Antisipasi Macet Jalan Nasional, Pelintasan Truk di Jembatan Batanghari I Dibatasi

MACET parah yang menghantui masyarakat ketika hendak melintasi  Jembatan Batanghari I — penghubung jalan nasional lintas timur Sumatera — dekat perbatasan Kota Jambi dengan Kabupaten Muarojambi akhirnya mendapatkan solusi.

Solusinya adalah dengan membatasi pelintasan angkutan barang saat jam-jam sibuk warga pada pagi dan sore hari. Untuk pagi hari, angkutan barang nonsembako dilarang melintasi jembatan yang membentang di atas Sungai Batanghari antara pukul 06.00 hingga pukul 09.00 WIB. Untuk sore hari dilarang antara pukul 16.00 hingga pukul 19.00 WIB.

“Alhamdulillah, sudah ada solusi. Solusi jangka pendeknya, dengan pembatasan waktu melintas angkutan barang pada jam-jam tertentu, pada saat jam sibuk warga pada saat pagi dan sore hari, ” ujar Direktur Lalu Lintas Polda Jambi Komisaris Besar Dhafi, Selasa petang (16/7).

BACA JUGA  DPP BRN Siap Atasi Penggelapan Ranmor ke Pemukiman SAD

Solusi tersebut, jelas Dhafi merupakan hasil dari pertemuan dan kajian lapangan yang diinisiasi Ditlantas Polda Jambi bersama Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Jambi, Kadishub Provinsi, Kadishub Kota Jambi, Dinas PUPR serta pemangku Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Jambi, Selasa sore.

“Kami mengajak stakeholder terkait untuk menemukan jalan keluar dari masalah kemacetan yang beberapa waktu belakangan terjadi di sekitar jembatan Batanghari Satu, ” sebut Dhafi.

Survei dan analisa

Dari rembuk bersama yang dilanjutkan dengan survei dan analisa di lapangan, juga akan dilakukan — masih upaya jangka pendek,  revitalisasi rambu marka akses ruas jalan menuju jembatan.

Sedangkan untuk jangka menengah akan dilakukan rekayasa arus lalu-lintas keluar masuk Jembatan Batanghari II, baik dari Kota Jambi maupun dari arah Kabupaten Muarojambi.

BACA JUGA  Polisi Siap Ungkap Fakta Laka seorang Perempuan di Samosir

Perekayasaan antara lain dengan memugar pulau jalan dan memperlebar akses jalan masuk Kota Jambi, pembersihan areal pedagang kaki lima di sekitar jalur akses menuju jembatan. (Sal/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Tingkatkan SDM Peternak, Fakultas Peternakan UGM Gelar Bimtek

SEBANYAK 585 peternak kambing dan domba yang tergabung dalam 117 kelompok ternak di Daerah Istimewa Yogyakarta mengikuti Bimbingan Teknis Budi Daya dan Pengembangbiakan Kambing dan Domba yang digelar Fakultas Peternakan…

117 Tim Ikuti LPBB Tingkat Nasional di SMK Krian 1

​SMK Krian 1 Sidoarjo kembali menggelar ajang bergengsi Lomba Peraturan Baris Berbaris (LPBB) tingkat nasional bertajuk ‘LPBB Keris se Nusantara 2026’. Kompetisi yang menjadi program rutin dua tahunan sekolah ini…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

JK Bantah Bekingi para Penggugat Ijazah Jokowi

  • April 6, 2026
JK Bantah Bekingi para Penggugat Ijazah Jokowi

Hajar Jakarta Electric, Gresik Phonska Perbesar Peluang ke Grand Final

  • April 5, 2026
Hajar Jakarta Electric, Gresik Phonska Perbesar Peluang ke Grand Final

Persib dan Borneo Menang, Persija Tumbang

  • April 5, 2026
Persib dan Borneo Menang, Persija Tumbang

Sukses Bekuk Samator, LavAni Bersiap Hadapi Bhayangkara

  • April 5, 2026
Sukses Bekuk Samator, LavAni Bersiap Hadapi Bhayangkara

Tingkatkan SDM Peternak, Fakultas Peternakan UGM Gelar Bimtek

  • April 5, 2026
Tingkatkan SDM Peternak, Fakultas Peternakan UGM Gelar Bimtek

Tren Pengguna OpenClaw Meningkat, Potensi Kebocoran Data menyeruak

  • April 5, 2026
Tren Pengguna OpenClaw Meningkat, Potensi Kebocoran Data menyeruak