Eks Wali Kota Bandung Yana Mulyana Bebas Bersyarat

MANTAN Wali Kota Bandung, Jawa Barat, Yana Mulyana, yang tersandung kasus korupsi proyek Bandung Smart City, ternyata telah bebas bersyarat sejak 14 Juni 2025. Meski demikian, ia masih dikenakan kewajiban lapor hingga 17 Oktober 2027.

Sebelumnya, berdasarkan putusan Pengadilan Tipikor Bandung, Yana divonis 4 tahun penjara dan denda Rp200 juta subsider 3 bulan kurungan. Ia menjalani hukuman di Lapas Sukamiskin Bandung.

Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadivpas) Kemenkumham Jabar, Kusnali, membenarkan bahwa Yana bebas bersyarat sesuai Surat Keputusan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Nomor PAS-840.PK.05.03 Tahun 2025 tertanggal 27 Mei 2025.

“Dengan kata lain, dia harus lapor secara berkala ke pembimbing kemasyarakatan di Balai Pemasyarakatan sebagai bentuk pengawasan dan pembinaan, guna membantu klien beradaptasi kembali dengan masyarakat serta mencegah terjadinya tindak pidana berulang,” kata Kusnali, Senin (15/9).

BACA JUGA  KPK Tahan Bupati Rejang Lebong Hingga Akhir Bulan

Tak hanya Yana, dua mantan pejabat Pemkot Bandung yang juga terjerat kasus serupa, yakni Dadang Darmawan (eks Kepala Dinas Perhubungan) dan Khairul Rijal (eks Sekretaris Dishub), turut menghirup udara bebas. Dadang bebas bersyarat pada 4 Juli 2025, sedangkan Rijal pada 8 September 2025.

Kasus korupsi Bandung Smart City mencuat pada 14 April 2023, saat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Yana, Dadang, Rijal, serta tiga pihak swasta.

Dalam putusan pengadilan, Yana dan Dadang masing-masing divonis 4 tahun, sementara Rijal dijatuhi hukuman 5 tahun penjara. Ketiganya terbukti menerima suap proyek Dishub Kota Bandung dengan total Rp2,16 miliar. Dari jumlah itu, Rijal disebut menerima bagian terbesar, sementara Yana diduga menerima Rp400 juta dan Dadang Rp300 juta.

BACA JUGA  Mantan Bupati Sleman Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah

Jika mengacu pada vonis, masa hukuman Yana seharusnya berakhir pada April 2027. Namun dengan adanya pembebasan bersyarat, ia lebih cepat bebas sekitar 1 tahun 10 bulan. (Rava/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Pemprov Jabar Bangun 21 Unit Rumah untuk Warga Terdampak Bencana di Majalengka

PEMERINTAH Provinsi  Jawa Barat kembali menggelar Kegiatan Abdi Nagri Menyulam Hari-Ngaprak Lembur 3. Kegiatan Abdi Nagri kali ini dilaksanakan pada Jumat (6/11) lalu di Desa Pajajar, Kecamatan Rajagaluh, Kabupaten Majalengka.…

BMKG Prediksi Hujan Lebat Berpotensi masih Terjadi di Jabar hingga 15 November

BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai kilat, petir, dan angin kencang masih mengintai sejumlah wilayah Jawa Barat (Jabar) pada 9 hingga…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Skandal Penyadapan, Intervensi Politik, dan Ancaman pada Integritas Pemilu

  • November 8, 2026
Skandal Penyadapan, Intervensi Politik, dan Ancaman pada Integritas Pemilu

Pemprov Jabar Bangun 21 Unit Rumah untuk Warga Terdampak Bencana di Majalengka

  • November 8, 2026
Pemprov Jabar Bangun 21 Unit Rumah untuk Warga Terdampak Bencana di Majalengka

BMKG Prediksi Hujan Lebat Berpotensi masih Terjadi di Jabar hingga 15 November

  • November 8, 2026
BMKG Prediksi Hujan Lebat  Berpotensi masih Terjadi di Jabar hingga 15 November

Persib Ikut Berduka atas Berpulangnya Bobotoh Asal Bogor, Roby Kurniawan

  • November 8, 2026
Persib Ikut Berduka atas Berpulangnya Bobotoh Asal Bogor, Roby Kurniawan

Polda DIY Amankan 140 Botol Miras dan 124,4 Gram Tembakau Sintetis dalam KRYD

  • November 8, 2026
Polda DIY Amankan 140 Botol Miras dan 124,4 Gram Tembakau Sintetis dalam KRYD

BPS Catat IPM Yogyakarta Naik 0,95 Poin

  • November 8, 2026
BPS Catat IPM Yogyakarta  Naik 0,95 Poin