ADD Tahap II belum Ditransfer, Pelayanan Desa Terganggu

HINGGA akhir Desember 2024, Alokasi Dana Desa (ADD) tahap II di Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara, dilaporkan belum ditransfer ke rekening desa. Akibatnya para kepala desa dan perangkatnya terpaksa mencari solusi sementara untuk memenuhi kebutuhan operasional.

Kepala Bidang Penataan Desa Kabupaten Tapanuli Utara, Nardo Siregar, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah mengajukan pencairan ADD tahap II sejak jauh hari. Namun, hingga kini dana tersebut belum direalisasikan.

“ADD tahap II yang belum terealisasi mencakup biaya operasional desa, ATK, dan sewa kantor. Sedangkan gaji kepala desa dan perangkat yang belum dibayarkan hanya untuk November dan Desember,” ujar Nardo pada Senin (30/12). Ia juga menyebutkan bahwa total ADD tahap II yang belum dicairkan mencapai Rp15 miliar.

BACA JUGA  Perluas Layanan Bisnis, Kalog Angkut CPO

Ketika dikonfirmasi, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Tapanuli Utara, Kijo Sinaga, tidak memberikan tanggapan meskipun telah dihubungi.

Sementara itu, salah seorang kepala desa, mengaku harus mencari dana talangan bahkan meminjam uang untuk memastikan pelayanan pemerintahan di desanya tetap berjalan.

“Kami terpaksa mencari solusi sendiri agar pelayanan masyarakat tidak terganggu. Namun, ini tidak bisa berlangsung lama. Kami sangat berharap Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara segera mencairkan dana tersebut agar kegiatan operasional desa dapat kembali normal,” ungkapnya.  (One/N-01)

BACA JUGA  Bhabinkamtibmas Mediasi Sengketa Tanah Warisan di Maduma

Dimitry Ramadan

Related Posts

Ibu dan Dua Anak Terkubur Longsor di Tanah Sepenggal, Seorang Meninggal

SEORANG ibu bersama anaknya terkubur bencana tanah longsor yang menimpa sebuah rumah di Desa Empelu, Kecamatan Tanah Sepenggal, Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi, Rabu (13/5). Namun berkat kerja keras Tim SAR…

Perkuat Identitas Budaya, PSNB Ajak Pemkab Sidoarjo Lestarikan Seni Nusantara

PAGUYUBAN Pencinta Seni Nusantara dan Estetika Budaya (PSNB) menggalang sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo sebagai upaya pelestarian seni tradisional di wilayah tersebut. Untuk itu mereka beraudiensi dengan Wakil Bupati Sidoarjo…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Bekuk Al-Rayyan 3-1, Hyundai Capital Lolos ke Semifinal AVC

  • May 13, 2026
Bekuk Al-Rayyan 3-1, Hyundai Capital Lolos ke Semifinal AVC

Program Terpujilah GURU dari Sumedang Dirilis Telkomsel

  • May 13, 2026
Program Terpujilah GURU dari  Sumedang Dirilis Telkomsel

Awal Gemilang Bhayangkara di AVC Men’s Volleyball Champions League

  • May 13, 2026
Awal Gemilang Bhayangkara di AVC Men’s Volleyball Champions League

Ibu dan Dua Anak Terkubur Longsor di Tanah Sepenggal, Seorang Meninggal

  • May 13, 2026
Ibu dan Dua Anak Terkubur Longsor di Tanah Sepenggal, Seorang Meninggal

Bandara Juanda Sabet Penghargaan WISCA 2026

  • May 13, 2026
Bandara Juanda Sabet Penghargaan WISCA 2026

Perkuat Identitas Budaya, PSNB Ajak Pemkab Sidoarjo Lestarikan Seni Nusantara

  • May 13, 2026
Perkuat Identitas Budaya, PSNB Ajak Pemkab Sidoarjo Lestarikan Seni Nusantara