
PEMERINTAH Provinsi Jawa Barat (Jabar) akan memulai simulasi program makan bergizi gratis dengan menggunakan dana CSR. Sebelum nantinya menggunakan anggaran pemerintah daerah.
“Dalam rapat terakhir yang dilakukan, untuk di wilayah Jabar akan memulai simulasi program tersebut. Rencananya, program akan dimulai dengan dana CSR,” kata Penjabat Gubernur Jabar Bey Machmudin, Selasa (5/8).
“Kami hanya berinisiatif untuk memulai simulasi menggunakan dana CSR atau dari partisipasi masyarakat. Kami ingin tahu kondisi di lapangan seperti apa dan akan kami laporkan,” lanjutnya.
Menurut Bey, di wilayah Jabar ada beberapa daerah salah satunya Kota Banjar, tidak sanggup jika penyelenggaraan program menggunakan anggaran daerah.
Untuk itulah pemprov memutuskan melakukan uji coba sejak akhir tahun ini. Tepatnya Oktober 2024. Nantinya, sistem penyelenggaraan ini akan dinilai dari segala aspeknya.
“Kita lakukan simulasi terlebih dahulu, karena ini terkait dengan masalah anggaran, bagaimana kondisi di lapangan,” terang Bey.
Apalagi saat ini belum ada arahan dari pusat. Untuk itu daerah mencoba simulasi dan melihat situasi di lapangan.
Bey melanjutkan nantinya hasil simulasi akan dilaporkan ke pemerintah, tidak hanya masalah anggaran tetapi juga tekniknya
Pemprov Jabar akan memulai simulasi makan bergizi gratis di Kabupaten Sumedang. Simulasi akan dilaksanakan September dan Oktober mendatang. Pelaksanaan akan dilakukan di dua sekolah dasar.
“Makanan juga diujicoba, kami kombinasi, kami pelajari dan laporkan. Intinya kami mendukung program ini,” kata Bey. (Rava/S-01)







