Baru 56 Dapur SPPG Beroperasi di Sidoarjo dari Target 370

SATU lagi Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Sidoarjo diresmikan, tepatnya di Desa Temu Kecamatan Prambon. Saat ini baru ada 56 Dapur SPPG beroperasi di Sidoarjo dari rencana total 370 SPPG.

Dapur SPPG Temu 001 di Desa Temu Kecamatan Prambon Kabupaten Sidoarjo diresmikan Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana, Selasa (13/1). Dapur seluas 560 meter persegi itu menjadi bagian dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden Prabowo Subianto.

Mimik mengatakan, Kecamatan Prambon memiliki potensi besar dalam penyediaan bahan pangan lokal, terutama sayur-mayur. Namun untuk kebutuhan ikan masih harus didatangkan dari luar daerah.

“Sayuran di Prambon ini sangat mudah didapat. Yang agak berat itu ikan, karena harus mencari dari luar daerah dan harganya juga relatif mahal. Tapi bagaimanapun, ikan tetap harus ada dalam menu SPPG, minimal lima hari dalam siklus menu, karena ini program Presiden,” kata Mimik.

BACA JUGA  Menu MBG Harusnya Disesuaikan dengan Kebutuhan Nutrisi Siswa

Ikut awasi MBG

Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana, usai meresmikan dapur SPPG. (DOK.Ist)

Pada kesempatan itu Mimik mengajak masyarakat baik pihak sekolah dan wali murid ikut mengawasi jalannya program MBG. Pengawasan diperlukan agar tidak terjadi kasus makanan tidak layak konsumsi, seperti yang sempat viral di beberapa daerah lain.

“Jangan sampai terjadi makanan yang tidak layak dikonsumsi anak-anak. Alhamdulillah, selama ini di Sidoarjo saya amati belum ada kejadian seperti itu,” tegasnya.

Mimik juga menegaskan, program makan gratis tidak akan diganti dengan bantuan uang tunai seperti isu yang beredar. Menurutnya, program MBG akan terus berlanjut dan membutuhkan kolaborasi semua pihak dari pemerintah daerah, Polri dan TNI.

Pemerataan MBG

Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana, usai meresmikan dapur SPPG. (DOK.Ist)

“Tidak benar kalau program ini akan diganti uang tunai. Program makan gratis tetap berjalan. Ini peluang besar bagi masyarakat, yayasan, dan pelaku usaha lokal untuk ikut berkontribusi,” kata Mimik.

BACA JUGA  Genjot Program MBG, Jateng Siap Tambah 105 SPPG

Dengan diresmikannya Dapur SPPG Temu 001 ini, kata Mimik, pemerataan program MBG diharapkan dapat segera terwujud. Saat ini baru tercapai sekitar 25 persen penerima MBG di Sidoarjo dan diharapkan tahun 2026 bisa tercover semua.

Asisten Lapangan (Aslap) Dapur SPPG Temu 001, Gunadi, mengatakan, dapur tersebut saat ini mampu melayani sekitar 1.500 hingga 2.000 paket makanan per hari. Paket tersebut akan didistribusikan ke 14 sekolah di wilayah Kecamatan Prambon, mulai dari TK, SD Negeri, hingga SMP.

“Target awal sekitar 1.500 sampai 2.000 paket per hari. Rencananya akan didistribusikan ke 14 sekolah. Ke depan, satu SPPG idealnya bisa melayani hingga 3.000 paket, tergantung jumlah murid di sekolah,” kata Gunadi.

BACA JUGA  Niat Mau Perang Sarung, 9 Remaja malah Disuruh Bersihkan Musala

Bertahap

Gunadi menambahkan, distribusi MBG akan dilakukan secara bertahap. Selain siswa sekolah, program MBG juga akan menyasar kelompok lain seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

“Nanti bertahap, mulai dari TK, SD, SMP. Ke depan juga untuk ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Di awal memang belum maksimal, tapi secara bertahap akan kita tingkatkan,” kata Gunadi. (OTW/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Himpitan Ekonomi dan Sengketa Hak Asuh Anak, WN India Bundir di Kantor Imigrasi Surabaya

SATUAN Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Sidoarjo membeberkan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan pemeriksaan medis terhadap jenazah SN, 38, warga negara India yang ditemukan tewas di ruang detensi Kantor…

Imigrasi Yogyakarta Gagalkan Keberangkatan 3 Calon Haji Nonprosedural

KANTOR Imigrasi Yogyakarta di Bandara Internasional Yogyakarta atau YIA (Yogyakarta International Airport) menggagalkan keberangkatan tiga orang yang diduga akan akan berangkat haji tanpa melalui prosedur resmi atau nonprosedural. Ketiga orang…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Himpitan Ekonomi dan Sengketa Hak Asuh Anak, WN India Bundir di Kantor Imigrasi Surabaya

  • May 15, 2026
Himpitan Ekonomi dan Sengketa Hak Asuh Anak, WN India Bundir di Kantor Imigrasi Surabaya

Tim UNY Olah Buah Maja Berenuk Jadi Produk Herbal

  • May 15, 2026
Tim UNY Olah Buah Maja Berenuk Jadi Produk Herbal

Imigrasi Yogyakarta Gagalkan Keberangkatan 3 Calon Haji Nonprosedural

  • May 15, 2026
Imigrasi Yogyakarta Gagalkan Keberangkatan 3 Calon Haji Nonprosedural

Wamen Haji: Jemaah Dibebaskan Pilih Lokasi Potong Dam

  • May 15, 2026
Wamen Haji: Jemaah Dibebaskan Pilih Lokasi Potong Dam

Personel Satsamapta Polres Cianjur Bantu Perempuan yang Hendak Melahirkan

  • May 15, 2026
Personel Satsamapta Polres Cianjur Bantu Perempuan yang Hendak Melahirkan

Dihajar Foolad Sirjan Iranian, Garuda Jaya Jadikan Pelajaran

  • May 14, 2026
Dihajar Foolad Sirjan Iranian, Garuda Jaya Jadikan Pelajaran