Tingkatkan Kinerja, Kajari Sleman Perkenalkan Slogan Baru

SETELAH beberapa pekan menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sleman, Bambang Yunianto SH memperkenalkan slogan baru, yakni ‘Kejaksaan Milik Kita’.

Slogan itu, kata Bambang Yunianto, merupakan akronim dari modern, inovatif, loyalitas, integritas dan kolaboratif. Kita-nya mengandung makna kreatif, informatif, tangguh, dan agamis.

“Kata Kita juga merupakan akronim. Kita akronim dari kreatif, informatif, tangguh dan agamis,” ujar Bambang di depan para wartawan dalam kegiatan ‘Coffee Morning Kajari’ di Kejari Jalan Parasamya Tridadi, Selasa (16/7/2024).

Menurut Bambang, jajaran Kejaksaan harus mampu menghadirkan dan mewujudkan nilai-nilai keadilan, kemanfaatan serta kepastian hukum yang terukur dan dapat dirasakan oleh masyarakat.

Karena itu, jelasnya, diperlukan pembenahan mulai infrastruktur, sumber daya manusia, dengan mengutamakan pelayanan masyarakat sehingga Kejari Sleman makin dicintai dan dibanggakan masyarakat.

BACA JUGA  Kota Bandung Pelopor Sidang Perwalian Anak Secara Terbuka

“Tugas utama kami dalam hal penegakan hukum sesuai ketentuan dan keinginan masyarakat yakni keadilan,” tutur mantan Adpidsus Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat ini.

Pada kesempatan itu, Bambang juga melontarkan gagasannya untuk melakukan komunikasi dengan kalangan mahasiswa dalam program Jabat Kampus atau Jaksa Sahabat Kampus. Hal ini dimaksudkan untuk edukasi bagi kalangan mahasiswa. Hal ini, ujarnya cukup penting apalagi sebagian besar kampus di DIY ini berada di wilayah Kabupaten Sleman.

“Program yang telah berjalan, Jaksa Masuk Sekolah atau JMS akan tetap dilanjutkan,” katanya. (AGT/N-01)

BACA JUGA  Komisi III DPR RI Bakal Panggil Kapolres dan Kajari Sleman

Dimitry Ramadan

Related Posts

Lurah Condongcatur Resmi Jadi Tersangka Kasus Tanah Kas Desa

LURAH Condongcatur, Depok, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta berinisial RCS, ditetapkan menjadi tersangka kasus penyalahgunaan tanah kas desa (TKD) Kalurahan Condongcatur di dua tempat kejadian perkara. Dalam kasus penyalahgunaan tanah kas…

Kasus Kekerasan pada Perempuan dan Anak masih Marak di Jateng

DIREKTORAT Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (Ditres PPA dan PPO) Polda Jawa Tengah mengungkap sejumlah kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. Salah satunya dugaan kekerasan fisik dan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Menikmati Liburan Penuh Makna di Candi Prambanan dan Ratu Boko

  • June 30, 2026
Menikmati Liburan Penuh Makna di Candi Prambanan dan Ratu Boko

Lurah Condongcatur Resmi Jadi Tersangka Kasus Tanah Kas Desa

  • June 30, 2026
Lurah Condongcatur Resmi Jadi Tersangka Kasus Tanah Kas Desa

Kasus Kekerasan pada Perempuan dan Anak masih Marak di Jateng

  • June 30, 2026
Kasus Kekerasan pada Perempuan dan Anak masih Marak di Jateng

Polda Jateng Berhasil Ungkap 75 Kasus 3C Selama Juni 2026

  • June 30, 2026
Polda Jateng Berhasil Ungkap 75 Kasus 3C Selama Juni 2026

Dinyatakan Bersalah, Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun

  • June 30, 2026
Dinyatakan Bersalah, Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun

TP PKK Jabar Bertekad Entaskan Stunting dan Lindungi Perempuan-Anak

  • June 30, 2026
TP PKK Jabar Bertekad Entaskan Stunting dan Lindungi Perempuan-Anak