Kerangka Manusia Ditemukan di Rumah Kosong di Sleman

KERANGKA manusia ditemukan di rumah kosong Perumahan Griya Arga Permai nomor H-5, Nogotirto, Gamping, Sleman, Kamis (5/2) pagi. Temuan tersebut dilaporkan pemilik rumah kepada pihak kepolisian.

Kasi Humas Polresta Sleman AKP Salamun membenarkan adanya laporan dari warga terkait penemuan kerangka manusia di dalam rumah yang sudah lama tidak berpenghuni tersebut.

“Benar, ada laporan masuk dari warga terkait temuan kerangka manusia di sebuah rumah kosong di Perumahan Griya Arga Permai, Gamping, Sleman,” ujar Salamun.

Setelah menerima laporan, Polsek Gamping bersama Tim Inafis Polresta Sleman langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Berdasarkan keterangan, kerangka tersebut pertama kali ditemukan pemilik rumah berinisial SR, 60, bersama anaknya FS, 21, saat keduanya datang untuk membersihkan rumah. Selama ini, rumah tersebut dalam kondisi kosong dan tidak ditempati.

BACA JUGA  Kabupaten Sleman Gelar Surveilans Siaga Hadapi PMK

Saat memasuki rumah, SR dan FS mendapati sebuah sepeda motor dan helm dalam kondisi berdebu. Merasa curiga, keduanya kemudian mengajak Ketua RT dan sejumlah tetangga untuk bersama-sama memeriksa bagian dalam rumah.

“Ketika berkeliling di dalam rumah, mereka menemukan kerangka manusia tergeletak di depan pintu kamar tidur lantai dua,” jelas Salamun.

Atas temuan tersebut, pemilik rumah segera melapor ke Polsek Gamping. Petugas kemudian mengamankan TKP, mendata saksi-saksi, serta mengevakuasi kerangka manusia ke RS Bhayangkara untuk pemeriksaan dan identifikasi lebih lanjut.

Saat ini, identitas korban masih dalam proses identifikasi forensik melalui pemeriksaan odontologi forensik dan DNA. Dari hasil pemeriksaan sementara, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tulang yang diperiksa.

BACA JUGA  Sleman Temple Run Kembali Digelar 10 Agustus 2025

“Polresta Sleman masih melakukan pendalaman dan penyelidikan dengan memeriksa saksi-saksi serta berkoordinasi dengan rumah sakit untuk memastikan identitas dan penyebab kematian korban,” imbuh Salamun.

Polresta Sleman mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak berspekulasi, serta menyerahkan sepenuhnya proses penanganan kasus ini kepada pihak kepolisian. (AGT/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Pencarian Lansia Hilang di Hutan Selorejo belum juga Berhasil

TIM SAR Gabungan belum juga berhasil menemukan lansia yang dilaporkan hilang di kawasan Hutan Selorejo, Kalurahan Sodo, Kapanewon Paliyan, Kabupaten Gunungkidul hingga Jumat (26/6). Kepala Kantor SAR Yogyakarta, Rio Banupanitis,…

Lantik 23 Pejabat, Bupati Taput Ingatkan Soal Tanggung Jawab

BUPATI Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si., melantik 23 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara (Jumat, 26/6//2026). Pelantikan dilaksanakan saat kunjungan kerja di Lapangan Sepakbola Desa…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Korban Meninggal akibat Gempa di Venezuela Capai 589 Orang

  • June 26, 2026
Korban Meninggal akibat Gempa di Venezuela Capai 589 Orang

Gebuk Oman, Indonesia Lolos ke Semifinal AVC Cup 2026

  • June 26, 2026
Gebuk Oman, Indonesia Lolos ke Semifinal AVC Cup 2026

Pencarian Lansia Hilang di Hutan Selorejo belum juga Berhasil

  • June 26, 2026
Pencarian Lansia Hilang di Hutan Selorejo belum juga Berhasil

Lantik 23 Pejabat, Bupati Taput Ingatkan Soal Tanggung Jawab

  • June 26, 2026
Lantik 23 Pejabat, Bupati Taput Ingatkan Soal Tanggung Jawab

Dinilai Wanprestasi, Pemprov DIY Putus Kontrak CV Anggrek Asri Jaya

  • June 26, 2026
Dinilai Wanprestasi, Pemprov DIY Putus Kontrak CV Anggrek Asri Jaya

Peringati Hari Krida Pertanian, Pemkot Bandung Beri Bantuan untuk Petani

  • June 26, 2026
Peringati Hari Krida Pertanian, Pemkot Bandung Beri Bantuan untuk Petani