Polda Bali Patahkan Klaim WNA Jerman yang Mengaku Diperlakukan tidak Adil

SEORANG warga negara Jerman bernama Laura Weyel (38) mengupload di media sosial tiktok tentang hukum Indonesia yang diperlukan tidak adil terhadap dirinya. Setelah diselidiki Polda Bali, ternyata informasi tersebut terbalik, dan sangat merugikan Indonesia. Kabid Humas Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan menyampaikan, petugas sudah melakukan konfirmasi dan klarifikasi. Dan akhirnya diketahui bahwa pernyataan Laura Weyel WNA asal Jerman di Medsosnya itu tidak benar.

“Pernyataan yang viral itu tidak benar dan yang bersangkutan sudah diminta keterangan,” ujarnya, Jumat (26/4/2024).

Selama di Bali, Laura Weyel tinggal di Hillstone Villas Resort Villa nomor 3306 Jl. Pura Masuka Banjar Kerta Lestari Desa Ungasan, Kuta selatan, Badung, Bali. Ternyata Weyel menunggak pembayaran sewa Villa. Ketika ditagih oleh pemilik vila, Weyel malah marah dan melakukan penganiayaan ke salah satu karyawan Villa atas nama Ni Putu Ari Andani (35) perempuan yang tinggal di Jl. Kampus Unud Lingkungan Perarudan Kelurahan Jimbaran, Kuta Selatan, Badung. Dan saat ini sedang dilakukan proses hukum kepada yang bersangkutan karena melakukan penganiayaan.

BACA JUGA  103 Finalis dari 43 Negara Ikuti Festival Handai Indonesia di Bali

Korban Ni Putu Ari Andani melaporkan penganiayaan tersebut ke Polsek Kuta Selatan dengan : Laporan Polisi Nomor: LP/B/10/I/2024/SPKT.UNIT RESKRIM/POLSEK KUTA SELATAN/POLRESTA DENPASAR/POLDA BALI, tanggal 23 Januari 2024. Kronologis kejadian berawal pada Selasa 23 Januari 2024 sekitar pukul 13.30 Wita. Saat itu Ni Putu Ari Andani atau orban bersama staf Villa didampingi 2 orang Pecalang Banjar Kerta Lestari serta anggota Polisi Polsek Kuta Selatan mendatangi Villa Hillstone dengan tujuan untuk meminta pengosongan Villa nomor 3306, dikarenakan penghuni atas nama Laura Weyel atau terlapor tidak membayar sewa Villa sejak bulan Januari 2024. Namun Weyel tidak mau keluar dari Villa tersebut.

Selanjutnya staf Villa mengeluarkan barang-barang milik Weyel. Tidak terima barangnya dikeluarkan lalu Weyel langsung mencari korban, langsung mencekik dan mencakar leher kiri Korban dari belakang. Weyel mengancam Korban dengan menggunakan pisau. Akibat perbuatan tersebut korban mengalami luka di leher kiri, sakit pada leher hingga susah menelan.

BACA JUGA  Bali Punya Perda Larangan Main Layangan di Dekat Bandara

Atas kejadian tersebut dan berdasarkan Laporan Polisi dari korban, Kepolisian telah mengambil tindakan dengan memeriksa saksi-saksi dan mengumpulkan barang bukti, serta memeriksa korban dan terlapor di Polsek Kuta Selatan Polresta Denpasar.

“Koordinasi dengan Imigrasi juga akan kita lakukan untuk mengecek kelengkapan administrasi dan identitas terlapor. Kami berharap masyarakat tidak langsung percaya begitu saja informasi-informasi yang belum tentu kebenarannya (Hoaks), mari kita bijak dalam menggunakan media sosial dan Kepolisian tentunya akan memproses kejadian ini dengan tegas dan sesuai dengan hukum yang berlaku,” ujar Janssen. (Ard/M-01)

BACA JUGA  Isu Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Bali Menguat

Dimitry Ramadan

Related Posts

Rayakan HUT, RS Unimus Gelar Operasi Katarak

DALAM rangka memperingati HUT mereka, RS Universitas Muhammadiyah Semarang (RS Unimus) menggelar operasi katarak gratis bagi 100 pasien. Dalam kegiatan itu mereka menggandeng PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul…

Infrastruktur Listrik Sumbar Pulih 100 Persen

INFRSTRUKTUR  kelistrikan di seluruh wilayah Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) berhasil pulih 100 persen pada Jumat (5/12). Pemulihan dilakukan bertahap di 19 kabupaten/kota hingga seluruh jaringan kembali menyala, dengan Kecamatan Palembayan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Aston Villa Sukses Redam Arsenal di Villa Park

  • December 6, 2025
Aston Villa Sukses Redam Arsenal di Villa Park

PSM Berbagi Angka Sama dengan Persebaya

  • December 6, 2025
PSM Berbagi Angka Sama dengan Persebaya

Dari Jawa Hingga Papua Harus Siaga Bencana Hidrometeorologi

  • December 6, 2025
Dari Jawa Hingga Papua Harus Siaga Bencana Hidrometeorologi

Rayakan HUT, RS Unimus Gelar Operasi Katarak

  • December 6, 2025
Rayakan HUT, RS Unimus Gelar Operasi Katarak

Mengapa Banjir Bandang Sumatra Kian Mematikan

  • December 6, 2025
Mengapa Banjir Bandang Sumatra Kian Mematikan

Infrastruktur Listrik Sumbar Pulih 100 Persen

  • December 6, 2025
Infrastruktur Listrik Sumbar Pulih 100 Persen