
WAKAPOLDA Jateng Brigjen Pol Latif Usman menegaskan komitmen Polda Jateng untuk menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat.
Hal tersebut disampaikan oleh Wakapolda Jateng saat memimpin apel pagi di Mapolda Jateng, Senin (1/9). Dalam arahannya, Latif mengapresiasi kerja keras personel yang telah berjibaku menjaga stabilitas keamanan meski beban fisik dan mental meningkat.
“Memberi jaminan keamanan bagi masyarakat adalah tugas mutlak Polri, khususnya Polda Jateng,” ujarnya.
Latif menekankan, rasa aman adalah hak seluruh warga. Karena itu, pengamanan harus menyentuh seluruh aspek, baik aset pemerintah maupun milik pribadi masyarakat.
Ia juga meminta anggota Polri mampu membedakan antara aspirasi masyarakat dengan tindakan anarkis. “Penyampaian pendapat wajib kita jamin keamanannya. Tetapi kalau sudah perusuh, tindak dengan tegas dan terukur sesuai perintah Kapolri dan Kapolda,” tegasnya.
Wakapolda menginstruksikan agar setiap kepala satuan kerja memberi arahan jelas dan sesuai SOP, sehingga tindakan di lapangan tetap profesional. Ia juga menekankan pentingnya patroli terbuka maupun tertutup sebagai langkah pencegahan.
“Jika ada potensi kerusuhan, lakukan penangkapan di tempat. Jangan biarkan mereka sempat melakukan perusakan,” ujarnya.
Di akhir arahannya, Latif mengingatkan personel untuk menjaga kesehatan, meningkatkan kompetensi, serta melindungi simbol-simbol kepolisian. “Kita harus hadir melindungi masyarakat agar warga Jawa Tengah merasa aman dan nyaman dalam beraktivitas produktif,” pungkasnya.
Sebelumnya Polda Jateng kembali menindak tegas aksi anarkis yang dilakukan kelompok anarko pada Minggu (31/8) dini hari.
Dalam aksi itu mereka secara bergerombol dengan sepeda motor mendatangi Mapolda Jateng pada pukul 03.30 WIB dan langsung melakukan pelemparan terhadap petugas yang berjaga dan merusak fasilitas umum. (Htm/S-01)







