
KEPALA Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan apresiasi kepada Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) atas keberhasilannya memanfaatkan lahan basah atau rawa untuk penanaman jagung dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
Apresiasi tersebut disampaikan Kapolri melalui sambungan zoom meeting dalam kegiatan tanam serentak jagung kuartal IV yang dipimpin Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka di Provinsi Banten, Rabu (8/10). Ia menilai inisiatif Polda Kalsel dapat menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia.
Pada tanam serentak kali ini, Polda Kalsel menanam jagung di lahan rawa seluas 16 hektare di kawasan Lahan Ketahanan Pangan Polda Kalsel, Kabupaten Banjar. Penanaman ini bertujuan mengoptimalkan potensi lahan marginal agar lebih produktif.
“Dengan penambahan lahan di kuartal IV ini, kami berharap hasil panen bisa meningkat dua kali lipat dibandingkan kuartal sebelumnya,” ujar Kapolda Kalsel Irjen Rosyanto Yudha Hermawan.
Rawa untuk lahan jagung
Ia menambahkan, dalam waktu dekat pihaknya juga akan memanen jagung di lahan seluas 70 hektare di wilayah Sungai Danau, Kabupaten Tanah Bumbu.
Selain itu, Polda Kalsel bersama Pemerintah Provinsi Kalsel dan Universitas Lambung Mangkurat (ULM) tengah meneliti potensi batu korea untuk dijadikan biomassa teraktivasi yang mampu meningkatkan pH tanah secara lebih murah dan efisien dibanding dolomit atau pupuk kandang.
Gubernur Kalimantan Selatan Muhidin turut mengapresiasi upaya tersebut dan menyebut Kalsel sebagai satu-satunya provinsi yang berhasil mengubah lahan rawa menjadi lahan produktif untuk jagung.
“Pemerintah provinsi mendukung penuh program Polda Kalsel. Semua kebutuhan alat dan fasilitas, termasuk mesin corn combine untuk panen, akan kami bantu,” ujar Muhidin. (DS/S-01)







