Revitalisasi Alun-alun Sidoarjo tak Sesuai Rencana, Bupati Subandi Kecewa

BUPATI Sidoarjo, Subandi menyampaikan kekecewaannya saat sidak progres revitalisasi Alun-alun Sidoarjo, Jumat. (5/12). Betapa tidak? Proyek revitalisasi dengan anggaran Rp24,6 miliar itu masih belum sepenuhnya terlihat selesai.

Padahal sisa waktu kontrak kerja proyek itu segera berakhir tinggal sepuluh hari lagi. PT Samudra Anugrah Indah Permai selaku kontraktor sudah harus serah terima pengerjaan kepada Pemkab Sidoarjo pada 15 Desember 2025 mendatang. Artinya waktu pengerjaan tinggal 10 hari.

Subandi yang didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan/DLHK Sidoarjo Bahrul Amig mengatakan, revitalisasi alun-alun sudah ditunggu masyarakat Sidoarjo. Namun progresnya sampai saat ini dinilai sangat mengecewakan. Bupati bahkan tidak yakin pengerjaan akan selesai sesuai kontrak kerja yang disepakati bersama.

BACA JUGA  Proyek Rumah Pompa Kedungpeluk Molor, Rampung 14 Februari

“Saya lihat ini tidak 20 devisasi, wong kelihatan acak-acakan kok devisiasi 20 persen, waktu tinggal sepuluh hari,” kata Subandi.

Lakukan pengawasan

Terkait hal tersebut, Subandi meminta Kepala DLHK Sidoarjo melakukan pengawasan proyek revitalisasi Alun-alun Sidoarjo tersebut lebih serius. Bupati tidak ingin masyarakat nantinya kecewa terhadap pengerjaan Alun-alun Sidoarjo. Pasalnya Alun-alun Sidoarjo merupakan tempat tujuan warga Sidoarjo untuk beraktivitas.

“Alun-alun ini akan dirasakan semua warga Sidoarjo, jangan sampai anggaran yang begitu besar yang dikeluarkan pemerintah daerah tidak sesuai keinginan masyarakat Sidoarjo,” kata Subandi.

Poyek revitalisasi Alun-alun Sidoarjo, kata Subandi, menjadi salah satu proyek yang langsung mendapatkan pengawasan dari Inspektorat pusat. Dia mewanti-wanti semua pihak yang terlibat tidak main-main terhadap proyek tersebut. Ia akan mempersilakan aparat penegak hukum/APH memeriksa jika nantinya proyek revitalisasi Alun-alun Sidoarjo terindikasi berjalan tidak sesuai aturan.

BACA JUGA  Bupati Sidoarjo Geram Progres Rumah Pompa Air Lambat

“Sidoarjo ini langganan KPK Pak, sampai kapan, nek wong Sidoarjo jek gelem dulinan seperti ini, sudah kita kasi kesempatan APH, silahkan masuk, saya bupati siap, silahkan masuk, cek semuanya, biar tidak ada permainan di Sidoarjo,” tegas bupati. (OTW/N-01)

Bupati Sidoarjo, Subandi saat sidak progres revitalisasi Alun-alun Sidoarjo, Jumat. (5/12). (MN/OTW)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Spirit Gemi, Nastiti, Ngati-ati Jadi Fondasi Literasi Keuangan Generasi Muda Jogja

GUBERNUR DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, kembali meneguhkan spirit “Gemi, Nastiti, Ngati-ati” sebagai fondasi literasi keuangan yang berakar pada kearifan budaya. Sri Sultan menegaskan…

Priangan Timur Darurat Pinjol dan Investasi Bodong

OTORITAS Jasa Keuangan (OJK) Tasikmalaya menyebut darurat investasi bodong dan pinjaman online ilegal  saat ini terjadi di wilayah Kota Tasikmalaya, Ciamis, Garut, Banjar, Tasikmalaya, Pangandaran, Sumedang. Akibatnya hal itu berdampak…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Resmi Hengkang dari Etihad, Guardiola Tinggalkan Legacy Besar untuk Man City

  • May 22, 2026
Resmi Hengkang dari Etihad, Guardiola Tinggalkan Legacy Besar untuk Man City

Ingin Netral, John Herdman Pilih Nonton Laga Terakhir Persija

  • May 22, 2026
Ingin Netral, John Herdman Pilih Nonton Laga Terakhir Persija

Pemain Persib Diminta Fokus dan tidak Remehkan Persijap

  • May 22, 2026
Pemain Persib Diminta Fokus dan tidak Remehkan Persijap

Arema Tutup Musim dengan Mengalahkan PSIM

  • May 22, 2026
Arema Tutup Musim dengan Mengalahkan PSIM

Spirit Gemi, Nastiti, Ngati-ati Jadi Fondasi Literasi Keuangan Generasi Muda Jogja

  • May 22, 2026
Spirit Gemi, Nastiti, Ngati-ati Jadi Fondasi Literasi Keuangan Generasi Muda Jogja

Priangan Timur Darurat Pinjol dan Investasi Bodong

  • May 22, 2026
Priangan Timur Darurat Pinjol dan Investasi Bodong