Bencana Hidrometeorologi Landa Empat Kapanewon di Sleman

HUJAN lebat disertai angin kencang dan petir yang mengguyur wilayah Yogyakarta pada Jumat (16/5) siang hingga Sabtu(17/5)  dinihari, menyebabkan sejumlah wilayah di Kabupaten Sleman dilanda bencana hidrometeorologi.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sleman, Makwan, Sabtu (17/5) mengatakan hujan dengan intensitas sedang-lebat yang disertai angin kencang di Kabupaten Sleman mengakibatkan beberapa pohon tumbang, longsor dan luapan air.

Menurut Makwan sekurangnya ada empat kapanewon atau kecamatan di Sleman yang terdampak. “Yang terdampak antara lain Kapanewon Depok, Kapanewon Kalasan, Kapanewon Ngaglik dan Kapanewon Ngemplak,” katanya.

Di Kapanewon Depok, katanya dlaporkan adanya dampak berupa dinding rumah dan garasi yang rusak karena longsor, kolam ikan yang tersapu air bah, sepeda motor dan sepeda onthel, kulkas, meja kursi tamu dan sejumlah benda lainnya hanyut.

BACA JUGA  Kemendagri Apresiasi Keberhasilan DIY Jaga Kondusivitas

Sementara di Kalasan dilaporkan sebuah gudang rusak tertimpa pohon alpukat roboh, jalan rusakan lainnya. Ia menambahkan dilaporkan pula sejumlah rumah yang terendam air hingga 30 Cm di dalam rumah.

Menghadapi kondisi itu, jelasnya, BPBD Sleman bersama masyarakat dan relawan bertindak cepat melakukan asesmen data, mendistribusikan bantuan logistik, membersihkan sisa-sisa luapan dan lainnya.

“Yang belum bisa diselesaikan saat itu, kami lanjutkan pada Sabtu pagi,” ujarnya. (AGT/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Commuter Line Dukung Mobilitas Aglomerasi Jawa Tengah

SEPANJANG 2025 jumlah pengguna jasa layanan transportasi Commuter Line mencapai 10,1 juta orang. Angka tersebut didominasi oleh pergerakan pekerja, pelajar, dan masyarakat umum yang setiap hari berpindah antar kabupaten dan…

Polisi Bekuk Komplotan Penipu yang Sasar Anak di Bawah Umur

POLISI meringkus tiga pria asal Surabaya karena menipu sejumlah anak di bawah umur dengan membawa kabur sepeda motor mereka Komplotan itu memakai modus pura-pura mencari anggota keluarga yang hilang sehingga…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Commuter Line Dukung Mobilitas Aglomerasi Jawa Tengah

  • February 11, 2026
Commuter Line Dukung Mobilitas Aglomerasi Jawa Tengah

Polisi Bekuk Komplotan Penipu yang Sasar Anak di Bawah Umur

  • February 11, 2026
Polisi Bekuk Komplotan Penipu yang Sasar Anak di Bawah Umur

UGM Buka Pendaftaran Mahasiswa Baru Jalur Afirmasi untuk Daerah 3T

  • February 11, 2026
UGM Buka Pendaftaran Mahasiswa Baru Jalur Afirmasi untuk Daerah 3T

65 Persen dari 1.566 Wisudawan UNY Tahun ini adalah Perempuan

  • February 11, 2026
65 Persen dari 1.566 Wisudawan UNY Tahun ini adalah Perempuan

Kadin Sidoarjo Tegaskan Posisi sebagai Mitra Strategis

  • February 11, 2026
Kadin Sidoarjo Tegaskan Posisi sebagai Mitra Strategis

Ritual Memandikan Rupang Jelang Imlek untuk Jadi Pribadi yang Lebih Baik

  • February 11, 2026
Ritual Memandikan Rupang Jelang Imlek untuk Jadi Pribadi yang Lebih Baik