KPU Pematangsiantar Siap Tindaklanjuti Kabar Pertemuan Timses

JELANG pemilihan kepala daerah 2024, eskalasi politik di Pematangsiantar, Sumatra Utara, semakin memanas. Para paslon disebut-sebut menggunakan berbagai intrik untuk mencari simpatik masyarakat.

Teranyar, Aliansi Pemuda Sumatera Utara (APARA) menduga adanya pertemuan penyelenggara pemilu dengan melakukan tim sukses salah satu paslon. Hal itu jelas pelanggaran. Karena itu APARA meragukan netralitas dan profesionalisme para penyelenggara pemilu.

Perwakilan APARA Swandi Sihombing dalam keterangannya, Sabtu (26/10/2024) menyampaikan bahwa pihaknya menerima informasi bahwa ada beberapa oknum Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) melakukan pertemuan dengan tim sukses dari salah satu paslon di salah satu kedai kopi di Jalan Asahan Kecamatan Siantar Kabupaten Simalungun pada Kamis (3/10/2024) yang lalu.

BACA JUGA  DPC Demokrat Diminta Menangi Ahmad Luthfi-Taj Yasin

“Hal ini sangat layak dipertanyakan, dimana pada masa tahapan kampanye beberapa oknum PPK melakukan pertemuan dengan tim sukses pasangan calon. Netralitas dan profesionalisme dari penyelenggara tidak dijaga. Ada kepentingan apa di balik pertemuan PPK dengan tim sukses tersebut,” ungkap Swandi, Sabtu (26/20).

Kumpulkan bukti

Untuk itu ia mendesak Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu Pematangsiantar agar mengawasi seluruh tahapan pilkada.

“Kita berharap Ketua KPU Kota Pematangsiantar, Bapak Isman Hutabarat dapat memanggil dan menindak oknum PPK tersebut. Apabila ditemukan pelanggaran segera ditindak. Pelanggaran yang terbukti akan menjadi preseden buruk bagi penyelenggara pemilu Pematangsiantar,” tegasnya.

APARA memastikan pihaknya akan melakukan kajian serta mengumpulkan beberapa bukti pendukung dan segera akan melaporkannya ke lembaga terkait.

BACA JUGA  Bawaslu Sumut Fokus Pengawasan Logistik

Belum terima laporan

Saat menanggapi kabar tersebut, Koordinator Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Pematangsiantar Roy Marsen Simarmata mengutarakan pihaknya belum ada menerima laporan pengaduan. Namun diakuinya telah menerima laporan resmi pengaduan dari Aliansi Masyarakat dan Mahasiswa Peduli Demokrasi terkait dugaan yang dilakukan oleh PPK tersebut.

“Kami sudah undang mereka dan memberikan formulir laporan tetapi sampai saat ini kawan-kawan dari kelompok tersebut belum juga mengembalikan form laporan yang sudah kami serahkan,” kata Roy. (Ais/N-01)

BACA JUGA  DHC 45 Pematangsiantar Harap Generasi Muda Jaga Semangat Nasionalisme

Dimitry Ramadan

Related Posts

Peneliti UGM Skrining Risiko Asma di Sekolah-Sekolah Yogyakarta

PARA peneliti Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada (UGM) yang tergabung dalam Adapting School-Based Asthma Programme: A Multicountry (AdAPT) Study melakukan skrining risiko asma berbasis sekolah…

Dinas Pendidikan Sleman Kurangi Jam Pelajaran Saat Ramadan

DINAS Pendidikan Kabupaten Sleman mengurangi durasi jam pelajaran selama bulan Ramadan 2026. Untuk jenjang Sekolah Dasar (SD), satu jam pelajaran yang semula 35 menit dipangkas menjadi 30 menit. “Satu jam…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Peneliti UGM Skrining Risiko Asma di Sekolah-Sekolah Yogyakarta

  • February 12, 2026
Peneliti UGM Skrining Risiko Asma di Sekolah-Sekolah Yogyakarta

Dinas Pendidikan Sleman Kurangi Jam Pelajaran Saat Ramadan

  • February 12, 2026
Dinas Pendidikan Sleman Kurangi Jam Pelajaran Saat Ramadan

Bintang Dawson’s Creek James Van Der Beek Berpulang

  • February 12, 2026
Bintang Dawson’s Creek James Van Der Beek Berpulang

“Perfect Crown” Kisah Cinta Kontrak IU dan Byeon Woo Seok

  • February 12, 2026
“Perfect Crown” Kisah Cinta Kontrak IU dan Byeon Woo Seok

Kemenhut Luncurkan MANDARA Platform Data Mangrove Nasional

  • February 12, 2026
Kemenhut Luncurkan MANDARA Platform Data Mangrove Nasional

SKPP Terkendala, Gaji Pegawai Kemenhaj Tertunda

  • February 12, 2026
SKPP Terkendala, Gaji Pegawai Kemenhaj Tertunda