Sukoharjo Selatan Waspadai Krisis Air Bersih

KEBERADAAN air bersih sulit dan langka di sejumlah pedesaan wilayah Sukoharjo selatan setiap musim kemarau tiba. Hal itu memantik keprihatinan Bupati Etik Suryani.

Ia pun memerintah para kepa desa di wilayah itu mencari sumber air, untuk diangkat dan disalurkan melalui instalasi perpipaan.

 “Arahan bupati, cara ini lebih solutif dan permanen di dalam menanggulangi krisis air bersih di sejumlah desa yang selalu terdampak kekeringan saat kemarau,” kata Kepala  Pelaksana BPBD Sukoharjo, Ariyanto Mulyatmojo kepada Mimbar Nusantara, di Sukoharjo, Rabu (7/8).

Tetapi di lapangan, sumber air yang dieksplorasi ke permukaan volumenya kecil dan saat kemarau air tidak keluar. BPBD masih menggelontorkan air bersih kala memasuki puncak kemarau.

BACA JUGA  Krisis Air Bersih dan Karhutla masih Mengancam Boyolali

Sejak Juli lalu banyak warga perdesaan yang meminta dropping air bersih. Bahkan Bupati Etik datang memimpin untuk mengirim dan membagikan air bersih di Desa Kamal, Kecamatan Bulu.

“Ya pada awal Agustus, Bupati Etik didampingi BPBD dan Camat mengantarkan air bersih ke Dusun Tugusari, Desa Kamal. Sebanyak 240 jiwa sudah kesulitan air karena kemarau puncak telah tiba,” terang Ariyanto Mulyatmojo.

Agustus hingga memasuki September,  tandon air di pemukiman pedesaan wilayaj selatan diperkirakan sudah kering.

Terutama wilayah langganan krisis air seperti Kunden di Kecamatan Tawansari, dan dua desa di Kecamatan Weru, yakni Desa Tawang dan Alas Ombo.

“Kalau sampai Oktober masih kemarau, tentu dilakukan langkah kedaruratan penanganan bencana kekeringan,” kata Ariyanto.

BACA JUGA  BNPB Siapkan Langkah Pencegahan Kekeringan dan Karhutla di Jateng

“Dropping air bersih pun akan sering terjadi. Karena itu warga dihimbau juga harus berhemat air ,” pesannya,

Mitigasi Kekeringan

Pada saat bersamaan, di sepanjang musim kemarau ini, BPBD Sukoharjo terus meningkatkan mitigasi dan pelatihan peningkatan kapasitas relawan kebencanaan.

Bupati Etik mendesak BPBD membentuk Desa Tangguh Bencana dan juga Kecamatan Tangguh Bencana (Kencana).

Keberadaan Destana dan Kencana menjadi dorongan kuat. Hal itu sebagai modal kesiapsiagaan dan optimalisasi menghadapi bencana.

Kedua lembaga relawan bencana di desa dan kecamatan itu akan  memperkuat upaya penanggulangan.

“Kita terus upayakan pecegahan, mitigasi, tanggap darurat, dan juga program pemulihan pasca bencana. Jika Destana dan Kencana merata, tentu akan memudahkan pergerakan penanggulangan bencana,” tutur Etik menjawab Mimbar Nusantara lewat telepon. (WID/S-01)

BACA JUGA  Presiden: Kepala Daerah Maksimalkan Fungsi Pompa dan Waduk

Siswantini Suryandari

Related Posts

Tabrak Truk Mogok, Seorang Remaja Meninggal Dunia

SEORANG remaja berusia 15 tahun, meninggal dunia dalam sebuah kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Ring Road Utara tepatnya di Dusun Gandok, Depok, Sleman, pada Senin pagi sekitar pukul 06.20…

Pemkab Sleman Terima Tiga Sertifikat Penetapan Warisan Budaya Takbenda

GUBERNUR Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X menyerahkan tiga sertifikat penetapan warisan Warisan Budaya Takbenda (WBTb) kepada Pemerintah Kabupaten Sleman. Penyerahan sertifikat tersebut berlangsung dalam agenda puncak Bulan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Lionel Messi Umumkan Gantung Sepatu dari Timnas Argentina

  • September 1, 2026
Lionel Messi Umumkan Gantung Sepatu dari Timnas Argentina

Ukraina Sebut 8 WNI Jadi Tentara Rusia, Kemlu Lakukan Verifikasi

  • August 31, 2026
Ukraina Sebut 8 WNI Jadi Tentara Rusia, Kemlu Lakukan Verifikasi

Bekuk Manila Digger, Persib Lolos ke Fase Grup ACL Two

  • August 31, 2026
Bekuk Manila Digger, Persib Lolos ke Fase Grup ACL Two

Demi Keselamatan, Menhut Larang Sementara Pendakian di 9 Taman Nasional

  • August 31, 2026
Demi Keselamatan, Menhut Larang Sementara Pendakian di 9 Taman Nasional

Timnas Indonesia U-20 Ditahan Malaysia di Laga Pertama

  • August 31, 2026
Timnas Indonesia U-20 Ditahan  Malaysia di Laga Pertama

Ada Celah Tindak  Pidana pada Penanganan Barang Bukti Digital di Sidang Perpajakan

  • August 31, 2026
Ada Celah Tindak  Pidana pada Penanganan Barang Bukti Digital di Sidang Perpajakan