Terindikasi Judol, 1.207 KPM di Bandung tidak Lagi Terima Bansos

DARI total penerima bantuan sosial melalui kartu keluarga sejahtera (KKS) di Kota Bandung Jawa Barat (Jabar), sebanyak 15.797 keluarga penerima manfaat (KPM), 1.207 KPM terindikasi terlibat praktik judi online (judol). Karena itu mereka kini tidak lagi mendapatkan bantuan sosial (bansos).

Data tersebut berdasarkan hasil pengecekan Kementerian Sosial (Kemensos) dari data yang dihimpun oleh Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

“Total penerima bansos melalui kartu keluarga sejahtera (KKS) di Kota Bandung mencapai 15.759 KPM. Total yang teridentifikasi terlibat judol atas temuan PPATK sebanyak 1.207 KPM. Itu hasil dari pusat dan kita harus tindaklanjuti dan tidak lagi diteruskan untuk menerima bansos,” ungkap Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bandung Yorisa Sativa Rabu (17/9).

BACA JUGA  Perhimpunan Fotografer Bali Boyong 24 Penghargaan di Ajang Salon Foto Indonesia ke-44

Pemerintah pusat

Menurut Yorisa dari total 1.207 KPM bansos yang dihentikan tersebut, perinciannya yakni penerima program keluarga harapan (PKH) sebanyak 237 KPM, penerima program sembako 702 KPM dan penerima program PKH sembako 268 KPM. Mereka sudah mendapatkan bansos, tapi akunnya terdeteksi judol, sehingga untuk bantuannya harus ditahan atau ditutup.

“Jadi ribuan penerima bansos tersebut terindikasi terlibat praktik judol karena nama-namanya sudah terdeteksi oleh pemerintah pusat. Kemudian data tersebut langsung dikirim ke kami. Dinsos sudah menindaklanjuti arahan dari pemerintah pusat untuk menghentikan bansos bagi ribuan penerima yang terlibat praktik judol tersebut sejak tahun lalu,” terangnya.

Penyalahgunaan bansos

Untuk diketahui beberapa waktu lalu Kemensos dan PPATK mencatat sebanyak 49.431 penerima bansos di Provinsi Jabar, menyalahgunakan dana bansos untuk bermain judol dengan total transaksi mencapai Rp199 miliar.

BACA JUGA  Pengembangan Twin Airport Diharapkan Datangkan Wisatawan

Sementara pada tingkat kabupaten/kota, Kabupaten Bogor mencatat jumlah tertinggi mencapai 5.497 orang dengan nilai transaksi Rp22 miliar, diikuti oleh Kota Surabaya sebanyak 1.816 orang dengan nilai transaksi Rp9 miliar, dan Jakarta Pusat sebanyak 1.754 orang dengan nilai transaksi Rp9 miliar.

Kategori kejahatan

Menyikapi temuan tersebut, Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi sebelumnya juga telah menegaskan bahwa itu merupakan kejahatan dan harus dihentikan pemberian bantuannya.

“Itu sudah memperkaya judol, tujuannya bansos untuk menyelesaikan problem kemiskinan. Jadi uang negara masuk ke rekeningnya judol itu kejahatan,” tegasnya beberapa waktu lalu.

Tepat sasaran

Menurut Dedi, data pemerina bansos dari Kementerian harus divalidasi ulang agar tepat sasaran. Sebab, jika duit bansos digunakan untuk judi, berarti penerimanya orang mampu dan tidak layak menerima bansos.

BACA JUGA  Prof Arief S Kartasasmita Terpilih Sebagai Rektor Unpad Periode 2024-2029

Dedi berharap bansos itu diberikan pada anak-anak yatim, orang yang ayahnya meninggal atau yang ibunya meninggal sehingga dia dititipinkan, itu harus menjadi prioritas pertama. Lalu penerima bansos harusnya orang yang lanjut usia atau tidak produktif. Kemudian masyarakat yang sakit permanen, seperti stroke, gagal ginjal dan jantung. (Rava/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Penyakit Tuberkulosis masih Jadi Momok Kabupaten Tasikmalaya

KEPALA Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan dan Pengendalian Penduduk, Kabupaten Tasikmalaya, Otong Kusmana mengatakan sebanyak 2.660 warga di wilayahnya terindikasi mengidap penyakit tuberkulosis (TB). Dari jumlah tersebut,…

Dinkes Garut Temukan 17.339 Warga Terkena Diare selama Kemarau

PENYAKIT diare di Kabupaten Garut, Jawa Barat mengalami peningkatan sejak Januari hingga Juni 2026. Tercatat ada 17.339 warga yang terkena diare saat musim kemarau. Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Penyakit Tuberkulosis masih Jadi Momok Kabupaten Tasikmalaya

  • July 2, 2026
Penyakit Tuberkulosis masih Jadi Momok  Kabupaten Tasikmalaya

Dinkes Garut Temukan 17.339 Warga Terkena Diare selama Kemarau

  • July 2, 2026
Dinkes Garut Temukan 17.339 Warga Terkena Diare selama Kemarau

Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya Temukan 10.523 Kasus Diare

  • July 2, 2026
Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya Temukan 10.523 Kasus Diare

OJK Tasikmalaya Ajak Mahasiswa Perkuat Literasi Keuangan

  • July 2, 2026
OJK Tasikmalaya Ajak Mahasiswa Perkuat Literasi Keuangan

Fakultas Kedokteran UIN Sunan Kalijaga Mulai Gelar CBT

  • July 2, 2026
Fakultas Kedokteran UIN Sunan Kalijaga Mulai Gelar CBT

Perluas Jangkauan, Dirjen Imigrasi Resmikan Prestige Immigration Services di Mall BG Junction Surabaya

  • July 2, 2026
Perluas Jangkauan, Dirjen Imigrasi Resmikan Prestige Immigration Services di Mall BG Junction Surabaya