
TIM SAR Gabungan masih akan melanjutkan operasi pencarian dan evakuasi korban bencana tanah longsor di Pasirkuning, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, besok. Penegasan itu disampaikan Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii dalam siaran persnya, Jumat (30/1).
“Kami menegaskan bahwa Operasi SAR akan terus dilanjutkan dengan pendekatan adaptif terhadap dinamika cuaca dan kondisi lapangan, dengan fokus pada area-area yang memiliki potensi tinggi,” ujarnya.
“Hal ini juga menyesuaikan masa tanggap darurat yang sudah di tetapkan oleh SK Bupati Bandung Barat selama 7 hari ke depan atau hingga 6 Februari,” lanjutnya.
Lima bodypack

Ia juga berterima kasih kepada seluruh unsur SAR gabungan, baik Basarnas, TNI, Polri, kementerian/lembaga, pemerintah daerah, relawan, serta seluruh masyarakat yang memberikan dukungan dalam operasi tersebut.
“Mohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat agar upaya pencarian terhadap korban yang masih dalam pencarian dapat berjalan dengan aman dan membuahkan hasil terbaik,” ujarnya.
Pada hari ketujuh operasi, kata dia, pihaknya dengan menggunakan drone UAV dan unit K-9 (anjing pelacak) kembali menemukan bodypack. Kali ini sebanyak lima
Dengan demikian, total korban yang berhasil dievakuasi hingga sore ini berjumlah 60 bodypack, dan jumlah korban yang masih dalam pencarian diperkirakan sebanyak ±20 jiwa.
“Seluruh korban yang ditemukan langsung dievakuasi dan diserahkan ke Posko DVI untuk dilakukan proses identifikasi secara profesional dan terintegrasi,” ujarnya. (RO/YY/N-01)







