
BUPATI Wonogiri Joko Sutopo mengaku akan berkonsultasi dengan DPR RI dan Pemerintah Pusat untuk menyelamatkan nasib ribuan Pegawai Tidak Tetap ( PTT) agar bisa menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian ( PPPK) penuh waktu.
Menurut dia, dari jumlah 1321 PPT Wonogiri, hanya ada 187 slot yang bakal lolos menjadi PPPK lewat rekrutan 2024. Karena ia berharap ada solusi untuk menolong mereka.
Sebab dalam pertemuan dengan para PTT se-Wonogiri, bupati yang akrab disapa Jekek itu sudah berjanji akan memperjuangkan status mereka agar bisa menjadi (PPPK) penuh waktu.
“Dari total 1.321 PTT yang ada, hanya 187 orang yang memperoleh kesempatan dalam rekrutmen PPK 2024. Inilah yang mendorong saya untuk berkonsultasi ke DPR RI. Hari ini juga saya ke Senayan,” tegas Jekek.
Menurutnya pos gaji atau anggaran penggajian PPPK, dipastikan mampu dicukupi APBD. “Formulasinya begini, setiap tahun ada pegawai yang pensiun, maka anggaran untuk pensiun itu tinggal di-breakdown, selesai,” sergah Jekek.
Tidak ada PHK
Dia memastikan bahwa tidak akan ada pemutusan hubungan kerja (PHK) bagi PTT di Wonogiri. Pemkab akan memperjuangkan aspirasi PTT melalui jalur politik maupun jalur lainnya agar bisa menemukan solusi terbaik.
Dia tegaskan, aspirasi para PTT akan disampaikan kepada pemerintah pusat, baik melalui jalur politik maupun jalur lainnya, untuk merumuskan kebijakan yang paling ideal dalam memperjuangkan nasib mereka menjadi PPPK penuh waktu.
Dia menilai proses pengangkatan PPT ke PPPK bisa dilakukan seperti halnya pengangkatan Guru Tidak Tetap (GTT). Terpenting ada rumusan kebijakan baru, dan pintu masuknya adalah aspirasi dari daerah.
Ia berharap dalam konsultasi nanti bisa menghasilkan solusi terbaik untuk PTT Wonogiri. (WID/N-01)







