Status Lahan dan PSU Hambat Proyek Kolam Retensi Bandung

UPAYA Pemerintah Kota Bandung dalam mengendalikan banjir melalui pembangunan kolam retensi masih menghadapi sejumlah hambatan, terutama keterbatasan lahan dan belum tuntasnya status Prasarana, Sarana, dan Utilitas Umum (PSU) di beberapa kawasan perumahan.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengungkapkan, dari sejumlah titik yang telah diidentifikasi sebagai lokasi potensial, sebagian besar masih terkendala oleh status hukum lahan dan kesepakatan antarwarga yang belum terselesaikan.

“Kondisi ini membuat rencana pembangunan harus menunggu proses penyelesaian administratif sebelum bisa dilaksanakan,” ujar Farhan, Rabu (29/10).

Ia mencontohkan kawasan Perumahan Cempaka Arum, di mana pembangunan kolam retensi tertunda karena status PSU belum diserahkan kepada pemerintah. “PSU-nya belum selesai karena terkunci oleh kesepakatan warga. Kami kini fokus menyelesaikan persoalan lahan satu per satu di lapangan,” katanya.

BACA JUGA  Tim Hukum Polda Jabar Tolak Semua Dalil Gugatan Pegi Setiawan

Farhan menegaskan, penyelesaian masalah lahan tidak hanya dilakukan secara administratif, tetapi juga melalui mediasi sosial agar warga memahami pentingnya pembangunan kolam retensi sebagai bagian dari mitigasi banjir kota.

“Semalam saya turun langsung memediasi warga. Setelah kesepakatan tercapai, baru proses penyerahan PSU bisa dilakukan, dan pembangunan kolam retensi segera dimulai,” jelasnya.

Menurutnya, persoalan lahan tidak bisa diselesaikan secara cepat karena setiap titik memiliki kondisi dan permasalahan hukum berbeda. Meski demikian, Pemkot Bandung tetap berkomitmen melanjutkan pembangunan kolam retensi sebagai solusi jangka panjang mengurangi risiko banjir di wilayah perkotaan.

“Keberadaan kolam retensi penting untuk menjaga stabilitas tata air dan kapasitas drainase yang kini mulai terbebani akibat pertumbuhan permukiman,” ujarnya.

BACA JUGA  Disdik Kota Bandung Imbau Orang Tua Persiapkan SPMB Sejak Dini

Farhan menambahkan, koordinasi lintas sektor terus dilakukan agar masalah lahan dan PSU tidak lagi menjadi hambatan utama. Pemerintah berupaya mempercepat penyerahan PSU dari pihak pengembang kepada Pemkot, sehingga aset publik bisa segera dimanfaatkan.

“Kami menargetkan penyelesaian persoalan lahan di beberapa titik prioritas, termasuk kawasan padat dan rawan banjir. Keberhasilan pembangunan kolam retensi akan menjadi tolok ukur efektivitas program pengendalian banjir berbasis lingkungan dan kolaboratif,” pungkasnya. (Rava/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Digunduli Persebaya 0-7, Semen Padang Semakin Terbenam

PERSEBAYA Surabaya benar-benar tidak kenal belas kasihan. Betapa tidak? Saat bertandang ke Semen Padang dalam lanjutan Super League di Stadion Haji Agus Salim, Padang pada Jumat (15/5) sore WIB, Bajul…

Himpitan Ekonomi dan Sengketa Hak Asuh Anak, WN India Bundir di Kantor Imigrasi Surabaya

SATUAN Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Sidoarjo membeberkan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan pemeriksaan medis terhadap jenazah SN, 38, warga negara India yang ditemukan tewas di ruang detensi Kantor…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Digunduli Persebaya 0-7, Semen Padang Semakin Terbenam

  • May 15, 2026
Digunduli Persebaya 0-7, Semen Padang Semakin Terbenam

Himpitan Ekonomi dan Sengketa Hak Asuh Anak, WN India Bundir di Kantor Imigrasi Surabaya

  • May 15, 2026
Himpitan Ekonomi dan Sengketa Hak Asuh Anak, WN India Bundir di Kantor Imigrasi Surabaya

Tim UNY Olah Buah Maja Berenuk Jadi Produk Herbal

  • May 15, 2026
Tim UNY Olah Buah Maja Berenuk Jadi Produk Herbal

Imigrasi Yogyakarta Gagalkan Keberangkatan 3 Calon Haji Nonprosedural

  • May 15, 2026
Imigrasi Yogyakarta Gagalkan Keberangkatan 3 Calon Haji Nonprosedural

Wamen Haji: Jemaah Dibebaskan Pilih Lokasi Potong Dam

  • May 15, 2026
Wamen Haji: Jemaah Dibebaskan Pilih Lokasi Potong Dam

Personel Satsamapta Polres Cianjur Bantu Perempuan yang Hendak Melahirkan

  • May 15, 2026
Personel Satsamapta Polres Cianjur Bantu Perempuan yang Hendak Melahirkan