KDM Ajak Masyarakat Kembalikan Fungsi Gunung untuk Cegah Bencana

GUBERNUR Jawa Barat Dedi Mulyadi mengajak masyarakat untuk mengembalikan fungsi gunung sebagai pananggeuhan atau tempat untuk bersandar. Gunung harus tetap menjadi penjaga ekologis alam dengan hutan di dalamnya yang harus selalu dijaga.

Hal itu disampaikan KDM, sapaan akrab Dedi Mulyadi, pada acara Pelantikan Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jawa Barat Masa Khidmat 2025-2030 sekaligus peringatan Isra Miraj di Gedung Negara Pakuan, Selasa (27/1/2026).

“Saya sampaikan bahwa saat ini gunung tidak lagi menjadi pananggeuhan karena hilangnya spiritualitas pada gunung dan pada alam, manusia berani merusak bahkan sampai pada tutupan hutan,” tegas KDM.

Menurut KDM, MUI dapat ikut andil memberikan kesadaran kepada masyarakat dalam menjaga lingkungan.

BACA JUGA  Kedai Lontong Medan Gratiskan Mahasiswa Terdampak Bencana Sumatera

Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat pun akan membenahi tata ruang yang mendukung lingkungan.

Donasi untuk korban longsor

wisata jawa barat
Gunung. (MN/Mln)

Sementara itu, Ketua MUI Jawa Barat Masa Khidmat 2025-2030 Aang Abdullah Zein mengajak pengurus dan anggota MUI untuk berdonasi bagi korban longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Ia mengawali donasi dengan menyumbang Rp5 juta.

Hingga hari keempat pencarian korban longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Selasa (27/1/2026), pukul 17.20 WIB, sebanyak 27 korban meninggal dunia telah teridentifikasi. Masih ada 33 jiwa yang dicari dalam timbunan longsor oleh tim SAR gabungan.

Kepala Kantor SAR Bandung Ade Dian mengatakan, proses pencarian korban pada Selasa (27/1/2026), membuah hasil penemuan korban meninggal dunia sebanyak delapan kantong jenazah. Kedelapan kantong jenazah itu telah diserahkan kepada tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jabar untuk diidentifikasi.

BACA JUGA  Gempa Garut Rusak 67 Rumah di 20 Kecamatan

Terus mencari

Dengan demikian, sejak hari pertama longsor pada Sabtu (24/1/2026) hingga Selasa (27/1/2026), total 47 kantong jenazah telah diserahkan kepada tim DVI Polda Jabar.

Tim SAR gabungan akan terus melaksanakan pencarian korban di Kecamatan Cisarua selama 14 hari sejak longsor terjadi. Untuk memastikan anggota tim SAR dalam kondisi sehat, tim kesehatan dari pemerintah daerah, kementerian maupun relawan telah memberikan vaksin, vitamin dan obat-obatan. (RO/YY/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Manungsa Tanpa Tenger dalam Sebuah Kajian

DALAM ajaran Kawruh Jiwa yang dikembangkan Ki Agung Suryamentaran, manungsa tanpa tenger merupakan konsep manusia yang mampu mengambil jarak dari kemelekatan tenger (identitas). Sebab ego atau keakuan manusia dapat menjadi…

Ketahuan Curi Motor, Polisi Tangkap Oknum Driver Ojol

SEORANG driver ojek online yang juga berprofesi sebagai juru parkir asal Bandungan, Semarang, Jawa Tengah, berinisial HS, ditangkap di rumahnya di Semarang setelah melakukan pencurian sepeda motor milik WA, warga…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Manungsa Tanpa Tenger dalam Sebuah Kajian

  • June 18, 2026

Uzbekistan Takluk dari Kolombia di Laga Debut, Ghana Ungguli Panama

  • June 18, 2026
Uzbekistan Takluk dari Kolombia di Laga Debut, Ghana Ungguli Panama

Kalog Catat Angkut 6,8 Juta Ton Barang Hingga Mei 2026

  • June 18, 2026
Kalog Catat Angkut  6,8 Juta Ton Barang Hingga Mei 2026

Wakil Kepala BPS: Jateng Kunci Keberhasilan Sensus Ekonomi Nasional 2026

  • June 18, 2026
Wakil Kepala BPS: Jateng Kunci Keberhasilan Sensus Ekonomi Nasional 2026

Ketahuan Curi Motor, Polisi Tangkap Oknum Driver Ojol

  • June 18, 2026
Ketahuan Curi Motor, Polisi Tangkap Oknum Driver Ojol

246 Peserta Ramaikan MTQ Gajahmungkur

  • June 18, 2026
246 Peserta Ramaikan MTQ Gajahmungkur