomartani, Kalasan,…

Muzani Tegaskan UUD 1945 tak Bisa Diubah Secara Gegabah

KETUA MPR RI Ahmad Muzani, menegaskan MPR tidak akan gegabah dalam melakukan perubahan terhadap UUD 1945. Namun mereka akan mendengarkan berbagai aspirasi, pandangan, pemikiran, ide, dan gagasan dari berbagai elemen…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Polresta Sleman Selidiki Kasus Pembuangan Bayi

  • September 27, 2026
Polresta Sleman Selidiki Kasus Pembuangan Bayi

Muzani Tegaskan UUD 1945 tak Bisa Diubah Secara Gegabah

  • September 27, 2026
Muzani Tegaskan UUD 1945 tak Bisa Diubah Secara Gegabah

Sleman Siap Gelar Musyawarah Kalurahan Pergantian Lurah Antarwaktu

  • September 27, 2026
Sleman Siap Gelar Musyawarah Kalurahan Pergantian Lurah Antarwaktu

Lulusan UPN Yogyakarta Diminta tidak hanya Fokus Kejar Karier

  • September 27, 2026
Lulusan UPN Yogyakarta Diminta tidak hanya Fokus Kejar Karier

Warisan tak Ternilai dan Kekal dari Prof Widagdo

  • September 27, 2026
Warisan tak Ternilai dan Kekal dari Prof Widagdo

Hadir di Bandung, MAPrivilege Tawarkan Beragam Benefit

  • September 27, 2026
Hadir di Bandung, MAPrivilege Tawarkan Beragam Benefit