Keluhan Warga Soal ‘Polisi Tidur’ Malah Berujung Dugaan Intimidasi 

KEBERADAAN Keberadaan ‘polisi tidur’ yang terlampau rapat di Perumahan Alana Regency Tambak Cemandi, Kecamatan Sedati, Sidoarjo, dikeluhkan warga.

Ada kesepakatan untuk membongkar fasilitas tersebut namun gagal dieksekusi akibat munculnya dugaan intimidasi terhadap pihak pengembang.

Keluhan warga adanya “polisi tidur” yang terlalu rapat itu sudah lama disampaikan pada pihak pengembang. Lantaran dalam jarak 100 meter ditemukan ada enam hingga tujuh “polisi tidur” yang terpasang di ruas jalan perumahan.

Kondisi ini dinilai mengganggu kenyamanan serta berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Eksekusi dibatalkan

​Warga Alana Regency Tambak Cemandi, Agus Susanto, menyatakan bahwa proses mediasi antara pihak pengembang, kelompok warga, dan Babinsa sebenarnya telah menghasilkan kesepakatan pembongkaran. Namun, eksekusi fisik di lapangan terpaksa dibatalkan.

BACA JUGA  Maruarar Sisihkan Tanah Miliknya untuk Bangun Rumah Gratis

​”Mediasi sudah dilakukan tiga kali oleh pengembang, warga, dan dibantu Babinsa. Kesepakatannya jelas untuk dibongkar. Namun saat akan direalisasikan, eksekusi batal karena ada dugaan intimidasi dan ancaman dari oknum warga terhadap pihak pengembang,” kata Agus, Senin (24/8).

​Menanggapi kendala tersebut, warga Tahap V mendesak pemerintah desa hingga kecamatan untuk turun tangan secara tegas. Langkah penertiban dan penataan ulang “polisi tidur” diminta agar disesuaikan dengan standar keselamatan jalan yang berlaku.

​Hingga saat ini, konfirmasi resmi masih diupayakan kepada pihak pengembang (PT Tumerus), perangkat desa/kecamatan Sedati, serta aparat kepolisian setempat terkait dugaan intimidasi dalam proses pembongkaran tersebut. (OTW/M-01)

BACA JUGA  Pembangunan IKN Diharap Jadi Momentum Revitalisasi Koperasi

Related Posts

RSUD dr. Slamet Garut Siap Kembangkan Layanan Berstandar Smart Hospital

BUPATI Garut, Abdusy Syakur Amin menyampaikan bahwa pemerintah daerah tengah berupaya meningkatkan kualitas fasilitas kesehatan. Untuk itu Pemkab Garut mulai menyiapkan pengembangan pelayanan kesehatan melalui kunjungan kerja pimpinan Perkumpulan Teknik…

Tasikmalaya Great Sale Diharap Dorong Perekonomian Daerah

OTORITAS Jasa Keuangan (OJK), Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) Priangan Timur, Pemerintah Kota Tasikmalaya, mendorong penguatan ekonomi daerah melalui Great Sale 2026. Penguatan tersebut, mengintegrasikan promosi usaha hingga perluasan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Perlu Kerjasama Antarnegara untuk Hadapi Ancaman Karhutla

  • October 9, 2026

RSUD dr. Slamet Garut Siap Kembangkan Layanan Berstandar Smart Hospital

  • October 9, 2026
RSUD dr. Slamet Garut Siap Kembangkan Layanan Berstandar Smart Hospital

Tasikmalaya Great Sale Diharap Dorong Perekonomian Daerah

  • October 9, 2026
Tasikmalaya Great Sale Diharap Dorong Perekonomian Daerah

PT KAI Perkuat Konektivitas Ekonomi Antarwilayah di Sumut

  • October 9, 2026
PT KAI Perkuat Konektivitas Ekonomi Antarwilayah di Sumut

Pemkab Batu Bara Terapkan Manajemen Talenta, BKN Beri Dukungan Penuh

  • October 9, 2026
Pemkab Batu Bara Terapkan Manajemen Talenta, BKN Beri Dukungan Penuh

Kapolda DIY Siap Wujudkan Program Polisi Bersama Masyarakat

  • October 9, 2026
Kapolda DIY Siap Wujudkan Program Polisi Bersama Masyarakat