FMMBG Jabar Temukan Titik Dapur Fiktif dalam Program MBG

FORUM Masyarakat Makan Bergizi Gratis (FMMBG) Jawa Barat menemukan sejumlah titik dapur fiktif dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang berpotensi menghambat pencapaian target.

Ketua FMMBG Jabar, Ardiansyah, mengungkap salah satu temuan utama adalah adanya titik dapur fiktif. Berdasarkan data portal resmi Badan Gizi Nasional (BGN), pendaftaran dapur MBG telah ditutup karena kuota penuh. Namun, hasil investigasi lapangan di berbagai kabupaten/kota menunjukkan banyak titik dapur belum dibangun, bahkan ada yang tidak pernah ada sama sekali.

“Fenomena ini menjadi indikasi kuat adanya ketidakselarasan antara data administrasi dan realisasi di lapangan,” kata Ardiansyah, Selasa (12/8).

Titik dapur fiktif berpotensi korupsi

FMMBG juga mendapati sejumlah dapur dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang seharusnya sudah dalam tahap pembangunan atau renovasi justru mandek tanpa aktivitas.

BACA JUGA  Guru Besar UGM Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis

Padahal, pada tahap ini penyedia dapur diwajibkan mempersiapkan fasilitas agar segera bisa menyediakan makanan bergizi bagi anak-anak.

“Dengan ditemukannya titik dapur fiktif dan mandeknya pembangunan, kami prihatin. Kondisi ini rawan menjadi celah praktik korupsi, kolusi, dan monopoli yang merugikan rakyat, khususnya anak-anak,” ujarnya.

Ardiansyah menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas, sesuai amanat Peraturan Menteri Kesehatan No. 28 Tahun 2024, di mana setiap rupiah anggaran harus digunakan sesuai tujuan dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Jika pembangunan dapur dan SPPG tidak segera berjalan, anak-anak yang menjadi sasaran utama akan kehilangan hak atas makanan bergizi yang merupakan kebutuhan dasar mereka,” tegasnya.

FMMBG Jabar mengajak pemerintah daerah, lembaga pengawas, media, dan masyarakat sipil untuk bersama-sama mengawal program ini agar berjalan transparan, akuntabel, dan efektif. (Rava/S-01)

BACA JUGA  Pemkot Bandung Bentuk Pokja Pengelola Sampah MBG

Siswantini Suryandari

Related Posts

Pemprov Jabar Pastikan Ketersediaan Hewan Kurban Cukup

KETERSEDIAAN hewan kurban di Jawa Barat untuk Iduladha 2026 mencukupi. Berdasarkan data dari Sistem Informasi Kesehatan Hewan Nasional (iSIKHNAS), stok domba pada Iduladha tahun ini diperkirakan mencapai 223.812 ekor. Jumlah…

Kemlu Minta Israel Bebaskan 9 WNI yang Ditangkap

KEMENTERIAN Luar Negeri (Kemlu) mengatakan jika warga negara Indonesia (WNI) yang ditangkap oleh tentara Israel bertambah dua orang. Dengan begitu, total ada sembilan WNI yang diculik oleh pasukan Israel dalam…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Pemprov Jabar Pastikan Ketersediaan Hewan Kurban Cukup

  • May 20, 2026
Pemprov Jabar Pastikan Ketersediaan Hewan Kurban Cukup

SPMB SMA SMK di Sekolah Maung 2026 Siap Digelar

  • May 20, 2026
SPMB SMA SMK di Sekolah Maung 2026 Siap Digelar

Bobotoh Diminta Jaga Suasana Kondusif dan tidak Nyalakan Flare

  • May 20, 2026
Bobotoh Diminta Jaga Suasana Kondusif dan tidak Nyalakan Flare

Lulusan UIN Sunan Kalijaga Diminta tidak Takut Perubahan

  • May 20, 2026
Lulusan UIN Sunan Kalijaga Diminta tidak Takut Perubahan

Garebeg Besar Kraton Yogyakarta Dipastikan tanpa Iring-iringan Prajurit

  • May 20, 2026
Garebeg Besar Kraton Yogyakarta Dipastikan tanpa Iring-iringan Prajurit

Marak Penipuan, Waka BGN Jelaskan Tata Cara Hadirkan Lokasi SPPG

  • May 20, 2026
Marak Penipuan, Waka BGN Jelaskan Tata Cara Hadirkan Lokasi  SPPG